Treatment Pengawetan Kayu dengan Sistem Perendaman

Treatment pengawetan kayu dengan sistem perendaman merupakan salah satu sistem pengawetan kayu yang umum digunakan. Sebagaimana sistem pengawetan kayu yang lainnya, sistem pengawetan seperti ini juga memilki kelebihan dan kekurangannya tersendiri.

Rendam kayu dengan larutan anti serangga.
Rendam kayu dengan larutan anti serangga Permethrin 125 EC.

Ada banyak variasi treatment pengawetan kayu. Semuanya dimaksudkan agar kayu lebih awet dan tahan lama. Salah satu jenis treatment pengawetan kayu yang umum dikenal adalah treatment pengawetan kayu dengan sistem perendaman. Sebagaimana namanya, sistem pengawetan kayu dengan sistem perendaman ini memerlukan proses merendam kayu dalam larutan pengawet yang telah disiapkan sedemikian rupa.

Kunci Keberhasilan Treatment Pengawetan Kayu dengan Sistem Perendaham

Prinsip utama sistem pengawetan kayu dengan sistem perendaman adalah bagaimana caranya agar larutan pengawet bisa masuk ke dalam pori-pori kayu. Dengan demikian kayu akan tahan terhadap berbagai serangan organisme seperti serangga dan jamur karena substratnya sendiri sudah toksik pada berbagai hama tersebut.

Agar larutan bahan pengawet bisa masuk ke dalam pori-pori kayu, perlu diperhatikan setidaknya dua hal. Yang pertama adalah kesesuaian ukuran partikel larutan pengawet dengan anatomi kayu. Sedangkan yang kedua adalah konsentrasi larutan pengawet yang harus lebih tinggi agar bisa merasuk ke dalam pori-pori kayu. Untuk masalah yang pertama, Anda harus bisa memilih produk yang sesuai dengan kayu yang akan Anda awetkan. Jadi, jangan sembarangan memilih produk untuk melakukan treatment pengawetan seperti ini. Anda bisa menggunakan produk permethrin yang memiliki ukuran partikel yang sesuai dengan banyak jenis kayu hingga serat alam. Bahan ini sudah lama direkomendasikan sebagai bahan anti serangga dalam treatment pengawetan kayu karena efektivitasnya yang tinggi.

Sedangkan untuk mengatasi permasalahan kedua, Anda hanya harus bisa memastikan agar konsentrasi larutan pengawet lebih tinggi dibanding konsentrasi di dalam kayu. Dengan demikian, bahan pengawet dapat masuk dengan efektif ke dalam pori-pori kayu. Tingkat dan jumlah bahan pengawet yang akan terpenetrasi sendiri sangat tergantung pada kondisi perbedaan konsentrasi yang Anda ciptakan antara laruta pengawet dan kondisi di dalam kayu.

Bisa dikatakan, treatment pengawetan kayu dengan sistem perendaman ini memang lebih merepotkan dan memberikan hasil yang kurang baik bila dibandingkan dengan sistem vakum tekan. Namun demikian, sistem pengawetan kayu dengan sistem perendaman ini juga memiliki keuntungan tersendiri. Dengan sistem ini, biaya yang Anda keluarkan untuk treatment akan lebih sedikit bila dibandingkan dengan treatment menggunakan sistem vakum tekan. Anda juga bisa menggunakan sistem ini pada berbagai jenis kayu asalkan Anda menemukan produk yang tepat dan tempat yang luasnya cukup untuk dilakukan treatment pengawetan kayu dengan sistem perendaman.

Leave a Comment