Pentingnya Mengawetkan Akar untuk Tingkatkan Masa Pakainya

Bagaimana cara mengawetkan akar? Sebagai salah satu bahan baku dalam pembuatan mebel, proses pengawetan dapat meningkatkan usia pakai produk yang dihasilkan secara signifikan.

furniture akarMebel akar adalah salah satu jenis mebel yang dibedakan berdasarkan bahan pembuatnya. Jenis mebel ini memanfaatkan material yang memang masih jarang dimanfaatkan sebagai mebel. Sebab, yang selama ini berkembang di masyarakat adalah mebel dari bahan kayu.

Penggunaan akar mampu memberikan sesuatu yang berbeda dibanding furniture kebanyakan. Akar akan membuat produk terkesan lebih artistik, unik, sekaligus natural. Ini disebabkan bentuk akar yang tidak bisa diseragamkan satu sama lain. Hasilnya, produk mebel pun tak pernah memiliki bentuk persis sama. Namun justru di situlah letak keunikan mebel dari bahan akar.

Tantangan Pembuatan Mebel Akar

Bagaimanapun juga, penggunaan akar sebagai salah bahan baku furniture pasti memberikan tantangan tersendiri. Dalam hal ini, bentuk akar yang unik kadang menyulitkan proses pengolahan. Selain itu, jumlah akar yang digunakan tidak bisa dipastikan sebagaimana kayu. Hanya akar-akar tertentu yang bisa digunakan untuk mebel. Kriteria ideal seperti ukuran hingga daya tahannya perlu perhatian khusus.
Untuk ukuran, jelas dibutuhkan akar dengan ukuran yang cukup besar. Sebab dalam proses pembuatan mebel, pastinya akan banyak dilakukan pemotongan serta pengamplasan. Sedangkan terkait dengan daya tahannya, perlu dipilih akar yang tak mudah dirusak hama hingga faktor lingkungan. Berbagai aspek lainnya seperti kekuatan hingga keindahan pun akan sangat perlu diperhatikan.

Pentingnya Mengawetkan Akar Dulu

Terkait dengan keawetan akar, salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkankan aspek ini adalah dengan penerapan root preservation treatment. Pada treatment seperti ini, akar terlebih dulu diobati dengan insektisida serta fungisida. Tujuannya jelas agar material tersebut tidak dirusak oleh hama-hama seperti jamur, teter, rayap, dan berbagai hama lainnya.

Cara mengawetkan akar secara prinsipil tak begitu berbeda dengan cara yang diterapkan pada kayu. Metode yang diaplikasikan pun bisa dilakukan sama bila memanfaatkan obat pengawet kayu BioCide.

  1. Metode perendaman dengan merendam akar dalam larutan BioCide.
  2. Metode vakum tekan dengan meresapkan larutan BioCide dalam tabung vakum.
  3. Metode pengolesan dengan mengoleskan larutan BioCide pada akar.
  4. Metode penyemprotan dengan menyemprotkan larutan BioCide ke akar.

Prinsipnya adalah membuat larutan BioCide sebagai pengawetnya terserap dengan baik di dalam substrat kayu. Sehingga akar menjadi lebih tahan hama dan secara langsung menjadi tahan lama. Metode yang dipilih sendiri sebaiknya disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Leave a Comment