Yuk, Simak Cara dan Biaya Mengawetkan Palet Kayu ini

Bukan hanya kayu solid yang bisa mendatangkan keuntungan berlipat ganda. Dalam dunia woodworking, kayu bekas seperti palet kayu bahkan bisa memberikan keuntungan yang jauh lebih besar!

Industri woodworking merupakan salah satu industri tertua sekaligus terbesar dalam sejarah kehidupan manusia. Woodworking berasal dari kata wood yang berarti kayu, dan working yang bermakna pengerjaan. Industri ini dengan kata lain bermakna sebagai industri yang kerjanya adalah pengerjaan kayu. Ada berbagai jenis industri woodworking mulai dari industri lantai, mebel, kerajinan, dan masih banyak lagi. Tiap industri memang membutuhkan kayu dengan karakteristik masing-masing. Namun yang jelas, kayu merupakan material sentral untuk digunakan.

Kini di era modern, pemanfaatan kayu rasanya belum juga surut. Pabrik-pabrik memang telah membuat lemari sampai mainan plastik. Namun, bahan plastik tak akan pernah bisa merebut hati masyarakat dari kayu. Apalabi bila kayunya dianggap menarik seperti kayu jati.

Kayu secara umum memang bisa memberikan kesan tersendiri. Penggunaan kayu akan membuat produk terlihat lebih natural, lebih elegan, lebih hangat, lebih mewah, sekaligus lebih friendly.

Tak Selalu Kayu Solid yang Shiny

Penggunaan kayu dalam kehidupan kita rasanya tak bisa dipungkiri. Masyarakat, sebagaimana disebut di atas, jelas lebih menghargai mahal kayu dibanding dengan plastik. Apalagi ragam tampilan kayu sangatlah banyak. Produk kayu tak selalu harus hadir dengan tampilan natural dengan tingkat kilau tinggi lho. Pada beberapa segmen masyarakat, justru yang disukai adalah kayu pallet atau biasa disebut palet kayu.

Palet merupakan kayu yang bekas dipakai untuk kebutuhan peti kemas. Kayu-kayu seperti ini biasanya hadir dalam bentuk potongan yang sudah tak terpakai lgai. Namun kadang-kadang, kayu ini juga berasal dari kayu solid biasa yang masih baru. Pemiliknya kemudian membuatnya sedemikian rupa sehingga menyerupai pallet.

Tahukah Anda palet kayu bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan mebel yang menawan? Namun sebelum mebel-mebel itu bisa terwujud, pastikan dulu Anda mengawetkan palet kayu itu. Tanpa proses pengawetan yang efektif, keindahan mebel itu tak akan bertahan lama.

alterntif text

Sebabnya tak lain karena sifat palet yang memang mudah diserang hama. Hal ini dikarenakan:

  1. Pada dasarnya, pallet dibuat dari bahan yang kualitasnya memang kurang. Pasalnya, pallet hanyalah peti kemas untuk keperluan pengiriman saja.
  2. Pallet sering diambil dari dua spesies kayu, yakni kayu pinus dan kayu jati belanda. Dari segi ketahanan, kedua jenis kayu ini jelas memiliki kekurangtahanan terhadap hama.
  3. Pallet merupakan kayu bekas untuk peti kemas. Sebagai kayu bekas, wajar bila material tersebut memiliki kerentanan lebih tinggi dari serangan hama.

Kayu yang Biasa Digunakan untuk Kayu Palet

Kayu yang biasa dipakai untuk palet sebenarnya beragam. Tapi biasanya palet berasal dari kayu pinus atau kayu jati belanda. Keduanya merupakan tipe kayu yang berbeda. Namun memiliki kemiripan di sana-sini. Salah satunya adalah sifat kedua kayu yang kurang tahan lama dan kurang kuat. Harga kayu ini pun biasanya lebih terjangkau. Ini wajar mengingat palet bukan merupakan kebutuhan yang perlu spesifitas tinggi. Jadi, kayu yang dipakai pun dipilih dari kayu yang harganya lebih terjangkau.

Kayu Jati Belanda

Jati Belanda (Guazuma ulmifolia) adalah kayu yang berasal dari Sterculiaceae. Tanaman ini biasa juga disebut sebagai jatos landi di pulau jawa. Secara umum, pohon jati belanda banyak dimanfaatkan daunnya untuk dipakai sebagai teh maupun obat.

Klasifikasi Jati Belanda

1. Kingdom: Plantae
2. Klad: Angiospermae
3. Ordo: Malvales
4. Famili: Sterculiaceae
5. Genus: Guazuma

Kayu Pinus

Pinus merupakan pohon yang banyak terdapat di daerah subtropis. Negara luar sering memakai pinus untuk menjadi kayu peti kemas yang kemudian di Indonesia bisa didaur ulang. Namun demikian, di Indonesia, pohon ini juga bisa ditemukan, meski hanya satu spesies yakni Pinus merkusii. Kayu pohon ini sangat khas, dengan salah satu cirinya adalah adanya mata kayu yang jumlahnya banyak.

Kingdom: Plantae
Divisi: Pinophyta
Kelas: Pinopsida
Ordo: Pinales
Famili: Pinaceae
Genus: Pinus
Subgenus: Pinus
Spesies: P. merkusii

Sayangnya saat ini spesies P. merkusii dalam kondisi vulnerable. Sehingga penggunaannya tidak boleh sembarangan, apalagi untuk kebutuhan komersil.

Tak Punya Ketahanan Alami

Sebagaimana disebut di atas, baik kayu pinus ataupun kayu jati belanda tidak memiliki ketahanan yang baik terhadap hama. Kedua jenis kayu inii secara natural tidak memiliki zat pelindung seperti jati.

Kondisi tersebutlah yang membuat kedua kayu ini tidak dimasukkan dalam kelas kayu yang tergolong awet. Rendahnya ketahanan material ini, ditambah dengan kondisinya sebagai peti kemas bekas membuatnya harus disiapkan secara khusus sebelum digunakan. Dengan aplikasi pengawetan, akan banyak manfaat yang bisa didapat, setidaknya:

      1. Proses pengolahan kayu akan berjalan lancar tanpa hambatan akibat serangan hama baik jamur maupun serangga
    1. Kualitas produk meningkat karena usia pakainya yang bertambah panjang
    2. Masyarakat konsumen akan semakin puas dengan produk yang tahan lama.
    3. Eco friendly  alias ramah lingkungan karena supply kayu palet tak akan cepat habis.
    4. Pihak distributor tak perlu merasa takut dengan kerugian pada proses pengiriman yang diakibatkan oleh serangan serangga perusak.

Potensi Besar Palet Kayu

Kekurangan kayu peti kemas tentu tidak menjadikannya sebagai kayu yang mesti dibuang dalam industri woodworking. Eits, jangan salah lho ya, justru kayu ini memiliki daya guna besar untuk memberikan pundi-pundi keuntungan bagi Anda yang mengolahnya.

Lantaran, bagaimanapun juga, kayu ini memiliki ciri yang tak dimiliki kayu yang lain. Berikut ini beberapa poin yang menjadikan kayu pallet sangat unggul.

  • Bisa menampilkan tampilan vintage, retro, dan tampilan lawas yang lain. Kesan lawas ini disukai oleh segmen masyarakat yang cukup besar lho.
  • Bisa menampilkan kesan rustic. Jadi, mebel ini akan sangat cocok bagi Anda yang ingin mendekor rumah atau ruangannya dengan gaya rustic.
  • Memiliki bentuk berupa potongan yang sangat khas. Aksen sebagai kayu bekas pun justru membuat pallet terlihat demikian unik.

Berbagai keunggulan tersebut membuat palet sering digunakan untuk menghasilkan benda-benda berguna mulai dari mebel sampai kerajinan. Ya, bahkan industri mebel berbasis palet pun seringkali menerapkan orientasi ekspor. Artinya, para pengusaha sudah menyasar pasar yang profitnya sangat tinggi.

Selain itu, kayu palet juga acap kali digunakan untuk membuat beragam jenis elemen bangunan. Umumnya, kayu ini dipakai untuk pembuatan lantai, dinding, hiasan dinding, pagar, sampai untuk membuat tangga. Sangat menarik, bukan?

Tapi sekali lagi, dalam pemanfaatan kayu ini, hendaknya kita juga mau mengantisipasi kekurangannya. Dari segi daya tahan, misalnya. Karena kita tahu kayu ini memiliki daya tahan terhadap hama yang lemah, ada baiknya kita menerapkan treatment pengawetan kayu yang berkualitas.

Beberapa Cara Mengawetkan Palet Kayu?

Untuk mengawetkan kayu peti kemas, kita bisa mengaplikasikan beberapa cara. Namun pada intinya, cara-cara yang dilakukan tersebut bertujuan meresapkan obat antihama ke dalam kayu. Dengan demikian, palet menjadi beracun bagi organisme yang sering menyerangnya seperti jamur, teter, blue stain, rayap, hingga kutu bubuk.

Zat antihama yang digunakan terdiri dari fungisida dan insektisida. Namun tentu saja kita tak bisa sembarangan memilih produk tersebut. Misalnya sembarangan memilih fungisida untuk pertanian. Pilihlah obat hama yang memang didesain untuk kayu. Artinya obat hama tersebut dimaksudkan untuk membasmi dan mencegah serangan hama kayu dan bisa bekerja sangat efektif pada substrat kayu. Contoh obat antihama untuk kayu adalah BioCide.

BioCide terdiri dari 3 varian. Pertama BioCide Insecticide sebagai insektisida, BioCide Wood Fungicide sebagai antijamur, antilumut, dan antibakteri, serta BioCide Surface Film Preservative sebagai obat antijamur yang dicampur ke dalam cat.

Aplikasi BioCide Surface Film Preservative sebagaimana disebut di atas dengan cara dicampur ke dalam cat berbasis air. Sehingga lapisan cat yang menempel memiliki ketahanan ekstra dari jamur. Sedangkan aplikasi BioCide Insecticide dan Wood Fungicide bisa dilakukan dengan cara:

      1. Vakum tekan, dilakukan dengan alat khusus bernama alat vakum tekan.
      1. Perendaman, dilakukan dengan merendamkan kayu dalam larutan obat pengawet yang sudah diencerkan
      1. Pengkuasan, dilakukan dengan mengkuaskan larutan obat pengawet
    1. Spraying, dilakukan dengan menyemprotkan larutan obat pengawet
    2. Celup. Metode ini, sebagaimana namanya dilakukan dengan mencelupkan kayu pada larutan pengawet.
    3. Dan lain sebagainya yang tak bisa kami sebutkan satu per satu.
biocide
Obat pengawet kayu BioCide

Berapa Biaya Pengawetan Palet Kayu?

Biaya untuk mengawetkan palet kayu dengan BioCide sama sekali tidak mahal. Pertama, obat ini bisa digunakan sangat sedikit untuk mengawetkan kayu dalam jumlah besar. Misalnya saja BioCide Insecticide yang dapat dilarutkan hanya dengan konsentrasi 0,2% saja. Kedua, harga obat yang memang murah. BioCide Insecticide dapat Anda beli dengan harga Rp. 115.000,- sedangkan BioCide Wood Fungicide serta BioCide Surface Film Preservative dapat Anda beli dengan harga Rp. 80.000,-. Harga ini bisa berubah sewaktu-waktu ya! Jadi, sebaiknya Anda bertanya dulu pada Customer Service kami via telp, WA, ataupun email.

Sangat terjangkau bukan?

Untuk Perlindungan Antiserangga, Gunakan BioCide Insecticide

Sebagaimana disebut di atas, terdapat 3 varian BioCide yang bisa digunakan. Nah, khusus untuk perlindungan antiserangga, gunakanlah BioCide Insecticide. BioCide Insecticide adalah insektisida yang menggunakan bahan aktif cypermethrin 100 EC. Dengan kata lain, insektisida ini masuk dalam golongan insektisida pyrethroid dan racun kontak. Insektisida racun kontak akan menyebabkan keracunan pada organisme hama target ketika terjadi kontak. Insektisida ini juga bisa reaktif ketika dimakan hama non target. Karena merupakan insektisida kontak, BioCide Insecticide secara umum lebih aman digunakan.

Apa saja serangga yang bisa dicegah bila kita mengawetkan kayu palet dengan BioCide Insectcide?

Berikut ini di antaranya.

1. Rayap. Rayap merupakan serangga koloni yang paling sering membuat pusing para pengrajin kayu. Rayap menyerang dalam jangka panjang ataupun dalam jangka pendek (tergantung kondisi). Jenis rayap pun beragam, bahkan ada yang menyukai kayu kering. Jadi jangan mengira menjaga palet dalam kondisi kering saja lantas bisa menghindarkannya dari masalah rayap.
2. Kumbang bubuk. Ada sangat banyak nama yang dipakai untuk menyebut kumbang ini. Ada yang menyebutnya totor, teter, kutu bubuk, pengebor kayu, sampai dalam Bahasa Inggris, wood boring beetle. Kumbang bubuk meletakkan telur di dalam kayu. Ketika telur menetas, telur akan berubah menjadi larva yang kemudian memakan kayu dari dalam. Ciri utama serangan kumbang bubuk ditandai dengan munculnya partikel atau seruk pada mebel atau kayu yang diserang.
3. Semut. Secara umum, semut bukanlah masalah bagi produk-produk kayu. Tapi ternyata ada kalanya juga semut menyebabkan persoalan besar. Beberapa jenis semut rupanya suka mengebor dan bersarang di dalam kayu. Tentu saja, hal ini akan menyebabkan kerusakan dan juga keindahan yang berkurang pada mebel kayu peti kemas.
4. Lebah. Sama seperti semut, lebah pada umumnya tidak menyebabkan kerusakan. Hanya saja, kadang lebah membuat sarang di dalam produk kayu.
5. Kumbang. Beberapa jenis kumbang dikenal membangun sarang di dalam kayu. Ada juga yang menggunakan kayu untuk membuat sarangnya.

Masih banyak lagi sebetulnya jenis-jenis serangga hama yang harus diwaspadai. Kewaspadaan ini harus dimulai sejak palet mulai dipakai untuk membuat mebel, sampai ketika palet hendak disimpan dulu sebelum difinish.

Apa Kelebihan BioCide?

Di pasaran, sebetulnya produk insektisida sangat banyak. Tapi tentu ada alasannya kenapa kami menyarankan BioCide Insecticide. Secara umum, BioCide kami rekomendasikan memiliki sangat banyak keunggulan. Produk ini:
1. Spektrum organisme target (hama) lebih luas sehingga bisa memberikan perlindungan lebih maksimal
2. Mudah digunakan dengan berbagai cara sebagaimana disebut di atas
3. Lebih eco friendly. Tapi pastikan untuk menggunakannya sesuai standar yang berlaku
4. Harga lebih terjangkau dengan konsentrasi lebih tinggi
5. Lebih hemat digunakan. Apalagi dalam pelarutannya hanya membutuhkan air saja sehingga tidak perlu membeli solvent

Cara Memesan BioCide

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Customer Service BioCide di 082 167 600 693. Atau, bila Anda tertarik langsung untuk melakukan pemesanan, segera saja kirim data pemesanan Anda kepada CS kami. Data pemesanan berupa nama Anda sebagai pemesan, nama produk, jumlah produk yang dipesan, alamat`pengiriman, sampai kurir yang Anda inginkan. CS kami pasti akan segera memandu Anda dengan ramah dan sangat profesional.

Selain itu, Anda juga bisa membeli produk kami di berbagai toko daring. Anda bisa memanfaatkan Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dan lain sebagainya untuk memesan BioCide. Tapi ingat, belilah di store atau toko yang terpercaya. Apabila Anda tidak yakin, hubungi saja CS kami untuk memberikan keterangan pada Anda mengenai agen toko dari kami yang kredibel.

Membeli Langsung

Selain membeli via daring, Anda juga bisa membeli secara langsung. Bio Service Point berlokasi di Yogyakarta, Jepara, dan Cirebon dengan rincian alamat sebagai berikut.

1. Bio Service Point pusat di Yogyakarta, beralamatkan di Jalan Sidikan No 94 Yogyakarta, DIY. Kontak: telp/Fax : +62274388301.
2. Bio Service Point cabang di Jepara, beralamatkan di Jalan Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah. Kontak: telp: +62.291.598992
3. Bio Service Point cabang di Cirebon, beralamatkan di Jalan Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat. Kontak: telp: +62 231 320759.

Tentu saja Anda juga bisa memeli langsung pada agen kami. Hanya saja, sekali lagi, belilah pada agen yang terpercaya. Apabila Anda ragu, hubungi CS kami untuk informasi lebih lanjut.

Sekiranya, inilah yang bisa kami sampaikan mengenai pentingnya pengawetan palet kayu. Palet memang merupakan kayu yang sangat menarik. Meski merupakan bekas peti kemas, namun kayu ini justru dianggap cantik dengan status tersebut. Lantaran, kayu ini dianggap bisa memberikan kesan-kesan lawas seperti vintage sampai rustic.

Sampai hari ini, palet telah dipakai untuk membuat beragam jenis produk. Pundi keuntungan yang sangat besar pun telah dinikmati oleh sangat banyak orang. Tapi ingat, dalam pemanfaatan kayu ini, lakukanlah antisipasi atas kekurangannya. Berhubung salah satu kekurangan utama kayu ini adalah daya tahannya yang lemah, terapkanlah perlakuan pengawetan. Gunakan obat pengawet BioCide supaya treatment pengawetan Anda berhasil ya.

Semoga bermanfaat ya. Nantikan terus berbagai informasi menarik lainnya di antiserangga.com. Kami akan terus update dengan aneka informasi yang tak kalah pentingnya.

Yuk, Simak Cara dan Biaya Mengawetkan Palet Kayu ini

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply