Awas Serangan Kumbang Bubuk pada Rotan!

Sebagai salah satu hasil hutan non kayu, rotan memiliki potensi besar menyumbang pendapatan negara. Namun demikian, pengolahan bahan ini harus mewaspadai serangan kumbang bubuk. Waspadailah serangan kumbang bubuk pada rotan dengan cara yang tepat dan efisien!

Rotan

Bukan hanya kayu lho. Alam Indonesia juga mampu memberikan material lain yang tak kalah menguntungkan. Satu di antaranya adalah rotan. Bersama dengan kayu, bambu, dan natural fiber, rotan berkontribusi terhadap industri furniture dan kerajinan di dalam negeri.

Rotan sendiri sebetulnya termasuk tumbuhan golongan palem. Artinya, tanaman ini memiliki kekerabatan dekat dengan kelapa, palem kuning, palem merah, dan sejenisnya. Namun demikian, batang tanaman ini memiliki sifat merambat terutama dari kelompok Calamus, Daemonorops, dan Oncocalamus.

Umumnya, rotan memiliki diameter antara 2 sampai 5 cm, tumbuh sampai ratusan meter, beruas, berduri panjang, keras, dan juga tidak berongga. Duri rotan memiliki fungsi unik. Duri berfungsi sebagai pelindung sekaligus sebagai pemanjat karena tanaman ini tidak memiliki sulur yang biasanya dimiliki tanaman pemanjat. Di alam, tanaman ini sering dimanfaatkan sebagai sumber makanan oleh badak, dan juga manusia. Selain sebagai sumber penghidupan, bagi manusia, rotan juga sering dipakai untuk pembuatan berbagai produk.

Terus Menurun

Rotan sudah lama menjadi komoditas dalam kehidupan manusia. Artinya, material ini telah lama dimanfaatkan sebagai benda komersil yang mampu mendatangkan keuntungan. Pada tahun 2001, ekspor rotan mencapai angka 300 US dollar. Sebuah angka yang jelas sangat besar dan menjanjikan untuk meningkatkan devisa negara. Sayangnya, sampai hari ini, nilai pendapatan dari rotan terus mengalami penurunan.Tujuh tahun berikutnya yakni pada tahun 2008 diberitakan AMKI (Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia) bahwa ekspor rotan hanya sampai di angka maksimal 140 juta US dollar. Tingkat penurunan ini tentu mengkhawatirkan, namun sebetulnya masih bisa dimaksimalkan potensinya.

Jenis-jenis Rotan yang Dihasilkan di Indonesia

Kelompok tanaman Calamae atau rattan terdiri dari sangat banyak spesies. Perlu diketahui, tidak semua spesies dalam genus Calamae bisa digunakan sebagai produk komoditas. Hanya beberapa spesies saja yang potensial digunakan.

Khusus di Asia Tenggara (termasuk Indonesia), telah terdata:

  1. 333 genus Calamus
  2. 122 genus Daemonorops
  3. 130 genus Khorthalsia
  4. 10 genus Plectocomia
  5. 17 genus lainnya

Di antara genus-genus tersebut, genus Calamus dan Daemonorops adalah yang memiliki nilai ekonomis tertinggi.

Produk Berbasis Rotan

Ada sangat banyak produk berbasis rotan yang dihasilkan Indonesia. Berikut ini beberapa contoh produk terkait yang dihasilkan dari material tersebut.

  1. Furniture, misalnya kursi dan juga meja
  2. Elemen bangunan, termasuk yang tidak permanen seperti partisi
  3. Produk fashion seperti ikat pinggang

Perlu Peningkatan Kualitas Rotan

Indonesia pernah membuktikan dan masih menjadikan rotan sebagai komoditas peyumbang devisa negara. Meski mengalami penurunan, namun potensi keuntungan dari material ini masih sangat bisa dimaksimalkan. Kunci yang perlu diupayakan adalah meningkatkan kualitas produk rotan. Aspek-aspek seperti usia rotan yang dipilih, finishing, hingga model desain yang diterapkan untuk produk berbasis material ini perlu diperhatikan baik-baik.

Serangan Kumbang Bubuk pada Rotan

Mewaspadai Serangan Kumbang Bubuk pada Rotan

Bagaimana cara meningkatkan kualitas rotan? Ada banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah mewspadai serangan kumbang bubuk pada rotan! Ya, bukan hanya furniture dan bangunan, ancaman teter (baik kering atau basah) ternyata juga bisa mengancam industri pengolahan rotan.

Kumbang bubuk akan memakan substrat rotan dari dalam atau bersarang di antara anyaman rotan yang tebal. Seiring berjalannya waktu, rotan dan produk rotan akan mengalami kerusakan parah. Oleh itulah antisipasi wajib dilakukan. Apalagi, serangan kumbang bubuk ini juga bisa menghambat potensi pemanfaatan produk rotan.

Serangan Kumbang Bubuk pada Rotan

Padahal, di era ini, tuntutan kualitas produk yang baik sangat tinggi. Apabila rotan dan produk rotan yang dihasilkan tidak awet, masyarakat bisa tergiur pada produk lain termasuk produk impor (ketika pasar bebas berlaku). Dan bila hal ini terjadi terus menerus, bukan hanya satu dua pengusaha yang merugi, namun industri rotan nasional pun bisa mengalami kerugian besar.

Padahal, di era ini, tuntutan kualitas produk yang baik sangat tinggi. Apabila rotan dan produk rotan yang dihasilkan tidak awet, masyarakat bisa tergiur pada produk lain termasuk produk impor (ketika pasar bebas berlaku). Dan bila hal ini terjadi terus menerus, bukan hanya satu dua pengusaha yang merugi, namun industri rotan nasional pun bisa mengalami kerugian besar.

BioCide Insectide untuk Antisipasi Serangan Kumbang Bubuk pada Rotan

Antiserangga.com merupakan situs manufaktur Bio Industries yang menyediakan bahan woodworking eco friendly namun tetap efisien. Nah, untuk pencegahan serangan kumbang bubuk pada rotan, kami menyediakan produk BioCide Insecticide yang bisa Anda pesan. BioCide Insecticide memiliki sangat banyak keunggulan dibanding produk lainnya. Produk ini bukan cuma memberikan proteksi yang baik, tapi juga bisa diterapkan dengan metode lebih mudah dan harga yang lebih murah. Selain itu, produk ini juga lebih aman digunakan lho.

Yang tak kalah menarik, BioCide Insecticide juga bisa memberikan perlindungan pada serangan serangga yang lain termasuk rayap dan juga kutu. Jadi, proteksi yang diberikan benar-benar menyeluruh. Sangat menarik, bukan? Produk kami juga sudah lama menjadi andalan perusahaan mebel dan kerajinan baik yang berorientasi ekspor ataupun nasional. Kami senantiasa berkomitmen mendukung industri woodworking Indonesia agar lebih modern dan berkualitas.

BIOCIDE INSECTICIDE

Beli BioCide Insecticide, Antisipasi Serangan Kumbang Bubuk pada Rotan

Tertarik membeli BioCide Insecticide? Bagi Anda yang tak sabar ingin segera menggunakan BioCide Insecticide, Anda bisa memilih beberapa metode pembelian di bawah ini.

  1. Pembelian secara langsung di Bio Service Point. Bio Service Point berlokasi di Yogyakarta, Cirebon, dan juga Jepara. Selain membeli BioCide, Anda juga bisa menengok produk kami yang lain lho mulai dari bleaching kayu sampai bahan finishing.
  2. Pembelian secara online di antiserangga.com dan toko daring. Untuk pembelian di antiserangga.com, Anda akan dipandu oleh Customer Service kami dengan ramah dan menyenangkan. Sedangkan pembelian di toko daring mengikuti prosedur di toko daring terkait.

Kiranya ini yang bisa kami bagikan. Apa yang bisa kita simpulkan dari penjelasan di atas? Sekali lagi, rotan merupakan salah satu hasil hutan non kayu yang terbukti bisa mendatangkan keuntungan. Pada tahun 2001 misalnya, ekspor rotan mampu memberikan pendapatan sebesar 300 dollar Amerika Serikat. Sayangnya, pada tahun-tahun selanjutnya ekspor bahan ini tidak begitu menunjukkan performa yang baik. Pelaku usaha furniture dan kerajinan dalam negeri perlu bekerja lebih keras lagi untuk bisa mengoptimalkan potensi keuntungan dari material ini. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan ketahanan rotan. Sebab seperti halnya kayu dan bambu, rotan pun bisa rusak akibat serangan hama. Kumbang bubuk ayu ialah satu di antara hama yang perlu diwaspadai. Nah, untuk mengantisipasi serangan kumbang bubuk pada rotan, Anda bisa mengandalkan insektisida kami, BioCide Insecticide.

Nah, kurang lebih itulah yang bisa kami bagikan mengenai rotan dan kewaspadaan yang perlu kita miliki atas serangan kumbang bubuk pada material tersebut. Semoga bermanfaat ya. Nantikan terus artikel menarik kami lainnya di antiserangga.com.

Leave a Comment