Mengenal Kayu Ash dari Jenis, Karakteristik, dan Pemanfaatannya

Seperti apa itu kayu ash? Bagaimana pula dengan karakteristiknya? Mari kita bahas mengenai kayu yang populer di Amerika dan Eropa tersebut.

Warnanya beragam, meski secara umum didominasi coklat. Gunanya sangat banyak, mulai dari pemakainnya untuk membuat alat masak hingga bahan bangunan. Ya, Anda tak salah. Yang kami maksud adalah kayu.

Kayu pada dasarnya adalah bagian dari pohon yang umum terdapat di batang dan cabang. Kayu terdiri dari sel-sel yang kaya selulosa. Sebab salah satu ciri dinding sel tanaman adalah kandungan selulosanya.

Selain sel-sel jaringan, pada kayu juga umum ditemukan serabut-serabut. Dan keberadaan serabut inilah yang berkontribusi pada sifat kokoh pada material tersebut.

Dari segi sejarahnya, manusia telah menggunakan kayu sejak dahulu kala. Bahkan sebelum kenal dengan tulisan pun, kemungkinan besar moyang kita sudah tahu cara memanfaatkan kayu dengan sederhana. Misalnya untuk membuat tombak berburu hingga kayu bakar.

Seiring berjalannya waktu, pemanfaatan kayu mulai bertambah. Kayu adalah bahan utama untuk membuat rumah dan perabot sebelum material lain ditemukan. Bahkan saat ini pun ada yang menggunakan kayu untuk membuat hiasan seperti gantungan kunci.

Tak Semua Kayu Bisa Digunakan

Meski secara umum pemanfaatannya begitu bergaam namun perlu dipahami bahwa tak semua jenis kayu yang kita temukan bisa diolah lebih lanjut. Banyak kayu yang penggunaannya terbatas hanya untuk kayu bakar saja.

alterntif text

Hal seperti itu jamak terjadi pada kayu yang memang tidak memenuhi kriteria untuk diolah. Beberapa kriteria untuk diolah sendiri yaitu sifat yang kokoh dan tak mudah rusak, stabil, memiliki tampilan yang baik, hingga tidak menyulitkan para pengrajin.

Nah, di antara berbagai kayu yang banyak digunakan di lapangan adalah ash wood. Seperti apa kayu ini dan apa saja pemanfaatannya? Silahkan simak penjelasannya di bawah ini.

Mengenal Kayu Ash

Ash wood adalah salah satu jenis kayu yang terkenal di Eropa dan Amerika. Secara ilmiah, pohon ash adalah pohon dalam genus Fraxinus. Dengan demikian kayu-kayu yang tidak berasal dari tanaman Fraxinush tidak bisa dikelompokkan sebagai kayu ini.

Contohnya saja Ash pegunungan Eropa. Meskipun menggunakan nama ash, namun tanaman itu sejatinya termasuk rosewood. Contoh lainnya adalah prickly ash. Prickly merupakan tanaman perdu yang terkait dengan kelompok citrus (jeruk-jerukan).

Jenis-jenis kayu ash sejati sendiri antara lain:

  1. White ash (Fraxinus Americana)
  2. Black ash (Fraxinus nigra)
  3. European ash (Fraxinus excelsior)
  4. Oregon ash (Fraxinus latifolia)
  5. Green ash (Fraxinus pennsylvanica).

Masih banyak sebenarnya jenis Fraxinus yang lain. Namun umumnya tidak begitu populer dibandingkan 5 nama yang disebut di atas.

kayu ash

Karakteristik Kayu Ash

Secara umum, kayu ini dikenal sebagai material yang kuat, tahan lama, dan kasar meski arah seratnya lurus. Densitas kayu ini hampir sama seperti kayu oak. Malah, kadang-kadang kayu ini disebut sebagai golden oak dan dipakai sebagai pengganti oak untuk beberapa kebutuhan.

Dan masih sama seperti oak, maple, dan juga cherry, kayu ini tergolong sebagai kayu dari hardwood atau kayu keras. Tingkat kekerasannya sendiri 1200, membuatnya menjadi salah satu kayu dengan tingkat kekerasan tinggi (sebagai perbandingan, kayu hickory yang paling keras memiliki tingkat kekerasan 1820).

Selain kuat, kayu ini juga memiliki shock resistance yang baik. Shock resistance adalah ketahanan kayu pada pukulan-pukulan. Kayu dengan shock resistance yang baik adalah kayu yang sangat ideal digunakan sebagai bahan lantai olahraga. Misalnya saja lantai stadion bola basket, lantai bola voli indoor, dan lain sejenisnya.

Pemanfaatan Kayu Ash

Hingga hari ini ash wood banyak digunakan untuk membuat:

  1. Aneka jenis perabot seperti kabinet dapur, wardrobe atau lemari pakaian, meja dan kursi dining room, meja hias, dan masih banyak lagi
  2. Lantai rumah dan gedung perkantoran. Karena estetikanya yang baik dan ketahanannya yang memadai, kayu ini juga kadang dipakai untuk membuat lantai bangunan.
  3. Dinding bangunan dan berbagai elemen konstruksi gedung lainnya
  4. Berbagai jenis craft atau kerajinan, misalnya kerajinan patung kecil, vas bunga, hingga asbak
  5. Digunakan untuk membuat veneer dan plywood dekoratif lainnya
  6. Digunakan sebagai material untuk gedung olahraga karena memiliki shock resistance yang bagus
  7. Digunakan untuk membuat handle atau pegangan berbagai jenis perabot

Agar Kayu Ash dan Kayu lainnya Awet Gunakan BioCide Insecticide

Sama seperti berbagai jenis kayu lainnya, agar ash wood memiliki ketahanan yang baik, maka perlu ditreatment terlebih dahulu. Treatment tersebut, yakni treatment preservasi dimaksudkan untuk membuat kayu menjadi lebih tahan lama dengan memberikan perlindungan pada semut, rayak, teter, dan serangga yang lain.

Di antiserangga.com sendiri, kami sedia produk antihama yang bisa dipakai untuk pengawetan kayu ani serangga. Produk itu adalah BioCide Insecticide.

7 Kelebihan BioCide Insecticide

Dilihat dari berbagai aspeknya, produk ini menawarkan sangat banyak keunggulan. Berikut ini aspek-aspek unggulan BioCide Insecticide.

  1. Aspek efektivitas. Produk ini bisa bekerja dengan cepat memberikan perlindungan dari ancaman hama.
  2. Aspek efisiensi. Produk ini difomulasikan dengan konsentrasi yang tinggi sehingga penggunaannya sangat hemat. Namun demikian, efek penggunaannya pun sangat baik dan tertarget.
  3. Aspek penggunaan. Produk ini merupakan insektisida pelindung kayu yang mudah digunakan. Aplikasinya bisa dengan metode perendaman hingga pemulasan.
  4. Aspek efek samping. Produk ini tidak menyebabkan permukaan media sulit dicat atau logam di sekitarnya menjadi berkarat.
  5. Aspek estetika. Produk ini tidak merusak estetika atau keindahan kayu.
  6. Aspek keamanan. Produk ini jelas beracun karena merupakan antihama. Namun standar keamanannya sudah sesuai dengan regulasi yang ditetapkan.
  7. Aspek harga. Produk ini bukan hanya hemat digunakan, namun harganya juga terjangkau.

biocide

Pesan BioCide Insecticide

Mari dapatkan segera BioCide Insecticide sekarang juga! Anda dapat membeli produk ini dengan beberapa opsi pembelian lho, antara lain:

  1. Membeli secara daring, yakni dengan memesan ke Customer Service kami. Customer Service kami akan dengan segera memroses pesanan Anda dan menjawab berbagai pertanyaan yang sekiranya ingin Anda ajukan.
  2. Membeli secara dari di online shop. BioCide Insecticide juga sudah tersedia di berbagai toko daring. Anda pun bisa membelinya di official store kami atau di toko penjual lain. Yang penting, pastikan Anda membeli produk BioCide yang asli.
  3. Membeli secara langsung di agen kami atau Bio Service Point. Tentu saja dengan membeli secara langsung Anda bisa berkonsultasi sepuasnya dengan CS. Selain itu, Anda juga bisa menengok berbagai produk woodworking kami yang lainnya.

Bagi Anda yang ingin melakukan kerja sama lebih lanjut, kami pun siap menyambut tawaran Anda. Silahkan utarakan saja maksud Anda ke Customer Service kami.

Simpulan

  1. Kayu adalah salah satu bahan yang sangat populer digunakan manusia. Hampir semua peradaban manusia dari Afrika hingga Amerika Selatan memanfaatkan bahan kayu.
  2. Namun tak semua jenis kayu bisa digunakan. Salah satu jenis kayu yang bisa dimanfaatkan dan terkenal di Eropa dan Amerika adalah kayu ash atau ash wood.
  3. Ash wood adalah suatu kelompok kayu dalam genus yang sama. Kayu ini harus dibedakan dari ash palsu seperti European Mountain Ash (Ash Pegunungan Eropa) yang ternyata adalah rose wood.
  4. Beberapa ciri kayu ini antara lain sifatnya yang kuat dan durabel. Ash juga memiliki shock resistance tinggi sehingga sering digunakan untuk membuat lantai olahraga.
  5. Sama seperti berbagai jenis kayu lainnya, untuk pengawetan kayu ini dibutuhkan antiserangga yang bagus seperti BioCide Insecticide. Penggunaan BioCide akan membuat kayu tersebut tahan rayap, teter, dan kumbang lainnya.

Semoga informasi mengenai kayu ash ini bermanfaat untuk Anda.

Mengenal Kayu Ash dari Jenis, Karakteristik, dan Pemanfaatannya

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply