Pilihan Model Kursi Kafe yang Bagus dan Contohnya

Memilih model kursi kafe yang bagus dan ideal memang tidak mudah. Dari kapasitas, safety, hingga bahan yang digunakan perlu diperhatikan.

Mau menyewa jasa interior? Boleh saja, tapi Anda harus megeluarkan uang yang tidak sedikit. Padahal bagi pelaku usaha pemula, modal yang terbatas sering jadi kendala.

Nah, berikut ini penjelasan dan contoh desain mebel yang ideal agar Anda bisa mendapatkan gambaran mengenai produk yang semestinya dibeli.

5 Tips Memilih Kursi Kafe yang Ideal

1. Kursi Outdoor yang Kuat

Berdasarkan lokasinya, kita bisa membedakan bagian kafe menjadi 2: indoor dan outdoor. Terdapat caffe full indoor namun ada juga yang full outdoor.

Furniture yang harus dibeli untuk bagian outdoor tidak boleh disamakan dengan indoor. Mengapa? Sebab kondisi luar ruangan memerlukan ketahanan yang lebih ekstra.

Pun begitu, harga furniture outdoor biasanya lebih mahal. Sebab mebel-mebel yang masuk kategori garden furniture tersebut memang memakai bahan kayu dan cat yang lebih mahal.

Bila Anda memaksakan pemakaian kursi indoor untuk outdoor, Anda justru akan rugi sendiri. Sebab kursi tersebut akan cepat mengalami kerusakan mulai dari warna yang kusam hingga kayu yang hancur.

Bila Anda membeli kursi outdoor untuk indoor, Anda harus sedia dana lebih besar untuk proses perawatannya kelak.

2. Kuat dengan Desain

Kafe bergaya bohemian

Kafe bukanlah sekadar tempat untuk memesan makanan atau minuman. Ide utama usaha ini adalah menyediakan tempat bagi kaum urban untuk saling bertemu dan menghabiskan waktu.

Anda harus mantap dengan desain yang diangkat untuk usaha ini. Anda harus cukup berani dengan gaya yang menurut Anda cocok dengan pasar.

Beberapa desain yang bisa Anda pertimbangkan antara lain:

1. Bohemian
2. Arabian
3. Retro
4. Jepang
5. Tiongkok
6. Tradisional Indonesia
7. Industrial
8. Dan lainnya

Nanti saat membeli kursi, desain utama ini harus Anda jadikan pertimbangan. Atau dengan kata lain, belilah kursi yang cocok dengan gaya yang Anda pilih.

3. Desain Sejarah dengan Kursi yang Tepat

Kafe bertema renaissance

Tak sedikit penggiat usaha kafe yang juga memiliki ketertarikan dengan sejarah. Mereka menyalurkan ketertarikannya tersebut saat membuat usaha yang dibangun.

Selain unsur estetika, bila kita bicara sejarah, tentu unsur ketepatan harus diutamakan. Contoh, bila Anda ingin membuat kafe dengan tema Indo-Belanda, ada baiknya menggunakan kayu dengan bahan, ukiran, hingga warna yang menggambarkan zaman itu. Jangan asal beli karena tema yang Anda angkat nantinya mungkin tidak akan terlihat kuat.

4. Bahan Kursi dan Impresinya

kursi kafe unik dengan tema warna-warni

Dulu, semua jenis kursi dibuat dari kayu, bambu, atau logam. Namun saat ini, jenis material yang bisa dipakai untuk membuat furniture ini sudah lebih beragam. Misalnya saja bahan conwood, PVC, dan lainnya.

Tiap bahan memberikan impresi masing-masing. Contoh, kursi logam bisa menguatkan kesan industrial, urban, maupun retro. Kursi kayu bisa memberikan kesan natural organik pedesaan.

Rinciannya kurang lebih sebagai berikut:

1. Logam: kesan lebih dingin, luxury atau mewah, industrial, urban
2. Kayu: hangat, organik, pedesaan
3. Rotan: artistik, organik, pedesaan
4. Kayu olahan dengan pelapis sintetis: lembut dengan pastel color namun harus hati-hati dengan kesan yang terkesan murah
5. Plastik: kesan murah namun di sisi lain bisa memberikan efek nostalgik untuk desain-desain tertentu

5. Kapasitas

Kapasitas per meja harus dipikirkan ketika membeli kursi dan meja. Hal ini tentu tergantung dengan pola perilaku target pasar Anda. Contoh, bila target Anda adalah keluarga, semestinya Anda menyediakan tempat duduk dan meja dengan kapasitas minimal 4 orang.

Bila target Anda adalah kelompok pekerja kantoran yang penyendiri, Anda bisa menyediakan kapasitas tempat duduk untuk 2 orang saja.

Variasi kapasitas juga bisa Anda sediakan ketika usaha baru dibangun. Nantinya, akan terlihat pola perilaku pelanggan yang bisa Anda jadikan tips memilih model kursi kafe yang tepat.

6. Usia Pemakai

Apakah kafe yang Anda bangun didesain untuk anak-anak? Atau remaja? Kaum pekerja muda? Atau orangtua?

Usia pengguna juga tak bisa diabaikan. Dalam hal ini, kita harus memerhatikan keamanan, selera, hingga kebutuhan pengguna.

Contoh, Anda ingin membuat kafe khusus keluarga dengan target utama anak-anak. Kursi yang dibuat pun bukan sekadar didesain dengan warna dan motif yang disukai anak kecil. Mebel tersebut idealnya juga pendek, nyaman digunakan anak, dan tidak menggunakan bahan yang membahayakan seperti kaca.

Pun begitu bila sasaran Anda adalah orang tua. Mereka yang sudah tua mungkin ingin sesekali bernostalgia dengan kawan-kawannya. Oleh karena itu, kenyamanan harus diutamakan. Pilih bahan kursi yang empuk dan tidak membuat pegal.

model kursi kafe anak-anak

7. Kemudahan Perawatan Kursi

Terakhri namun tak kalah penting, Anda juga perlu memerhatikan feasibilitas perawatan dan pembersihan mebel tersebut. Aspek ini mungkin terdengar aneh, namun percayalah, tips ini juga sangat penting saat Anda memilih model kursi kafe yang tepat.

Misal, Anda bisa membeli kursi yang desainnya sangat unik. Sayangnya, kursi tersebut dibuat dari natural fiber yang dianyam dan ternyata mudah kotor terkena debu. Pembersihan pun memakan waktu sangat lama sehingga Anda harus menambah biaya pengupahan untuk para pegawai. Kalau sudah begitu, yang rugi jelas Anda sendiri, bukan?

Leave a Comment