Wow Ini Dia Jenis-jenis Ukiran Indonesia yang Tekenal

Terdapat jenis-jenis ukiran Indonesia yang tak terhitung jumlahnya. Yuk, simak beberapa contohnya di bawah ini.

Terbentang dari Sabang sampai Merauke membuat Indonesia menjadi negeri 1001 budaya. Di negeri ini, hidup beratus etnis dengan bahasa dan budaya yang berlain-lainan. Manifestasi keragaman budaya tersebut sangat mudah dilihat dalam bentuk produk fisiknya. Salah satunya dalam bentk aneka jenis ukiran.

Seni ukir adalah seni yang memiliki value sangat tinggi. Pada masa lalu para pengrajin kayu yang bisa membuat ukiran akan mendapatkan upah besar dari kerajaan. Apalagi hasil ukiran biasanya diterapkan pada benda dan bangunan sakral seperti candi dan furniture kerajaan.

Sampai saat ini tercatat sangat banyak jenis ukiran yang berasal dari negeri tercinta. Tiap daerah biasanya memiliki tradisi ukir dengan pemaknaan, motif, dan pola yang berbeda-beda. Nah, di kesempatan kali ini, antiserangga.com akan memberikan contoh tipe atau jenis ukiran asli negeri sendiri. Tapi sebelum membahas apa saja contoh jenis-jenis ukiran Indonesia itu, kami sarankan untuk menggunakan BioCide Insecticide.

BioCide Insecticide? Apa itu BioCide Insecticide?

BioCide Insecticide adalah produk insektisida dengan bahan aktif cypermethrin 100 EC. Produk ini fungsinya untuk mengawetkan kayu. Aplikasinya akan menyulap kayu-kayu yang tidak tahan lama seperti sengon menjadi kayu yang sangat awet seperti jati.

BioCide Insecticide diterapkan dengan cara diresapkan ke dalam substrat kayu. Metodenya bisa dengan merendam kayu ke larutan BioCide Insecticide, atau dengan mengoleskan BioCide Insecticide ke substrat kayu.

Apa hubungannya BioCide Insecticide dengan jenis-jenis ukiran Indonesia?

BIOCIDE INSECTICIDE

Seperti yang kita tahu, kesenian ukir umumnya diterapkan pada kayu. Namun tahukah Anda bahwa 85% kayu asli Indonesia adalah kayu yang keawetannya rendah? Hanya ada beberapa kayu yang keawetannya bagus. Itupun, demand-nya di pasaran sudah sangat tinggi yang membuat harganya melambung ke langit. Contohnya saja kayu jati. Jati memang merupakan kayu ideal untuk aplikasi ukiran. Tapi harganya kini terlampau mahal.

Oleh sebab itulah, pengrajin kayu serta masyarakat perlu mencoba alternative lain selain jati. Kita bisa memanfaatkan kayu yang dianggap kurang baik. Yang perlu dilakukan hanyalah meningkatkan kualitas kayu tersebut. Nah, BioCide Insecticide bisa diandalkan dalam meningkatkan aspek keawetan produk kayu. Insektisida ini pun akan membuat ukiran dari kayu-kayu itu tahan lama, tidak dimakan rayap, dan tidak bubukan juga.

Jenis-jenis Ukiran Indonesia

Ukiran Bali

Pulau Dewata Bali memiliki tradisi budaya yang begitu mengagumkan. Hasil ukiran para “Bli” pun tak kalah indahnya. Pola ukiran dari Bali dicirikan dengan bentuk yang simetris. Pola ukiran juga dipengaruhi oleh tradisi Hindu dan Budha yang begitu kental. Selain diterapkan pada kayu, masyarakat Bali juga menerapkan hasil seninya di bebatuan padas. Batu-batu tersebut kemudian digunakan dalam pembuatan bangunan suci seperti tempat persembayangan.

Ukiran Dayak

Jenis-jenis ukiran Indonesia lain yang sangat khas adalah ukiran Dayak. Suku asli pulau Kalimantan tersebut menerapkan suatu pola khas saat mengukir. Pola tersebut adalah sulur dengan bentuk melengkung yang ujungnya runcing. Warna-warna yang dipakai biasanya warna yang sangat mencolok atau terang. Masyarakat Dayak akan menerapkan pola ukiran tersebut di rumah-rumah mereka, terutama yang masih merupakan rumah adat.

Jenis-jenis Ukiran Indonesia : Ukiran Papua

Papua merupakan salah satu pulau paling besar di Indonesia. Dan dengan keragaman suku yang tinggi, agak susah menyamakan pola ukiran suatu suku dengan yang lain. Namun pada umumnya, pola ukiran khas Papua dicirikan dengan penggunaan bentuk manusia dan totem. Ukiran didominasi oleh penggunaan warna gelap. Biasanya, masyarakat Papua menerapkan ukiran ini pada berbagai produk harian mereka.

Ukiran Jawa

Suku Jawa merupakan suku dengan populasi terbanyak di Indonesia. Tak mengherankan, ukiran dari Jawa pun popler di negeri ini. Ukiran jawa sendiori sebetulnya bisa dibedakan menjadi ukiran khas Surakarta, Yogyakarta, Jepara, dan beberapa daerah lainnya. Namun secara umum, ukiran khas Jawa dicirikan dengan penggunaan elemen tetumbuhan seperti daun-daun, kelopak bunga, kuncup, rempah, dan lain sebagainya. Pola ini pun umum ditemukan pada kain batik Jawa.

jenis-jenis ukiran Indonesia

Sampai saat ini, salah satu ukiran Jawa yang terkenal adalah ukiran Jepara. Malah, nama Jepara sudah melalang buana ke dunia internasional. Sebab ukiran Jepara sering dipadukan pada proses pembuatan furniture dari kabupaten tersebut.

Ukiran Melayu

Tanah melayu juga memiliki tradisi mengukir yang sangat khas. Ukiran melayu ini pun tersebar di pulau Sumatra dengan keragaman yang termasuk tinggi. Secara umum, ciri ukiran melayu adalah ditemukannya pola yang simetris, penggunaan sulur-sulur, serta penggunaan garis abstrak untuk membentuk suatu pola alami. Di beberapa daerah di Sumatra, ukiran khas melayu dipengaruhi secara kuat oleh kebudayaan Arab. Perpaduan ini menghasilkan keindahan yang sangat khas.

Sebetulnya masih banyak lagi jenis-jenis ukiran Indonesia yang lain. Misalnya saja ukiran dari Madua, Manado, NTT, Maluku, dan lain sebagainya. Namun setidaknya, kelima contoh ukiran di atas bisa menggambarkan keragaman Indonesia. Dan yang tak boleh lupa, gunakan BioCide Insecticide ya!

Beli BioCide Insecticide Yuk!

Ayo beli BioCide Insecticide sekarang juga. Pembelian bisa dilakukan dengan cara yang sangat mudah. Anda bisa:

  1. Menghubungi CS kami. Silahkan berikan data yang dibutuhkan untuk pemesanan berupa nama Anda sebagai pemesan, produk yang dipesan, dan juga alamat pengiriman.
  2. CS akan memberikan gambaran atau estimasi biaya selama lama proses pengiriman. Silahkan untuk berdiskusi lebih lanjut.
  3. Bila sudah sepakat, CS akan memberikan keterangan biaya yang harus dibayarkan.
  4. Lakukan pembayaran mengikuti keterangan CS.
  5. Kirimkan bukti pembayaran tersebut pada kami. Tunggu kami mengonfirmasinya.
  6. Pesanan Anda akan segera diproses.
  7. Anda tinggal menunggu produk sampai di alamat yang Anda kehendaki

Selain itu, Anda juga bisa membeli secara langsung lewat Bio Service Point. Sekarang Bio Service Point berlokasi di Yogyakarta, Jepara, dan Cirebon. Atau, Anda juga bisa menghubungi kami untuk mendapatkan alamat dan kontak agen kami yang paling dekat dengan tempat tinggal Anda.

Kiranya, itulah yang bisa kami sampaikan di artikel ini. Sekali lagi, kekayaan Indonesia mestinya menjadi hal yang harus kita syukuri. Kekayaan tersebut perlu kita gali terus menerus dan kita adaptasikan dalam produk-produk modern. Tak terkecuali warisan budaya berupa ukiran. Seni ukir sudah dikenal moyang Indonesia pada masa lalu. Hingga kini, terdapat banyak sekali jenis ukiran di Indonesia yang tak bisa disebut satu per satu. Di atas, hanya merupakan 5 contoh saja jenis ukiran Indonesia di antara ratusan bahkan ribuan jenis ukiran yang lain.

Yang tak kalah penting, kami juga merekomendasikan BioCide Insecticide. Insektisida ini akan membuat produk jenis ukiran Indonesia menjadi lebih tahan lama dan tidak mudah rusak. Sangat menarik, bukan?

Yuk, pesan BioCide Insecticide sekaran juga.

Leave a Comment