WPC: Komposit Kayu dan Plastik yang Sedang Naik Daun

Apa itu komposit kayu dan plastik? Yuk, baca pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Mengenal WPC (Wood Plastic Composite) atau Komposit Kayu dan Plastik

Pernahkah Anda mendapati suatu material yang membuat Anda bingung menentukan kategorinya? Anda mungkin sedang berada di sebuah restauran. Restoran tersebut memiliki pelataran tempat makan dengan lantai decking sebagai alasnya. Namun lantai decking itu membuat Anda bingung mengenai material dasarnya yang terbuat dari plastik atau terbuat dari kayu. Bisa jadi saat itu Anda sedang mendapati lantai dengan bahan WPC atau Wood Plastic Composite.

WPC adalah komposit yang terbuat dari bahan kayu serta termoplastik seperti PE, PP, PVC, dan juga PLA. Selain itu, WPC kadang juga memiliki kandungan ligno-selulosik dan filler anorganik. Penyatuan material kayu dan polimer sendiri dibantu dengan penggunaan additive.

WPC diproduksi dengan cara mencampurkan partikel-partikel kayu dalam resin termoplastik yang elah dipanaskan. Additive yang digunakan antara lain pewarna, coupling agent, UV stabilizer, blowing agent, foaming agent, dan juga lubricant. WPC bisa dibuat dari termoplastik baru atau termoplastik daur ulang seperti HDPE, LDPE, PVC, PP, ABS, PS, dan juga PLA.

lantai komposit kayu dan plastik

Siapa Pembuatnya?

Komposit kayu dan plastik dibuat dan dipatenkan oleh Covema Milan pada tahun 1960. Perusahaan Covema memproduksi WPC dengan brand Plastic-Wood. Dengan kata lain, sebetulnya material ini sudah sangat lama dibuat.

Kegunaan Wood Plastic Composite (WPC)

Meski sudah sangat lama dibuat, WPC baru populer belakangan ini sejak tahun 1990. Di Amerika Serikat, mulanya bahan ini digunakan sebagai bahan baku pembuatan lantai decking. Kemudian seiring berjalannya waktu, WPC juga banyak dipakai untuk:

  • Pembuatan pagar
  • Landscaping timber
  • Bangku taman dan bangku untuk anak-anak
  • Pembuatan pintu dan jendela, baik daun pintu serta jendela ataupun kusennya
  • Furniture indoor (dalam ruangan)

Kekurangan dan Kelebihan

Sebagaimana berbagai material pada umumnya, WPC pun memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Berikut ini keunggulan sekaligus kelemahan material berbasis Wood Plastic Composite.

alterntif text
komposit kayu dan plastik

Kelebihan

  • Bisa dimolding sehingga bisa didesain dengan bentuk yang sangat beragam
  • Secara umum lebih aman dari serangan jamur maupun kumbang bubuk apabila dibandingkan dengan kayu biasa
  • Bisa dibuat menggunakan bahan bekas, termasuk polimernya
  • Daur ulang WPC bekas ke WPC baru secara umum mudah dilakukan
  • Tidak perlu difinish (dicat). Biasanya bahan wood plastic composite telah dibuat dengan warna beragam mulai dari warna coklat sampai warna abu-abu.

Kekurangan

  • Meskipun secara umum lebih aman dari serangan hama dibanding kayu, namun demikian WPC tetap tidak benar-benar terproteksi dengan baik. Seiring berjalannya waktu, hama seperti rayap, kumbang bubuk, sampai jamur pun bisa menyebabkan kerusakan.
  • Daur ulang dari material WPC ke non WPC sangat sulit dilakukan.
  • Bahan polimernya rentan rusak akibat paparan sinar UV
  • Hadir dengan warna pabrikan yang tidak bisa dicat ulang. Meski menjadi keuntungan di satu sisi, namun di sisi lain hal ini pun bisa menjadi poin kelemahan karena banyak orang yang ingin melakukan refinishing pada produk mereka.
  • Air bisa meresap ke bagian kayu, sehingga menyebabkan kualitas menurun
  • Secara umum dari segi kekuatan, komposit kayu dan plastik ini masih kalah dibanding kayu solid unggulan.
  • Dari segi keindahan dan tekstur, WPC belum bisa menyamai keindahan kayu solid dan tekstur alami yang ditawarkannya.
  • Lebih rentan terbakar dibanding kayu karena mengandung plastik

Mana Mesti Digunakan? WPC atau Kayu Biasa?

Bagi Anda yang ingin memiliki decking, atau memang bergerak di jasa konstruksi bangunan, pertanyaan mengenai WPC dan kayu wajar saja diajukan. Saran kami, pilih material yang sesuai dengan kebutuhan saja. Untuk kualitas, kenyamanan, dan sifat aman serta ramah lingkungan, kami masih menyarankan penggunaan kayu. Apalagi bahan kayu pun bisa diawetkan dengan preservative (pengawet) yang bagus seperti pengawet yang kami sediakan BioCide Insecticide.

BioCide Insecticide menggunakan bahan aktif cypermethrin yang lebih aman bagi lingkungan tapi tetap mampu memberikan perlindungan efektif terhadap serangan hama rayap, teter, dan juga semut. BioCide Insecticide juga lebih mudah digunakan dan lebih terjangkau harganya. Dalam pemakaian bahan ini, Anda bisa memilih cara yang sederhana seperti penguasan (larutan BioCide dikuaskan pada kayu sebagaimana cat) atau cara yang lebih kompleks namun efektif seperti metode perendaman.

BIOCIDE INSECTICIDE

Keunggulan BioCide Insecticide lainnya adalah sifatnya yang tidak menyebabkan kayu jadi tidak bisa dicat. Sebab preservative ini bukan preservatif oil based atau berbasis minyak. BioCide cukup dilarutkan dengan air dan kayu pasca treatment dengan insektisida ini tetap bisa difinish dengan hasil yang baik.

Bagaimana dengan WPC? Apabila Anda memang ingin menggunakan komposit kayu dan plastik, maka gunakan saja material tersebut. Berkenaan dengan kekurangannya, kita bisa mengompensasi dengan kelebihan-kelebihan yang ditawarkan atau mengantisipasi kekurangan yang terjadi. Misalnya terkait dengan serangan rayap dan kumbang totor. Untuk kebutuhan ini, Anda pun bisa menggunakan insektisida kami. Jadi WPC bisa tetap aman digunakan tanpa takut serangan hama serangga perusak.

Yuk Beli BioCide untuk Kayu Solid dan WPC!

anti rayap

Nah bagi Anda yang ingin membeli BioCide, Anda bisa memilih beberapa cara pemesanan. Cara yang pertama adalah pembelian secara langsung. Anda tinggal berkunjung ke Bio Service Point yang berlokasi di Yogyakarta, Jepara, dan Cirebon. Atau, Anda juga bisa mengadakan pertemuan dengan teknisi serta marketing kami setelah sebelumnya membuat janji dengan Customer Service.

Cara kedua adalah pembelian secara online. Silahkan lakukan pembelian secara online apabila Anda merasa pembelian secara konvensional terlalu membuang waktu dan tenaga. Hubungi saja Customer Service kami dan Anda akan dipandu dalam proses pembelian yang cepat serta profesional. Apabila Anda ingin menanyakan informasi terkait BioCide, kami juga selalu siap memberikan jawaban yang dibutuhkan. Bila perlu teknisi kami yang berpengalaman akan membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda.

Kiranya, itu yang bisa kami sampaikan mengenai komposit kayu dan plastik atau WPC (wood plastic composite). Material ini sejatinya sudah lama ditemukan meski penggunaannya baru popular dekade ini. WPC paling sering digunakan untuk pembuatan elemen bangunan seperti pembuatan lantai decking atau lantai luar ruangan dan dalam ruangan. Penggunaan WPC memberikan keuntungan sekaligus kekurangan. Jadi, bila Anda bergerak di bidang usaha yang harus memertimbangkan penggunaan material ini, putuskanlah dengan cermat dan tepat. Baik kayu solid atau WPC sama-sama menawarkan opsi tersendiri. Pilih material yang paling cocok dengan kebutuhan dan budget Anda. Agar WPC dan dan kayu solid awet, jangan lupa gunakan BioCide Insecticide.

Semoga artikel mengenai komposit kayu dan plastik ini bermanfaat, ya!

WPC: Komposit Kayu dan Plastik yang Sedang Naik Daun

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply