Mengenal Aneka Jenis Kayu untuk Bantalan Rel Kereta Api

0
103
rel (2)

Terbuat apa rel kereta api? Bila Anda hanya menjawab “bahan logam”, jawaban Anda jelas tidak tepat. Ada satu bahan lainnya yang krusial digunakan. Bahan tersebut adalah kayu. Tentu saja tak semua jenis kayu bisa digunakan untuk kebutuhan ekstrim ini. Hanya beberapa saja yang masuk dalam daftar jenis kayu untuk bantalan rel kereta api.

Siapa tak kenal kayu dengan fungsinya yang begitu banyak? Ya, kayu memang merupakan material yang sangat berguna. Ia bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan mulai dari pembuatan furniture sampai pembuatan rangka bangunan. Kayu menyediakan material yang sangat ideal karena sifatnya yang kokoh namun juga bisa dibentuk dengan mudah. Ia masih lebih baik dari berbagai material sintetis yang telah dibuat manusia. Kayu juga jauh lebih unggul dari bahan logam untuk berbagai kebutuhan tersebut.

Di antara berbagai pemanfaatan kayu, secara umum kita mengenal penggunaan material tersebut untuk pembuatan komponen bangunan sampai perabot. Dengan mudah kita bisa melihat berbagai furniture berbahan dasar kayu, dan juga pintu serta rangka atap yang menggunakan material tersebut. Namun, di luar pemanfaatan ini, kayu pun sering dipakai untuk kebutuhan yang tergolong “ekstrim” dan sangat penting. Satu di antaranya adalah pemanfaatan kayu untuk bantalan rel kereta api.

Tak Semua Kayu Bisa Digunakan

Sebagai komponen rel kereta api, sudah pasti, kayu memiliki peran sangat penting. Kesalahan penggunaan atau pemasangan kayu bisa berakibat buruk karena berdampak langsung pada keselamatan orang. Dan oleh sebab itulah, jenis kayu yang digunakan untuk kebutuhan ini tak bisa dipilih secara asal. Kayu yang digunakan idealnya benar-benar harus tepat.

Berikut ini contoh aneka jenis kayu untuk bantalan kereta api yang sering digunakan.

Kayu Bangkirai atau Shorea laevis

Kayu bangkirai yang dimaksud di sini adalah bangkirai dari Kalimantan Timur dengan nama latin Shorea leavis. Kayu ini merupakan kayu kelas III dilihat dari tingkat keawetannya. Artinya, Shorea bukanlah kayu yang awet.

bangkirai
bangkirai

Kayu Meranti Batu atau Shorea platyclados

Sama seperti bangkirai, kayu ini termasuk dalam genus Shorea. Selain itu, kelas awetnya pun berada di rentang rendah sehingga bukan tergolong sebagai kayu yang tingkat keawetannya bagus.

Kayu Rasamala atau Altingia exelsa

Kayu rasamala adalah jenis kayu yang berasal dari Jawa Barat. Kayu ini memiliki nama latin Altingia exelsa. Dilihat dari tingkat keawetannya, kayu rasamala tergolong dalam kategori kayu kelas awet V. Jadi, kayu ini bisa dibilang kayu yang tingkat keawetannya sangat kurang.

Seperti Anda lihat di atas, ketiga kayu ini banyak dipakai untuk bantalan rel. Namun, kualitasnya jauh dari kriteria ideal bila dilihat dari keawetannya. Sebuah penelitian telah dilakukan oleh Djarwanto dan Sihati Suprapti pun pernah dilakukan menyangkut tema ini. Keduanya meneliti ketahanan ketiga jenis kayu di atas sebagai material untuk bantalan kereta api dan kaitannya dengan ketahananya pada jamur.

Hal ini sudah pasti harusnya menjadi peringatan bagi kita bersama. Apalagi mengingat kayu untuk kebutuhan ini harus hadir dalam kondisi yang betul-betul baik.

Rentan Serangan Hama, Tapi Bisa Diawetkan

rel rusak

Diletakkan di luar ruangan, dan bersentuhan dengan tanah secara langsung memang membuat kayu ini rentan diserang hama. Ada beragam jenis hama yang bisa menyebabkan kerusakan. Salah satunya adalah hama serangga dan juga jamur. Untuk jamur, penyebabnya jelas kelembaban dan spora jamur yang bertebaran di udara. Bagaimana dengan serangga? Ancaman serangga pada kayu untuk bantalan rel kereta api pun ada meski tak sebesar jamur. Sebab, digunakan untuk perlintasan, sudah pasti hama serangga tak dapat lama-lama berada di area tersebut. Namun antisipasi harus tetap dilakukan. Aplikasi treatment pengawetan yang menggunakan obat anti serangga juga perlu diterapkan. BioCide tentu saja masih menjadi pilihan terbaik dibanding antiseragga untuk wood preservation lainnya. Untuk kebutuhan ini, kita memang tak bisa main-main karena menyangkut dengan keselamatan para penumpang kereta api.

Pakai Insektisida BioCide Insecticide!

Jangan asal memilih! Untuk masalah jenis kayu untuk bantalan rel kereta api, memang diperlukan insektisida dengan kualitas yang baik. Di pasaran, terdapat banyak produk insektisida yang bisa diandalkan. Tetapi, bagaimana dengan kualitasnya?

Daripada rugi karena salah memilih insektisida, Anda bisa mengandalkan produk yang kami sediakan, lho. Di antiserangga.com ini, kami memang menawarkan produk BioCide Insecticide yang merupakan termisida (anti rayap), anti semut, anti totor (kumbang bubuk kayu), dan anti berbagai hama serangga perusak lainnya. Insektisida ini menggunakan formula dasar cypermethrin 100 EC yang memang memiliki spektrum target organisme yang luas. Artinya, dalam penggunaannya, BioCide Insecticide bisa digunakan untuk membasmi dan mencegah serangan berbagai jenis serangga sekaligus.

BIOCIDE INSECTICIDE

Yang menarik, sekarang Anda bisa mendapatkan insektisida ini dengan cara yang lebih mudah. Pemesanan dan proses pembelian bisa dilakukan secara online langsung dari website ini. Anda hanya perlu mengontak Customer Service Antiserangga.com. CS kami akan memandu Anda melakukan pemesanan mulai dari pengiriman data pemesanan, memberikan informasi nomor resi pengiriman, sampai membantu Anda memastikan kurir pengiriman bekerja dengan baik dan cepat. Jadi Anda tak perlu khawatir belanja online di antiserangga.com. Apalagi, selain mudah, kami juga menyediakan berbagai jenis produk Bio Industries lainnya mulai dari cat sampai lem.

Kesimpulan

Kayu memang merupakan yang multiguna. Tak sekedar bisa digunakan untuk membuat mebel dan rangka bangunan, kayu juga bisa digunakan untuk kebutuhan transportasi. Salah satunya adalah digunakan sebagai bantalan rel kereta api. Sudah pasti tak semua jenis kayu bis digunakan untuk kebutuhan ini. Idealnya, hanya kayu dengan kualitas tinggi yang bisa digunakan. Akan tetapi, nyatanya tidak demikian. Dari tingkat keawetannya, kayu-kayu yang kerap dipakai sebagai kayu untuk bantalan rel kereta api bukanlah kayu yang kelas keawetannya baik. Bangkirai, meranti batu, sampai rasamala tergolong sebagai kayu dengan kelas awet yang tidak begitu baik. Oleh sebab itulah, kualitas kayu harus ditingkatkan. Salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah adalah aplikasi treatment pengawetan.

Treatment pengawetan yang diaplikasikan ada aneka jenis kayu untuk bantalan rel kerera api memainkan peran sangat penting. Sebab pada treatment ini, kayu dibuat lebih tahan terhadap hama. Kayu-kayu itu diresapi dengan obat hama yang tepat. Makin bagus obat hamanya, maka kayu bantalan rel juga akan makin tahan terhadap aneka serangan hama baik itu jamur, rayap, hingga kumbang bubuk. Khusus untuk pengawetan anti serangga (rayap, semut, hingga kumbang bubuk), obat anti hama yang kami sarankan adalah BioCide Insecticide. Dengan sifat racun syaraf, insektisida ini akan membuat kayu bantalan rel semakin awet dan karenanya keamanan pengguna kereta api pun makin terjamin.

Sekiranya, demikian informasi mengenai jenis kayu untuk bantalan rel kereta api dan insektisida yang kami sarankan. Semoga artikel ini membantu Anda.

SHARE

Leave a Reply