Dalam dunia konstruksi bangunan dikenal beberapa istilah kayu seperti kayu kaso, balok, sampai kayu papan. Kira-kira, apa ya perbedaan kayu kaso, balok, papan, dan reng tersebut? Apakah tiap tipe kayu itu juga memiliki fungsi berbeda?

Indonesia merupakan salah satu negara dengan area hutan yang luas. Kita memiliki 133.300.543,98 hektar area yang merupakan hutan dengan segala keragaman biodiversitasnya. Dari hutan, berbagai produk alam kita dapatkan. Pada umumnya, hasil hutan bisa dibagi dalam 2 kategori, yakni hasil hutan kayu dan hasil hutan non kayu seperti rotan dan natural fiber.

Meski hasil hutan kayu tergolong tinggi, namun tidak semua kayu bisa digunakan. Hanya kayu-kayu dengan kualitas tertentu yang bisa dipakai untuk membuat furniture, bangunan, dan lain sebagainya. Nantinya, kayu-kayu yang bisa diperdagangkan inipun masih dibagi-bagi menurut mutu atau kualiasnya. Seperti yang dijelaskan pada artikel mengenai mutu kayu, secara umum, terdapat dua kategori mutu kayu, yakni mutu A dan mutu B.
Kayu dalam mutu A harus memenuhi syarat

  1. Arah lingkaran tahun maksimal 1/5 tebal kayu
  2. Maksimal 3,5 centimeter atau 1/6 lebar kayu maksimal
  3. Lubang ukuran 1,5 sampai 3 mm: maksimal 2 lubang per 100 centimeter kuadrat
  4. Lubang sampai dengan 1,5 mm 16 per 100 centimeter kuadrat
  5. Serat miring: tinggi maksimal 1/10
  6. Tidak boleh ada lubang di atas 3 mm
  7. Arah radial maksimal ¼ tebal kayu

Kayu dalam mutu B harus memenuhi syarat

  1. Maksimal 5 centimeter atau 1/4 lebar kayu maksimal
  2. Arah lingkaran tahun maksimal 1/4 tebal kayu
  3. Lubang ukuran 1,5 sampai 3 mm: maksimal 4 lubang per 100 centimeter kuadrat
  4. Lubang1,5 mm maksimal 32 per 100 centimeter kuadrat
  5. Lubang di atas 3 mm: maksimal 2 per 100 centimeter kuadrat
  6. Arah radial maksimal 1/3 tebal kayu
  7. Serat miring: tinggi maksimal 1/7

Berbagai faktor bisa memengaruhi mutu kayu. Cara kita mengolah kayu pun akan berdampak pada mutu kayu secara umum.

Perbedaan Kayu Kaso, Balok, Papan, dan Reng

perbedaan kayu kaso

Agar lebih mudah diperdagangkan di pasaran sendiri, kayu harus diubah dari kayu bulat log menjadi kayu yang berukuran lebih kecil. Pemotongan ini tidak wajib dilakukan, namun memang sangat umum dilakukan agar kayu lebih mudah dikirim serta diolah. Beberapa pengecualian bisa saja berlaku, misalnya pemesan kayu memang menginginkan kayu yang masih asli dalam bentuk log bulat.

Nah, untuk produk kayu yang dipotong sendiri, dunia konstruksi bangunan sebagai pengguna produk kayu, biasanya membagi kayu menurut ukuran pemotongannya. Terdapat istilah-istilah yang merujuk kayu dengan ukuran potongan yang berbeda, yakni kayu kaso, balok, papan, serta reng.

Apa ya perbedaan kayu kaso, balok, papan, dan reng? Berikut ini definisi singkat istilah-istilah tersebut,

  1. Kayu Kaso. Kayu kaso adalah kayu gergajian (kayu potong) yang biasanya memiliki ukuran dimensi 4 cm x 6 cm, 4 cm x 8 cm, dan 5 cm x 7 cm.
  2. Kayu balok adalah kayu gergajian yang berbentuk segi empat dengan tebal antara 6 cm sampai 8 cm dan lebar antara 12 sampai 15 cm.
  3. Kayu papan adalah kayu gergajian yang biasanya memiliki tebal 2 cm sampai 4 cm, dan lebar 10 cm sampai 30 cm.
  4. Kayu reng adalah kayu persegi paling kecil dengan ukuran 2×3 dan 3×4.

Selain itu, sebetulnya juga masih ada lagi beberapa istilah kayu yang lain, misalnya kayu tiang dan kayu galar. Kayu-kayu ini pun jamak digunakan dalam industry konstruksi bangunan.

Dalam pengerjaan konstruksi bangunan, kayu-kayu ini memiliki fungsi sendiri-sendiri.

alterntif text

Perbedaan Kayu Kaso, Balok, Papan, dan Reng menurut Fungsinya

  1. Kayu kaso biasanya digunakan untuk pembuatan plafon, bekisting ngecor dan lai-lain
  2. Kayu balok biasanya digunakan untuk kuda-kuda atap, kusen dan lain sebagainya
  3. Kayu papan biasanya digunakan untuk lisplang, bekisting cor, serta mebel
  4. Kayu reng sebagaimana namanya biasanya digunakan untuk dudukan atap genteng.

Memaksimalkan Kualitas Kayu Gergajian

Di atas telah dijelaskan perbedaan kayu kaso, balok, papan, dan reng. Dari ukuran ataupun dari fungsinya, kayu-kayu tersebut memiliki perbedaan. Dan memang, kayu-kayu itu didesain dengan potongan yang berbeda untuk mendukung fungsi yang berbeda. Dengan pemotongan ini, pekerja konstruksi akan lebih mudah membangun bangunan.

Meski demikian, sebetulnya baik kayu kaso sampai reng tergolong sebagai kayu gergajian. Kayu gergajian adalah kayu yang sudah dipotong. Kayu ini berbeda dari kayu log bulat yang sama sekali belum terpotong.

Dalam produksi kayu ini, mutu produk harus diperhatikan dengan baik. Ukuran kayu mesti presisi dan tingkat keawetan kayu juga harus baik.

Keawetan?

Keawetan kayu bisa diartikan sebagai derajat ketahanan kayu dari kerusakan yang disebabkan oleh hama serangga dan jamur. Secara alamiah, tiap kayu memiliki ketahanan sendiri. Namun di era woodworking modern, kita bisa meningkatkan kualitas kayu dengan treatment preservasi menggunakan obat pengawet.

Awetkan Kayu Gergajian dengan BioCide Insecticide

Pengawetan kayu dapat dilakukan dengan berbagai metode. Prinsipnya, obat pengawet harus bisa meresap ke dalam kayu. Kualitas hasil pengawetan ditentukan resapan pengawet dan juga obat pengawet yang digunakan.

Nah, agar hasil pengawetan Anda berhasil dengan baik, gunakan produk kami, BioCide Insecticide. BioCide Insecticide adalah varian produk pengawet BioCide. Produk ini secara khusus didesain untuk melindungi kayu dari serangan rayap, teter, semut, dan hama serangga lainnya yang suka bersarang dan memakan kayu. Dengan diresapi BioCide, kayu akan dijauhi oleh hama-hama tersebut.

Produk ini pun bisa Anda beli dengan harga yang terjangkau. Selain itu, Anda tak perlu khawatir dengan efek sampingnya. Sebagai pengawet berbasis air, BioCide tidak akan membuat kayu jadi sulit dicat!

Cara Membeli BioCide Insecticide

Yuk, segera beli BioCide Insecticide sekarang juga. Kunjungi kami di Bio Service Point untuk pembelian secara langsung. Adapun bagi Anda yang ingin membeli secara online, Anda bisa menghubungi kami via kontak yang disediakan. CS akan menjelaskan sekaligus memandu pemesanan Anda dengan profesional dan menyenangkan.

Kira-kira itulah yang bisa kami sampaikan mengenai perbedaan kayu kaso, balok, papan, dan reng di atas. Sebagaimana yang telah dibahas, tiap istilah kayu memiliki definisi tersendiri. Fungsi tiap kayu pun ternyata berlainan dalam pembuatan sebuah gedung. Tapi yang jelas, baik kaso, balok, papan, reng, galar, hingga kayu reng, merupakan kayu gergajian. Dan selain menentukan ukuran yang presisi, kayu gergajian perlu senantiasa ditingkatkan mutunya. Salah satunya dari aspek keawetan. Untuk mengawetkan kayu gergajian dan sekaligus memproteksinya dari serangan hama serangga, kita bisa menggunakan BioCide Insecticide.

Apapun perbedaan kayu kaso, balok, papan, dan reng, selalu pakai insektisida terpercaya, BioCide Insecticide!

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download redmi firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
Perbedaan Kayu Kaso, Balok, Papan, dan Reng
alterntif text

Leave a Reply

WhatsApp sekarang juga!