Apa iya, kayu perlu dikeringkan sebelum diawetkan? Sebab salah satu kunci sukses treatment pengawetan adalah tingkat penetrasi bahan pengawet ke dalam substrat kayu. Untuk mewujudkan ini, beberapa pihak mencoba mengeringkan kayu terlebih dahulu. Pertanyaannya, a

Pengawetan kayu adalah sebuah keniscayaan di era modern seperti sekarang ini. Kayu harus awet dan tahan lama supaya proses woodworking efisien dan tidak merusak alam. Makanya, beberapa negara bahkan dengan ketat menetapkan standar pengawetan untuk semua industri woodworking di dalamnya.

Nah, kali ini, antiserangga.com akan membahas mengenai salah satu kiat agar pengawetan berhasil. Salah satu hal terkait yang sering ditanyakan kepada kami adalah apakah kayu perlu dikeringakn dulu sebelum diawetkan? Tapi sebelumnya, mari kita bahas sejenak mengenai tingkat kesuksesan pengawetan.

Tingkat Kesuksesan Pengawetan Kayu

Tingkat kesuksesan pengawetan kayu ditentukan oleh banyak faktor. Salah satunya adalah tingkat peresapan bahan pengawet ke dalam kayu. Nah, agar peresapan pengawet bisa terjadi secara maksimal, ada kiat-kiat yang harus dilakukan. Misalnya, dalam metode perendaman, rasio pelarut dengan pengawet harus diperhatikan dengan baik. Konsentrasi larutan pengawet dengan konsentrasi di dalam sel kayu juga harus bisa ditentukan. Nah, salah satu kiat supaya penetrasi bahan pengawet berjalan dengan baik adalah dengan cara mengeringkan kayu tersebut terlebih dahulu.

Apa Kayu Perlu Dikeringkan Sebelum Diawetkan?

Pada prinsipnya, kayu harus dikeringkan di bawah titik saturasinya sebelum diaplikasikan treatment preservative. Kenapa? Bayangkan begini.

Apakah Kayu Perlu Dikeringkan Sebelum Diawetkan?

Kayu yang belum diawetkan masih terdiri atas jaringan yang sel-selnya penuh dengan air. Padahal kunci sukses pengawetan adalah peresapan bahan pengawet ke dalam kayu. Semakin dalam meresap, maka semakin baik.

Apabila kayu masih banyak mengandung air, peresapan bahan pengawet akan sulit sekali diaplikasikan. Dan karena itulah pengeringan perlu dilakukan.

Metode pengeringan kayunya sendiri bisa dilakukan secara kiln dry. Namun bisa juga dilakukan dengan cara air drying (pengeringan dengan diangin-anginkan di tempat terbuka saja). Hanya, untuk metode yang terakhir disebut tersebut, kita harus waspada terhadap serangan hama. Hama bisa saja menyerang ketika kayu sedang diangin-anginkan. Makanya, kita harus waspada. Dan bila perlu mengolesi kayu tersebut dengan sedikit bahan pengawet.

Tak Selalu Harus Dikeringkan

Namun ternyata tidak semua proses pengawetan membutuhkan metode pengeringan terlebih dahulu. Ada beberapa kayu yang relative mudah diawetkan tanpa pengeringan. Selain itu, kadang ada juga bahan pengawet yang bisa berdifusi dan berikatan dengan bagian dalam sel kayu. Jadi, treatment pengawetan tak perlu dilakukan.

Perlu Dipotong Dulu Tidak?

Apakah kayu perlu dikeringkan sebelum diawetkan? Ternyata jawabannya “ya” secara umum. Namun ada beberapa kayu yang tak perlu pengeringan dulu. Kini muncul pertanyaan baru. Apakah kayu perlu dipotong juga sebelum diawetkan?

alterntif text

Tentu saja, pemotongan kayu akan membantu peresapan bahan pengawet. Apalagi beberapa kayu memiliki kulit dan bagian luar yang keras yang sulit ditembus. Bila demikian adanya, pemotongan memang harus dilakukan terlebih dahulu.

Yang harus dipahami, bahan pengawet akan meresap ke dalam kayu hingga kedalaman tertentu saja. Bahan pengawet hampir pasti tidak akan meresap 100% ke seluruh substrat kayu. Ketika kita memotong kayu yang sudah diawetkan, pasti akan ada bagian yang terbuka yang belum diawetkan sama sekali. Dan bagian ini perlu pengawetan ulang, meski dengan cara yang sederhana. Prinsip ini wajib diketahui oleh pelaku usaha mebel. Ketika Anda membeli timber, lalu memotongnya lagi, Anda perlu mengawetkan bagian dalam pemotongan kayu yang baru dipotong tersebut.

Pengawet Kayu Terbaik ya BioCide Insecticide

Di atas kita sudah membahas mengenai apakah kayu perlu dikeringkan sebelum diawetkan. Secara umum, pengeringan memang akan membantu meningkatkan penetrasi bahan pengawet ke dalam substrat kayu. Dan hal-hal semacam ini perlu dipahami bagi kita agar hasil treatment pengawetan berhasil.

Namun selain masalah metodologis seperti ini, kita juga wajib memerhatikan kualitas bahan pengawet yang digunakan. Pilihlah bahan pengawet yang baik, yaitu BioCide Insecticide.

BioCide Insecticide adalah insektisida dengan bahan aktif cypermethrin 100 EC. Insektsida ini adalah insektisida pyrethroid yang efektif melindungi kayu dari rayap, kumbang bubuk, totor, dan berbagai hama serangga lainnya. Yang menarik, selain efektif, insektisida ini juga aman digunakan. Harganya pun terjangkau sehingga akan membantu Anda meningkatkan profit sebesar-besarnya.

Bisa Diaplikasikan dengan Berbagai Metode

Salah satu keunggulan BioCide Insecticide adalah sifatnya yang bisa diaplikasikan dengan berbagai metode. Anda bisa menerapkan insektisida ini dengan berbagai treatment pengawetan dari treatment non vakum tekan sampai treatment vakum tekan.

Anda bisa menggunakan BioCide Insecticide dengan cara:

  1. Menjadikannya larutan perendaman dalam metode pengawetan teknik rendam. Apakah kayu perlu dikeringkan sebelum diawetkan dengan metode ini? Jawabannya, tergantung kayu yang digunakan.
  2. Metode vakum tekan. Larutan BioCide Insecticide juga bisa diterapkan pada metode memanfaatkan alat-alat vakum tekan yang canggih.
  3. Metode kuas dan celup. Metode ini sering dipakai oleh pelaku usaha mebel dan kerajinan. Dan ya, BioCide Insecticide pun bisa diterapkan dengan metode ini. Meski tentu saja, hasil pengawetannya tak akan sebaik cara pertama dan cara kedua.

Kontak dan Pemesanan

Beli dan dapatkan sekarang juga BioCide Insecticide. Pembelian bisa dilakukan offline ataupun secara online (daring). Pembelian secara daring dengan cara memesan di kontak Customer Service kami. Atau, Anda juga bisa membeli di berbagai online shop. Sedangkan pembelian secara langsung dilakukan dengan membeli ke Bio Service Point atau lewat agen kami.

Yuk, segera dapatkan insektisida ini. Produk ini sudah terbukti di lapangan lho. BioCide Insecticide adalah andalan berbagai produk yang menjadi andalan berbagai pelaku usaha dari pelaku usaha mebel, kerajinan, dan lain sebagainya. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan layanan bebas konsultasi dengan membeli produk kami. CS, dan bila perlu teknisi kami akan membantu Anda dalam menerapkan BioCide insecticide supaya Anda bisa menggunakan produk ini dengan baik.

Simpulan

  1. Treatment pengawetan kayu adalah sebuah keniscayaan di era modern seperti sekarang ini. Treatment ini diperlukan supaya masa pakai kayu bertambah, dan agar produk kayu tidak mudah rusak dalam proses pengolahan.
  2. Treatment pengawetan bisa dilakukan dengan beberapa metode yang berbeda. Tapi yang terpenting adalah bahan pengawet bisa terpenetrasi dengan baik dalam substrat kayu tersebut.
  3. Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat penetrasi bahan pengawet adalah mengeringkan kayu terlebih dahulu. Ketika cairan dalam sel kayu berkurang, maka bahan pengawet bisa masuk ke sel-sel tersebut.
  4. Namun beberapa jenis kayu ternyata tak perlu dikeringkan dulu sebelum diawetkan.
  5. Selain masalah apakah kayu perlu dikeringkan sebelum diawetkan, pastikan juga Anda menggunakan bahan pengawet yang terbaik, BioCide Insecticide.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. Tim antiserangga.com akan terus memperbarui berbagai informasi menarik lainnya di situs ini.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
udemy free download
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
Apakah Kayu Perlu Dikeringkan Sebelum Diawetkan?
alterntif text

Leave a Reply

WhatsApp sekarang juga!