Pernahkah Anda mendengar mengenai bahan pengawet CCA (Chromate Copper Arsenate)? Kali ini, antiserangga.com akan mengulas mengenai bahan pengawet tersebut untuk Anda.

Kita semua tahu bahwa kayu adalah material organik yang berasal dari alam. Konsekuensinya, kita harus memahami bahwa kayu tidak akan bisa bertahan sangat lama dibanding bahan sintetis. Ini disebabkan, bahan organik mengandung zat yang selalu menarik perhatian berbagai organisme yang lain. Kayu, misalnya, merupakan bahan makanan bagi berbagai serangga, mikroorganisme, sampai fungi.

Ketidaktahanan kayu ini pun sebetulnya sudah dipahami banyak orang. Hampir semua orang sepakat, bahwa di balik indahnya kayu, material ini memiliki kekurangan berupa sifatnya yang tak terlampau awet.

Dan memang hal itu ada benarnya, meskipun, banyak pula kayu yang sangat tahan hama seperti jati dan ulin. Akan tetapi bila dilihat secara umum, ketidaktahanan kayu cukup signifikan. Di Indonesia, saja, 85% kayu merupakan kayu dalam kelas keawetan di bawah II. Sedangkan data dari Amerika Serikat menunjukkan bahwa kerusakan timber akibat jamur menyebabkan kerugian sampai 5 milyar US dollar pada tahun 2004.

Bagaimana dengan kerusakan timber akibat rayap? Kurang lebih 750 hingga 3.400 juta dollar habis gara-gara serangan hama tersebut. Angkanya akan bertambah semakin banyak bila kerusakan akibat hama yang lainnya dimasukkan.

Pengawetan Menjadi Kuncinya

Kerusakan kayu akibat berbagai jenis hama di atas bisa diantisipasi. Kunci utamanya terletak pada aplikasi treatment pengawetan.

pengawet cca

Beberapa kalangan sering mengkritik aplikasi pengawetan. Sebab, pengawetan dikhawatirkan mencemari lingkungan dan menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia. Kekhawatiran ini diperparah dengan pihak tak bertanggung jawab yang menerapkan pengawetan asal-asalan. Misalnya menggunakan terlalu banyak pengawet, dan membuang sisa pengawetan di alam begitu saja.

Padahal bila dilakukan dengan benar, treatment pengawetan akan mendatangkan manfaat yang besar. Bahkan penerapan pengawetan akan membantu usaha pelestarian alam. Sebab apabila kayu tidak mudah rusak, maka pohon-pohon di alam pun tak perlu cepat ditebangi.

Selain itu, yang orang lain sering lupa adalah, dunia woodworking terus mengalami kemajuan. Bahan pengawet yang dipakai di zaman ini pun sudah makin baik dan eco friendly dibanding bahan pengawet pada masa lalu.

Hal ini bisa dilihat pada kasus obat pengawet copper chromate arsenate. Nah kali ini, antiserangga.com akan membahas mengenai bahan pengawet tersebut.

alterntif text

Bahan Pengawet CCA atau Cooper Chromate Arsenate

Pada tahun 1930, Cooper Chromate Arsenate diformulasikan dan kemudian berkembang menjadi pengawet yang paling banyak digunakan di dunia. Tahukah Anda bahwa pada masa itu, 90% bahan pengawet di Amerika Serikat yang dipasarkan memanfaatkan formula tersebut khusus untuk kayu kontak dengan tanah dan air laut?

Cooper Chromate Arsenate sebagaimana namanya mengandung copper (tembaga), chromate (kromatorium), dan arsenate (arsen). Bahan ini berasal dari campuran chromic acid, cupric oxide, serta arsenic pentoxide Rasio penggunaan bahan ini biasanya berbeda antara satu produk dengan yang lain. Namun pada umumnya, digunakan rasio 47.5% chromium trioxide, 18.5% Copper oxide, dan 34% arsenik.

Penggunaan bahan pengawet CCA terus Berjaya selama 70 tahun. Obat ini terbukti mampu memberikan perlindungan pada kayu pada berbagai lingkungan. Masa pakai kayu bertambah dan produsen kayu hingga konsumen pun merasa diuntungkan.

Hanya saja, setelah masa kejayaannya tersebut, bahan ini mulai ditinggalkan. Alasannya? Yang jelas bukan karena adanya tandingan dari bahan tersebut. Meski, formula lain pun terus bermunculan dengan hasil yang sangat baik.

Masalah Keamanan Pengawet CCA (Cooper Chromate Arsenate) yang Dipertanyakan

Faktor utama yang menyebabkan Cooper Chromate Arsenate tak dipakai lagi disebabkan masalah keamanannya. Penggunaan arsenic dan kromium dianggap membahayakan manusia karena keduanya bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang tidak main-main.

Hal ini berujung pada ketidakpercayaan masyarakat akan produk tersebut, dan pemerintah yang makin membatasi penggunaannya. Sementara itu, formula pengawet lain juga mulai dibuat. Banyak di antaranya yang sudah tidak menggunakan kromium maupun arsenic. Dan pengawet-pengawet itupun diterima masyarakat dengan baik. Hanya saja, kebanyakan masih tetap mengandalkan copper bone dalam formulanya.

Hingga tahun 2000an banyak yang terus mencari alternatif preservative kayu non copper. Beberapa perusahaan pun mencoba memodifikasi pestisida pertanian sebagai bahan pengawet. Ada yang berhasil, namun ada juga yang gagal di tengah jalan.

Intisari

Apa yang bisa kita dapatkan dari pembahasan di atas?

  1. Pertama, kita tahu bahwa treatment pengawetan merupakan salah satu cara efektif untuk mencegah kerugian akibat kerusakan kayu.
  2. Kedua, kita tahu bahwa pengawet CCA atau Cooper Chromate Arsenate merupakan pengawet yang sangat populer dan banyak diandalkan pada zamannya.
  3. Namun demikian, popularitas CCA dan efektivitasnya melindungi kayu tak membuatnya kebal kritik. Produk ini dinilai sangat berbahaya bagi alam ataupun bagi manusia.
  4. Makin lama, popularitas bahan ini menurun. Pemerintah pun membatasi penggunaannya.
  5. Untungnya, pasar telah melahirkan berbagai bahan pengawet lainnya yang lebih aman namun dengan efektivitas yang tak kalah dengan preservative CCA.

Pengawet yang Aman? BioCide Insecticide Jawabannya

Produk pengawet yang aman merupakan sebuah keniscayaan di era modern seperti sekarang ini. Makanya, jangan coba-coba mengabaikan faktosalr keamanan saat Anda hendak membeli obat pengawet.

Kami di Bio Industries, menyediakan pengawet yang paling aman namun tetap sangat efektif, BioCide Insecticide. Insektisida ini tergolong sebagai phyretoid preservatives. Insektisida ini memiliki spektrum luas sehingga bisa melindungi kayu dari rayap, teter, semut, dan lain sebagainya. Penggunaannya juga mudah dan bisa diaplikasikan dengan berbagai metode.

Selain itu, harga BioCide Insecticide juga lebih terjangkau. Hal ini akan membuat Anda bisa lebih hemat karena Anda tak perlu menghabiskan banyak uang untuk produk pengawet mahal yang kualitasnya kurang.

Kontak dan Pemesanan BioCide Insecticide

Silahkan pesan BioCide Insecticide. Insektisida ini bisa Anda beli dengan berbagai cara. Anda bisa membelinya di Bio Service Point yang merupakan tempat di mana Anda bisa memperoleh aneka produk Bio Industries. Anda juga bisa membeli secara online dengan menghubungi kontak Customer Service Antiserangga.com.

Membeli BioCide Insecticide akan memberikan banyak keuntungan kepada Anda. Apalagi insektisida ini sudah banyak digunakan para pelaku usaha dari pelaku usaha mebel sampai konstruksi bangunan. Kami pun akan sentiasa membantu Anda apabila Anda mengalami kesulitan. Anda tinggal menelepon CS kami, dan kami akan memberikan arahan serta tips supaya Anda sukses menerapkan pengawetan kayu berbasis BioCide Insecticide.

Nah, demikianlah informasi yang bisa kami bagikan mengenai pengawet CCA atau Cooper Chromate Arsenate. Pengawet ini sekali lagi merupakan salah satu pengawet yang begitu banyak digunakanpada zamannya. Namun tingkat keamanannya demikian buruk sehingga membuatnya dilarang digunakan. Kini, publik beralih pada produk pengawetan yang aman namun tetap efektif digunakan seperti BioCide Insecticide.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download lava firmware
Download WordPress Themes
lynda course free download
Mengenal Pengawet CCA (Chromate Copper Arsenate)
alterntif text

Leave a Reply

WhatsApp sekarang juga!