Mengenal Kayu Akasia dan Manfaatnya

Dengan lebih mengenal kayu akasia dan manfaatnya akan membuat cara pengolahan dan penggunaan kayu akasia lebih optimal.

Material kayu diolah dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan furnitur yang terus meningkat. Nah, kayu akasia adalah salah satu jenis kayu yang bisa digunakan sebagai bahan baku kayu yang berasal dari material alami. Dalam artikel ini akan dibahas beberapa manfaat dari keberadaan kayu akasia.

Mengenal Kayu Akasia

Akasia adalah tumbuhan pohon sejenis semak-semak yang berasal dari Afrika. Pohon akasia mampu tumbuh sampai tinggi mencapai 30 meter. Pohon ini dilengkapi dengan batang bebas cabang dan arahnya lurus ke atas. Dari bentuknya yang demikian, tak heran jika kayu dari pohon ini sering digunakan sebagai bahan baku pembuatan mebel atau furniture.

Pohon akasia memiliki serat yang lurus hingga bertautan dangkal. Tekstur dari seratnya juga cukup halus, bahkan ada yang benar-benar halus dan tampak seragam. Kerapatan kayu akasia cukup bervariasi, sekitar 450 sampai 690 kg/m3 dengan kadar air atau MC kayu sekitar 15%.

Akasia juga dikenal dengan sebagai kayu yang memiliki serat padat dan kuat sehingga tidak heran jika banyak yang memilih untuk memanfaatkan kayu akasia sebagai bahan baku furniture. Terutama bagi yang sangat membutuhkan pengganti kayu jati karena harga kayu jati yang cukup mahal.

Baca juga: Pengawet Kayu Akasia Untuk Meningkatkan Potensi kayu

Kayu akasia punya harga yang lebih murah dibanding kayu jati. Walau secara kualitas akan ada perbedaan dari kayu jati namun perbedaan itu bisa diminimalisir untuk penggunaan tertentu. Jika berbicara tentang pemanfaatan kayu akasia secara umum, diperlukan banyak pertimbangan.

Yang kerap menjadi pertimbangan adalah kualitas, karena yang dikenal sebagai kayu dengan kualitas terbaik tetap jati. Tapi jika diperhatikan, untuk memaksimalkan pengolahannya, perawatan terhadap kualitas kayu akasia juga sangat penting untuk dilakukan.

Karakteristik Kayu Akasia

gambar potongan kayu akasia
Kayu akasia

Permukaan kayu akasia sangat halus. Jika dilihat sekilas, terkadang tekstur kayu akasai mirip dengan kayu jati. Nilai jual dari jenis kayu ini juga cukup tinggi, juga termasuk salah satu pilihan kayu yang banyak digemari.

Kayu akasia memiliki beberapa karakteristik atau ciri khas mudah dikenali. Warna kayu akasia terlihat seperti kombinasi antara warna putih dengan cokelat yang tampak pada tiap lingkaran kayu. Kayu akasia cukup berat dengan tekstur lebih keras jika dibandingkan dengan kayu lainnya.

Bau kayu ini kurang bersahabat, bahkan cenderung mirip dengan abu air kencing. Bau ini pula yang membantu kayu akasia tidak disukai oleh serangga, terutama ngengat.

Baca juga: Distributor Cat Kayu yang Bagus Orchid untuk Furniture Ekspor

Akasia juga termasuk jenis kayu yang mudah untuk dibentuk walaupun dasarnya akasia adalah jenis kayu keras. Penggunaan kayu ini sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Sentuhan langsung antara kayu dengan tanah maupun dengan air akan meningkatkan suhu dan kelembaban.

Jika hal itu terjadi, kualitas kayu akasia akan lebih mudah menurun dengan adanya peningkatan resiko serangan  serangga perusak kayu.

Manfaat Kayu Akasia

Sebagai salah satu jenis kayu dengan nilai jual tinggi, kayu akasia berada di bawah kayu jati sebagai bahan baku perabotan kayu. Kayu akasia dapat dibentuk menjadi berbagai macam perabotan. Selain untuk kebutuhan pembuatan perabotan, kayu ini juga memiliki berbagai manfaat lain. Di antaranya,

  1. Sebagai bahan perabotan, terutama untuk kebutuhan perabot indoor.
  2. Dapat dimanfaatkan sebagai bahan hiasan rumah yang unik. Pemanfaatan ini juga membuktikan bahwa kayu akasia mudah untuk dibentuk.
  3. Bisa menjadi bahan campuran parfum. Melalui proses penyulingan, kayu akasia akan menghasilkan aroma menarik tidak seperti aroma air kencing pada kayunya.
  4. Dapat digunakan sebagai hiasan. Kayu akasia, terutama yang sudah membatu karena proses alami yang biasanya bisa ditanam dan diubah untuk tanaman hias. Seperti halnya bonsai.
  5. Kayu akasia dapat menjadi bahan obat-obatan karena kandungan tanin yang dapat diolah menjadi astringen. Kandungan tanin dalam kayu ini dapat dimanfaatkan untuk mengobati aneka penyakit, seperti rabies, gangguan seksual pria, menormalkan kadar gula darah, dan penyakit lainnya.
  6. Bisa digunakan untuk bahan konstruksi rumah atau bangunan. Beberapa wilayah di Indonesia sudah menggunakan kayu akasia sebagai bagian dari bahan konstruksi rumah. Meski keras dan memiliki bau yang menyengat, kekuatannya membuat kayu ini tetap banyak disukai.
  7. Dapat dimanfaatkan untuk pembuatan serat kertas. Pengolahan lanjutannya bahkan dapat digunakan sebagai kardus, bahan pengemas, maupun produk sejenisnya yang mengandalkan kertas sebagai bahan baku utamanya.

Kayu akasia memiliki banyak manfaat hingga dapat diandalkan pada berbagai kebutuhan. Namun jangan lupa untuk selalu memaksimalkan penggunaan jenis kayu ini dengan melakukan perawatan. Untuk meningkatkan proses pengolahan maupun menjaga penggunaan material kayunya sebagai bagian konstruksi, Anda tentu memerlukan perawatan.

Leave a Comment