Ini Cara Perawatan Gudang agar Bebas Hama!

Gudang atau werehouse jelas punya posisi penting bagi sebuah usaha. Karenanya, diperlukan perawatan gudang yang baik. Berbagai ancaman yang bisa merusak gudang dan barang di dalamnya harus diantisipasi dengan tepat.

Dalam satu rangkaian proses produksi, barang yang sudah selesai dibuat akan disimpan di gudang. Hal ini terutama berlaku untuk produksi yang dilakukan secara kontinyu. Dengan proses pengiriman yang bergantian dan perlunya pasokan baru untuk cadangan ataupun supply selanjutnya, tentu saja penyimpanan di gudang vital dilakukan. Werehouse atau gudang, dengan demikian memiliki arti penting bagi sebuah perusahaan. Ia menjadi tempat stok produk, dan produk itu sendiri merupakan benda vital di sebuah perusahaan. Pada produk yang disimpan di gudang terkandung nilai luar biasa hasil kerja buruh yang dapat memberikan keuntungan ataupun profit bagi perusahaan.

Ketika Gudang Terancam Rusak

Memiliki gudang merupakan salah satu cara perusahaan agar alur produksi yang dilakukan tidak terbuang sia-sia. Meskipun demikian, keberadaan gudang juga bisa menjadi ancaman tersendiri. Ancaman tersebut terjadi ketika pada gudang di mana produk seharusnya tersimpan dengan aman, kerusakan malah terjadi. Ancaman kerusakan ini bisa terjadi karena berbagai hal. Dan sudah menjadi konsen tersendiri pada berbagai perusahaan woodworking, makanan, dan lain sebagainya.

Kerusakan produk yang disimpan di gudang sendiri terjadi karena berbagai hal. Tapi bila diringkas, penyebabnya adalah kondisi gudang yang tidak ideal. Ada dua faktor yang secara langsung atau direct bisa menyebabkan kerusakan produk.

  1. Faktor abiotik
    Contohnya adalah kelembaban, suhu udara, hingga kelancaran aliran udara
  2. Faktor biotik
    Contohnya adalah serangan jamur, bakteri pembusuk, dan serangga perusak seperti rayap dan semut
    Meskipun demikian, harus dipahami bahwa kedua faktor tersebut pada realitanya sering berkombinasi. Contohnya, kondisi gudang yang lembab yang menjadi pemicu tumbuhnya jamur. Atau, keberadaan rayap yang menggerogoti beberapa sisi gudang seperti bagian lantai yang membuat gudang menjadi kotor. Kotornya gudang tersebut akan memicu munculnya bakteri dan jamur yang pada akhirnya akan meningkatkan kelembaban pada gudang.

Perlunya Perawatan Gudang

Dengan menyadari bahwa gudang bisa menjadi sumber ruginya perusahaan, tentunya suatu teknik perawatan perlu dilakukan. Proses perawatan harus dimaksudkan dengan tujuan mengendalikan faktor abiotik dan biotik pada gudang. Misalnya saja dengan:

  1. Memastikan kelembaban gudang terjaga
  2. Memastikan suhu gudang ideal dengan produk yang disimpan di dalamnya
  3. Melakukan pembersihan secara berkala, baik itu harian, mingguan, ataupun bulanan
  4. Mengendalikan rayap dan hama lainnya seperti jamur dengan treatment secara kontinyu
    Perawatan gudang dengan memastikan suhu ruangan terjaga bisa dilakukan dengan menerapkan sistem ventilasi yang baik hingga menggunakan Air Conditioner. Di luar itu, kami juga menyarankan dua hal yang sama pentingnya.

Perawatan Gudang dengan Penyerap Kelembaban Ruang

Tips pertama yang kami sarankan adalah pemakaian penyerap kelembaban ruangan. Sebagaimana yang kita tahu, udara lembab adalah udara yang rentan menjadi sumber tumbuhnya jamur dan bakteri pembusuk. Kedua organisme ini sudah pasti memiliki efek buruk bagi produk yang disimpan di dalam gudang.

Mengapa demikian? By definition, udara yang lembab adalah udara yang mengandung banyak air. Semakin tinggi kelembaban udara, semakin besar pula kandungan air di dalamnya. Pada satu waktu, molekul air dalam udara ini akan berkumpul dan menempel pada permukaan solid lalu menciptakan embun. Embun-embun ini kadang tidak terlihat sama sekali, tetapi bisa dirasakan basah ketika kita menyentuhnya. Adanya embun dari udara lembab akan memicu bakteri pembusuk dan jamur untuk tumbuh. Apalagi ketika area gudang juga kurang bersih. Kombinasi debu yang mengandung nutrisi dan air dari udara akan membuat jamur hingga bakteri tumbuh dengan subur.

alterntif text

Keberadaan penyerap kelembaban bisa diandalkan dalam situasi ini. Penyerap kelembaban adalah bahan yang secara khusus dibuat untuk bisa menangkap molekul air di udara. Keberadaan penyerap kelembaban bisa diintegrasikan dengan strategi perawatan gudang secara berkala. Sebab, penyerap kelembaban juga bisa jenuh air. Tatkala, material sudah banyak mengikat air, maka penyerap kelembaban sudah tidak bisa dipakai lagi dan harus diganti dengan penyerap kelembaban yang baru. Selain itu, harus juga diingat bahwa pemakaian penyerap kelembaban harus dilakukan pada kondisi ruangan tertutup. Bila ruangan dibiarkan terbuka, tentunya akan ada udara masuk yang membawa molekul air baru sehingga masa berlaku penyerap kelembaban menjadi cepat habis.

Gunakan BioCide untuk Treatment Anti Rayap secara Berkala

Tips kedua yang kami sarankan adalah aplikasi BioCide untuk menjaga bangunan dari rayap, semut, dan berbagai serangga perusak lainnya. Aplikasi BioCide sendiri bisa dilakukan:

  1. Treatment yang sifatnya sistemik. Misalnya dengan menerapkan sistem injeksi anti rayap. Pada treatment tersebut, area sekitar gedung hingga bagian pondasi gedung ditanami dengan pipa yang diisi insektisida secara berkala.
  2. Treatment pembasmian. Treatment dilakukan tatkala ditemukan serangga yang bisa menyebabkan kerusakan pada gudang.
    Sebetulnya, gudang yang didesain secara profesional, pastilah sudah ditreatment dengan treatment anti rayap. Tetapi, akan lebih baik apabila treatment tersebut diwujudkan pada sistem seperti sistem injeksi yang bersifat kontinyu. Sebab treatment pra konstruksi yang diterapkan akan kadaluarsa ketika obatnya sudah tidak efektif. Bila dibangun sistem yang terintegrasi, maka pada pencegahan rayap berikutnya, kita tinggal mengaplikasikan obat anti rayap seperti BioCide dengan lebih mudah.

Saran kami atas pemakaian BioCide pada perawatan gudang sendiri didasarkan pada fakta bahwa insektisida ini memiliki berbagai keunggulan. BioCide merupakan insektisida dengan spektrum yang luas. Insektisida ini mampu dipakai untuk mencegah keberadaan rayap, semut, hingga hewan-hewan seperti tikus. BioCide Insecticide sendiri menggunakan bahan aktif cypermethrin. Cypermethrin adalah neurotoksin yang memiliki khasiat cepat akan tetapi lebih mudah diuraikan di alam. Dengan demikian, pemakaian insektisida ini jelas lebih aman dilakukan dibandingkan dengan insektisida yang lain.

Kesimpulan

Bahasan panjang di atas menekankan pada pentngnya dilakukan perawatan gudang. Sebab gudang atau werehouse merupakan tempat krusial yang digunakan untuk menyimpan produk perusahaan atau bahan baku yang hendak dipakai. Keberadaan werehouse sendiri lumrah pada perusahaan besar yang secara kontinyu melakukan proses produksi. Akan tetapi, hadirnya gudang jelas juga memberikan tantangan. Kerusakan pada gudang harus diantisipasi dengan langkah yang tepat.

Atas berbagai kiat yang bisa dilakukan, terdapat dua hal yang kami sarankan. Yang pertama adalah pemakaian penyerap kelembaban. Penyerap kelembaban akan membuat gudang menjadi kering. Hal ini akan menekan hama-hama seperti jamur dan bakteri pembusuk yang biasa tumbuh pada kondisi udara lembab. Sedangkan yang kedua adalah penggunaan insektisida yang tepat untuk mencegah dan membasmi serangga perusak gudang. Insektisida yang kami sarankan adalah BioCide Insecticide. Sebab insektisida ini memiliki berbagai keunggulan dibanding insektisida lainnya.

Ini Cara Perawatan Gudang agar Bebas Hama!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply