Daftar Jenis Bahan Aktif Fungisida dan Bakterisida

Pilih fungisida dari berbagai daftar bahan aktif fungisida dan bakterisida untuk atasi serangan jamur.
Pilih fungisida dari berbagai daftar bahan aktif fungisida dan bakterisida untuk atasi serangan jamur.

Berikut ini kami sajikan daftar jenis bahan aktif fungisida dan bakterisida. Beberapa bahan aktif pada tabel di bawah ini bisa digunakan dalam produk fungisida maupun bakterisida. Fungisida adalah bahan yang mengandung senyawa beracun yang diformulasikan untuk membunuh berbagai jenis jamur atau fungi. Sedangkan bakterisida adalah bahan yang mengandung senyawa beracun yang diformulasikan untuk membunuh berbagai jenis bakteri.

Pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda di antara daftar jenis bahan aktif fungisida dan bakterisida berikut ini.

Pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda di antara daftar jenis bahan aktif fungisida dan bakterisida berikut ini.

 Tabel Daftar Jenis Bahan Aktif Fungisida dan Bakterisida

Bahan Aktif Golongan Produk Terkandung
Almunium fosetil Organofosfat Fungisida
Asam fosfit Fungisida
Asam oksoklinik Antibiotik Bakterisida
Asam tolklofos Pirimidin Fungisida
Asibensolar-s-metil Tiadiazol Fungisida
Bupirimat Pirimidin Fungisida
Fenamidon Ditiokarbamat,
organomangan,
organoseng
Fungisida
Belerang Anorganik Fungisida
Benomil Benzimidazol,
MBC
Fungisida
Dimikonazol Triazol Fungisida
Epoksikonazol Diskarboksimid Fungisida
Azakonazol Triazol Fungisida
Azoksistrobin Pirimidin Fungisida
Dimetomorf Morfolin Fungisida
Flusilazol Triazol,
organosilikon
Fungisida
Flutalonil Anilida,
trifluorometil
Fungisida
Ftalida Asam ftalat Fungisida
Fenarimol Pirimidin Fungisida
Fenbukonazol Triazol Fungisida
Iprodion Diskarboksimid Fungisida
Iprovalikarb Karbamat Fungisida
Folpet Ftalimid,
organoklor
Fungisida
Iminoktadin Diskarboksimid Fungisida
Heksakonazol Triazol Fungisida
Maneb Ditiokarbamat,
organomangan
Fungisida
Mankozeb Ditiokarbamat,
organomangan,
organomangan
Fungisida
Kaptan Ftalimid Fungisida
Karbendazim Benzimidazol,
MBC
Fungisida
Kasugamisin Antibiotik Fungisida
Bakterisida
Klorotalonil Kloronitile Fungisida
Metalaksil Asilalanin Fungisida
Metalaksil-M Asilalanin Fungisida
Mefenoksam Pirimidin Fungisida
Metaflumizon
Propineb Karbamat,
organoseng
Fungisida
Simoksanil Urea Fungisida
Metil tiofanat Karbamat,
benzimidazol,
MBC
Fungisida
Metiram Ditiokarbamat,
organoseng
Fungisida
Tetrakonazol Azol Fungisida
Tiram Ditiokarbamat,
organoseng
Fungisida
PCNB quintozin) Quintizin Fungisida
Prokimidon Anilida,
diskarboksimid
Fungisida
Propamokarb hidroklorida Karbamat Fungisida
Triadimenol Triazol Fungisida
Tridemorf Morfolin Fungisida
Oksitetrasiklin Antibiotik Bakterisida
Siprokonazol Triazol Fungisida
Streptomisin sulfat Antibiotik Bakterisida
Tebukonazol Triazol Fungisida
Tembaga Anorganik Fungisida
Propikonazol Triazol Fungisida
Mikobutanil Triazol Fungisida
Triadimefon Triazol Fungisida
Ziram Ditiokarbamat,
organoseng
Fungisida
Zoxamide Pirimidin Fungisida
Triflumizol Trifluorometil,
imidazol
Fungisida
Validamisin Antibiotik Fungisida
Zineb Ditiokarbamat,
organoseng
Fungisida

Kapan dan Kenapa Fungisida Digunakan?

Sebagaimana disebut di atas, fungisida merupakan produk yang didesain untuk mencegah dan atau membasmi jamur. Kenapa menggunakan produk ini? Tentu alasannya karena banyaknya hama jamur di kehidupan kita. Jamur sebetulnya merupakan salah satu organisme penting dalam ekosistem. Namun, ada kalanya memang organisme ini bisa menyebabkan berbagai jenis kerugian. Lihat saja di tembok-tembok kita yang lama. Bukan sekali dua kali kita menemukan tumbuhnya jamur yang membuat tembok terlihat sangat buruk. Masalah seperti ini bisa menimbulkan kerugian besar dalam dunia usaha. Hampir semua usaha, terutama usaha yang menggunakan bahan organik rentan mengalami kerusakan akibat jamur. Misalnya saja:

1. Usaha mebel atau furniture
2. Usaha pertanian
3. Usaha tekstil
4. Usaha makanan
5. Usaha pembuatan berbagai kerajinan

Ada dua jenis kerusakan yang bisa disebabkan oleh serangan jamur. Yang pertama adalah kebusukan produk usaha. Misalnya, makanan dan hasil panen yang jadi busuk. Sedangkan yang kedua adalah kerusakan estetika. Kerusakan estetika ini bisa ditemukan pada kasus jamur blue stain yang kerap menyebabkan kerusakan pada kayu mebel dan kerajinan. Jamur blue stain menyebabkan kayu berubah warna menjadi biru dan kehitaman.

alterntif text

Untuk mengatasi masalah-masalah itulah fungisida atau antijamur digunakan. Tiap produk fungisida sendiri memiliki manfaat sendiri-sendiri tergantung bahan aktifnya. Karena itu pilihlah produk yang tepat.

Kapan dan Kenapa Bakterisida Digunakan?

Selain fungisida, bakteri ternyata juga bisa menyebabkan kerusakan dan kerugian dengan jumlah tidak sedikit. Bakteri bisa menyebabkan produk menjadi busuk dan keindahan produk juga terganggu. Kadang, bakteri bersama jamur juga ditemukan bersimbois dan menyebabkan kerusakan yang sangat parah. Karenanya, beberapa produk fungisida didesain sebagai bakterisida juga. Produk didesain supaya bisa membasmi jamur sekaligus bakteri. Bahan aktif fungisida dan bakterisida yang dipakai juga pasti sangat spesifik. Bagi Anda yang ingin membeli anti jamur sekaligus anti bakteri, pastikan Anda membeli produk yang tepat. Bila Anda masih ragu, ada baiknya Anda bertanya langsung pada manufaktur produk terkait.

Apa yang Dimaksud dengan Bahan Aktif?

Di atas telah dijelaskan mengenai bakterisida dan juga fungisida. Selain itu, juga sudah dijabarkan daftar bahan aktif fungisida dan bakterisida. Pertanyaannya, apa yang dimaksud dengan bahan aktif? Seberapa krusialkah bahan ini?

Secara umum, bisa dikatakan bahwa bahan aktif suatu produk memang memiliki peran sangat penting. Sebab bahan inilah yang menjadi inti kerja dari produk pestisida baik itu fungisida, bakterisida, termisida, dan lain sebagainya.

Bahan aktif juga menentukan:

1. Aman dan tidaknya produk tersebut digunakan. Ingatkah Anda mengenai DDT? Insektisida dengan bahan DDT bukan hanya 1 saja. Tapi semua pestisida mengandung DDT dilarang karena terbukti membahayakan alam.
2. Cara kerja. Misalnya mengenai bagaimana pestisida tersebut dilarutkan dan juga diaplikasikan pada produk.
3. Kinerja. Berdasarkan cara kerjanya, pestisida bisa dibagi menjadi dua, yaitu sistemik dan kontak. Kategori pestisida sebagai pestisida sistemik dan kontak ini ditentukan bahan aktif yang dipakai. Contoh, insektisida golongan pyrethroid adalah insektisida racun kontak, bukan sistemik.

Selain Fungisida dan Bakterisida, Gunakan juga Insektisida

Dalam berbagai kebutuhan, kita sudah mengetahui bagaimana bakterisida dan fungisida memiliki peran krusial. Tapi ingat, selain bakterisida dan fungisida, pada berbagai kebutuhan tersebut juga dibutuhkan insektisida. Dan sebagaimana antibakteri serta antijamur, anti serangga pun sangat dipengaruhi oleh bahan aktif yang digunakan.

Insektisida sendiri secara definisi bisa diartikan sebagai obat untuk mencegah dan atau membasmi hama serangga. Serangga atau insekta dikenal menjadi perusak pada berbagai bidang kehidupan. Yang paling populer adalah rayap. Anda tentu tahu bukan bagaimana rayap bisa menyebabkan kerugian besar di bidang properti, pertanahan, sampai perkebunan?

Pada usaha seperti usaha kuliner ;pun, kehadiran rayap bisa menyebabkan masalah luar biasa. Pasalnya, rayap bukan hanya merusak bangunan tapi juga bisa membuat pengunjung tidak nyaman. Padahal, kenyamanan adalah salah satu faktor utama yang menentukan betah dan tidaknya pengunjung.

Masih banyak lagi jenis serangga lainnya yang bisa merusak, contohnya selain rayap adalah:

1. Kumbang totor atau kumbang bubuk. Jenis kumbang ini bisa melubangi produk kayu dan menghasilkan serpih kayu atas aktivitasnya. Kumbang bubuk meletakkan telurnya di dalam kayu. Ketika menetas, larva akan memakan kayu dari dalam sehingga mengeluarkan kotoran serta bekas galian serbuk kayu.
2. Berbagai jenis serangga penggali. Ada banyak jenis serangga penggali yang harus diwaspadai. Serangga penggali seperti ini sering membuat sarang di dalam kayu. Contohnya adalah semut, tawon penggali, sampai lebah penggali.

BioIndustries Sediakan BioCide untuk Fungisida dan Insektisida

Kami sangat menyadari bagaimana destruktifnya hama pada usaha yang kita lakukan. Karena itulah, Bio Industries sebagai manufaktur produk woodworking menghadirkan BioCide.

Apa itu BioCide?

BioCide adalah produk antihama yang bisa dibedakan menjadi antiserangga dan antijamur. Varian BioCide adalah sebagai berikut.

1. BioCide Insecticide. BioCide Insecticide berfungsi sebagai antiserangga atau insektisida. BioCide Insecticide menggunakan bahan aktif cypermethrin 100 EC. Produk ini adalah produk insektisida racun kontak yang memiliki cara kerja sangat efisien. Selain itu, BioCide Insecticide juga lebih aman digunakan, lebih murah, dan juga lebih hemat.
2. BioCide Wood Fungicide. BioCide Wood Fungicide adalah antijamur yang juga efektif untuk beberapa bakteri tertentu (tidak semua bakteri). Bahan aktif fungisida dan bakterisida ini membuat produk ini efektif mencegah dan membasmi jamur blue stain. Jamur blue stain menyebabkan estetika kayu rusak. Apabila jamur sudah terlanjur menyerang, basmilah dengan BioCide Wood Fungicide, lalu aplikasikan wood bleaching pada kayu tersebut. Sebab, meski BioCide WF bisa membasmi jamur, namun sel-sel jamur masih membekas di kayu dan perlu diatasi dengan pemutih WA 250.
3. BioCide Surface Film Preservative. Produk BioCide SFP digunakan untuk membasmi jamur secara umum. Pernahkah Anda mendapati jamur putih atau jamur yang tumbuh di atas permukaan produk kayu? Jamur biasanya menyerupai jamur tempe atau berbentuk bercak yang bisa dihapus dengan cara diusap. Nah, untuk mengatasi dan mencegah jamur seperti ini, BioCide SFP bisa diandalkan. Bahkan karena bahan aktif fungisida dan bakterisida ini, BioCide SFP bisa dicampurkan ke dalam larutan finishing water based lho.

Cara Memesan BioCide

Sangat menarik bukan varian produk BioCide di atas? Yuk segera lakukan pemesanan. Beli produk BioCide secara online dengan menghubungi CS kami. CS akan memandu Anda dengan sangat nyaman dan profesional. Selain itu, Anda juga bisa membeli secara langsung di Bio Service Point yang berlokasi di Yogyakarta, Jepara, dan Cirebon. Selain membeli BioCide, Anda juga bisa membeli produk woodworking kayu yang lain seperti cat dan pemutih kayu.

Semoga informasi ini bermanfaat ya! Nantikan terus artikel menarik lainnya di Antiserangga.com. Selain informasi soal bahan aktif fungisida dan bakterisida di atas, kami masih akan hadir dengan berbagai informasi bermanfaat lainnya.

Daftar Jenis Bahan Aktif Fungisida dan Bakterisida

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply