Bisnis Crafting Butuh Penyerap Kelembaban! Ini Solusinya

0
278
bisnis crafting

Bisnis crafting atau kerajinan memberikan nilai yang sangat baik untuk Indonesia di mata dunia. Usaha kerajinan juga sangat prospektif dan bisa memberikan banyak keuntungan. Tetapi ingat, jangan abaikan masalah kelembaban yang bisa mengacaukan usaha Anda.

Apa itu Bisnis Crafting?

Craft atau kerajinan adalah salah satu bidang yang banyak ditekuni orang Indonesia sebagai bentuk usaha. Kerajinan sendiri memiliki arti sesuatu yang dilakukan untuk menciptakan karya seni. Dari sejarahnya, kerajinan pasti merujuk pada kerajinan tangan. Sebab pada proses pembuatannya di masa lalu, hampir selalu proses pengerjaan craft dilakukan dengan menggunakan tangan. Saat ini, tentu saja hal tersebut sudah berubah. Istilah kerajinan juga mencakup produk yang tidak dibuat secara langsung menggunakan tangan, namun juga melibatkan mesin.

Nah, yang dimaksud dengan bisnis crafting atau bisnis kerajinan sendiri adalah usaha di bidang ekonomi yang mengandalkan produk kerajinan. Jenisnya tentu sangat beragam. Ada topi dari anyaman daun pandan, tas dari eceng gondok, dan lain sebagainya.

Baca Juga : begini proses pembuatan rotan

Produk yang dihasilkan ini memiliki beragam fungsi. Dan terlepas statusnya sebagai produk kerajinan, hasil dari bisnis tersebut juga umumnya memilliki fungsi tertentu. Contohnya, jam dinding dari bambu. Jam dinding dari bambu tersebut bukan hanya memiliki fungsi dekorasi (penghias) akan tetapi juga memiliki fungsi untuk menunjukkan waktu.

Seberapa Prospektif Bisnis Crafting?

Di Indonesia, bisnis kerajinan sejatinya sangat prospektif. Industri kerajinan bersama dengan mebel juga telah berhasil membawa nama Indonesia secara positif di kancah global. Nilai ekspor produk kerajinan Indonesia pun sangat baik dan potensial untuk terus ditingkatkan. Pangsa pasarnya sendiri beragam mulai dari negara-negara seperti Jepang, Amerika Serikat, hingga negara di bawah Uni Eropa.

Apakah bisnis crafting prospektif? Sebagaimana dijelaskan di atas, usaha kerajinan memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Jadi, bagi Anda yang tertarik untuk ikut berjibaku dengan industri ini, pintu sebenarnya terbuka begitu lebar. Beberapa hal yang membuat industri craft sangat prospektif antara lain:

  1. SDM atau Sumber Daya Manusia yang terampil dan lebih terjangkau di Indonesia dibanding negara lain. Negara kita yang berkembang memiliki populasi yang begitu banyak. Bonus demografi ini akan menghadirkan kekuatan produksi yang besar apabila diarahkan pada usaha-usaha yang ada.
  2. Pasar yang Besar. Usaha kerajinan di Indonesia memiliki target pasar yang sangat luas. Jadi, mengenai pemasarannya, Anda hanya perlu menyediakan produk yang tepat. Selain pasar lokal, pasar impor juga sangat siap menampung. Apalagi, produk kerajinan Indonesia sudah memiliki nama tersendiri di mata dunia.
  3. Bahan Melimpah. Di Indonesia, tersedia beragam bahan atau material yang bisa digunakan pada bisnis crafting. Berbagai bahan tersebut pun sangat unik karena hanya ditemukan di negara kita.
  4. Pola dan Wujud yang Khas. Yang tak kalah penting, Indonesia juga merupakan negara yang begitu kaya akan berbagai budaya. Hal ini membuat usaha kerajinan bisa mendapatkan inspirasi mengenai jenis kerajinan yang unik dan tak ditemukan di negara lain.

Aneka Contoh Bisnis Crafting

Sebagai gambaran, berikut ini beberapa contoh bisnis kerajinan.

  1. Produk fashion dari serat alam
  2. Decoupage
  3. Bunga dari bagian buah kelapa
  4. Vas dari kayu
  5. Batik
  6. Souvenir pernikahan, seminar, dan lainnya
  7. Kerajinan miniature
  8. Kerajinan topeng kayu
  9. Kerajinan kertas lipat
  10. Kerajinan rotan
  11. Dan lain sebagainya yang tak bisa disebut satu per satu

Masalah Kelembaban

Meskipun memiliki masa depan yang cerah, tetapi beberapa hambatan sebenarnya juga biasa terdapat di bisnis crafting ini. Salah satu yang sering menjadi tantangan adalah masalah keawetan produk. Kerajinan sebagaimana yang kita tahu, umumnya dibuat dalam bentuk kecil dan dari material yang tak begitu kokoh. Misalnya saja bunga dari sabut kelapa hingga kerajinan kartu pop up dari kertas. Material seperti ini rentan rusak. Dan salah satu faktor terbesar yang menyebabkan kerusakan adalah faktor abiotik, humiditas udara.

Humiditas berasal dari kata humidity yang dalam bahasa Indonesia disebut dengan kelembaban. Tingkat kelembaban udara menunjukkan kandungan molekul air di udara ruangan. Makin tinggi tingkat kelembaban, maka makin banyak molekul air yang berada di udara suatu ruangan tersebut.

Mengapa kelembaban begitu membahayakan bisnis crafting?

  1. Merusak produk secara langsung. Adanya molekul air di udara, ketika terkondensasi bisa mengembun. Embun ini bisa menetes pada produk, dan bila dibiarkan terus menerus dapat membuat kerusakan produk baik secara estetika ataupun struktural.
  2. Merusak produk lewat organisme. Kelembaban dapat memicu munculnya organisme, misalnya jamur dan bakteri. Organisme-organisme ini bisa menyebabkan pelapukan yang merusak produk.
    Jenis kelembaban sendiri bisa dibagi menjadi dua. Dan karenanya, solusi untuk mengatasi kelembaban pun harus dibagi menjadi dua.

Dua Jenis Kelembaban dan Dua Jenis Metode untuk Antisipasi

Kelembaban dalam Kemasan

Kelembaban dalam kemasan adalah kelembaban yang berada pada udara dalam kemasan produk. Katakanlah Anda memiliki bisnis crafting pembuatan boneka kayu kecil. Tiap boneka dibungkus dalam kemasan plastik satu per satu. Nah, tingkat kelembaban pada kemasan plastik itulah yang disebut kelembaban dalam kemasan. Waspadalah. Sebab, bisa jadi, ketika Anda membungkus suatu produk, udara lembab ikut terperangkap. Lantas, ketika produk dikirim atau disimpan, karena perbedaan suhu terjadi kondensasi yang membuat molekul air berubah menjadi cairan dan menempel pada produk.

Cara mengatasinya? Mudah. Anda bisa menggunakan silica gel. Silica gel adalah produk berupa bulir kecil yang mampu menyerap kelembaban. Ia memastikan kelembaban udara dalam kemasan rendah.

Hubungi kami bila Anda tertarik membeli silica gel dengan harga yang murah. Kami menyediakan silica gel yang bisa dipakai untuk berbagai kebutuhan penyerap kelembaban kemasan kecil.

Kelembaban dalam Ruangan

Tipe kelembaban kedua adalah kelembaban dalam ruangan. Nilai kelembaban ini penting diperhatikan saat produk disimpan dalam satu ruangan tanpa kemasan yang tertutup. Sehingga udara yang paling berpengaruh pada produk adalah udara dalam ruangan tersebut. Sama seperti pada kelembaban dalam kemasan, molekul air di ruangan juga bisa menjadi cairan ketika terjadi perubahan suhu. Sehingga pada akhirnya, antisipasi jelas harus dilakukan.

Caranya? Anda bisa menggunakan penyerap kelembaban ruangan, container desiccant pole yang disediakan Bio Industries. Kami juga menyediakan produk ini untuk pemesanan secara online. Hubungi saja kontak Customer Service kami untuk mendapatkan produk tersebut.

Kesimpulan

Bisnis crafting merupakan bisnis yang menjanjikan. Meskipun demikian, ada banyak tantangan yang harus dihadapi pada industri ini. Salah satunya faktor kelembaban udara. Kelembaban yang tinggi bisa menyebabkan kerusakan produk. Untuk mengatasinya, beberapa hal bisa dilakukan. Dua hal yang kami sarankan adalah menggunakan silica gel untuk kemasan dan penyerap kelembaban ruangan untuk gudang dan kontainer.

SHARE

Leave a Reply