Mengenal Kayu Jabon: Keunggulan dan Hal yang Menarik Tentangnya

Mengenal kayu jabon termasuk keunggulan dan hal-hal menarik tentangnya akan membuat sifat dan karakter kayu ini semakin mudah dipahami.

Terlebih saat akan memanfaatkan dan mengolah kayu ini, tentu perlu mengenal kayu jabon lebih dalam.

Mengenal Karakter Kayu Jabon Secara Singkat

kayu jabon. source courtina

Mengenal kayu jabon dapat diawali dengan mengetahui jenis-jenisnya. Baik jabon merah maupun putih adalah salah satu jenis kayu yang saat ini popularitasnya sedang menanjak.

Baca Juga : Karakter dan Manfaat Kayu Eboni Hitam, Tanaman Asli Indonesia yang Eskotis!

Jabon sempat mengisi kekosongan yang ditinggalkan sengon akibat masalah hama yang dihadapinya. Meski tak serta merta menggeser kayu sengon, tetapi material ini mulai menarik perhatian banyak pihak.

Salah satu keunggulan jabon dibanding sengon adalah ketahanannya pada beberapa jenis hama. Meski dari segi pertumbuhan, jabon (terutama jabon merah) masih di bawah kualitas sengon.

Walaupun begitu, meningkatnya minat pasar pada kayu jabon tidak selalu bisa dikaitkan dengan masalah yang dihadapi sengon.

Jabon sebagaimana kayu-kayu pada umumnya juga memiliki karakter menarik yang cocok untuk dipasarkan.

Baca Juga : Mengenal Kayu Gaharu Asli Indonesia yang Bernilai Jual Tinggi

Apalagi sifat tanaman ini yang tergolong cepat tumbuh sehingga budidayanya tak memakan waktu lama untuk menghasilkan keuntungan.

Terhitung, pada tahun ketiga penanamannya, pohon jabon sudah bisa mencapai tinggi 9 meter dengan diameter batang 11 cm.

Sedangkan pada usia 6 tahun, kayu ini sudah apat dipanen dengan diameter batang yang mampu mencapai angka 50 cm.

Sebagai Supply Bahan Plywood

cara membuat plywood 18 mm 4dx8 dengan metode dua kali proses. source: sukakayu

Baca Juga : Tips Mengetahui Penyebab Kerusakan Mebel Kayu serta Penanganannya

Salah satu industri yang membutuhkan jabon dalam jumlah besar adalah industri pembuatan plywood atau papan kayu (multipleks atau tripleks).

Warna jabon putih yang terang, tipe batangnya yang lurus, dan pola seratnya yang minim membuat kayu ini sangat cocok digunakan sebagai bahan plywood.

Selain itu, dalam tahap wood working, jabon juga tergolong mudah diolah. Kayu ini memiliki daya susut rendah ketika dikeringkan, cepat kering, mudah dipaku, hingga dilem.

Sifat-sifat tersebut membuat jabon dinilai sebagai kayu yang sangat prospektif. Apalagi dikombinasikan dengan pertumbuhannya yang cepat dengan target pasar yang siap menyerap.

Baca Juga : Mengenal Lebih Dekat Kayu Sonokeling

Kayu Jabon Mudah Ditanam di Indonesia

Dari segi habitatnya, jabon juga tergolong tanaman yang mudah dibudidayakan di Indonesia. Secara alami, tanaman yang dikeramatkan di India ini banyak ditemukan di Asia Selatan.

Akan tetapi, syarat-syarat pertumbuhannya juga mampu dipenuhi di perkebunan Indonesia yang memiliki iklim tropis serupa. Secara umum, kayu ini bisa tumbuh di ketinggian mulai dari nol hingga 1000 mdpl.

Baca Juga : Inilah Alasan Pentingnya Memilih Pengawet Kayu yang Bagus

Pohon jabon dapat tumbuh dengan baik di tanah lempung, alluvial lembab, hingga podsolid coklat. Tanaman ini juga tergolong sebagai light demander atau penyuka cahaya.

Punya Banyak Manfaat

Kayu jabon tentunya juga termasuk jenis kayu yang memiliki banyak manfaat. Selain bisa menjadi bahan baku plywood, ada beberapa kegunaan lain yang bisa dimanfaatkan dari kayu ini. Di antaranya yaitu:

  1. Untuk bahan pembuatan plywood
  2. Sebagai material konstruksi bangunan
  3. Untuk bahan baku pembuatan kertas
  4. Dapat diolah menjadi papan kayu
  5. Bisa digunakan sebagai bahan pembuatan alas sepatu
  6. Dapat dimanfaatkan untuk pembuatan peti atau kotak
  7. Dipakai untuk pembuatan perahu kano
  8. Bisa digunakan untuk bahan pembuatan batang korek api

Harganya Rutin Mengalami Peningkatan Setiap Tahun

kayu jabon. source shopee indonesia

Jika berbicara mengenai harga, kayu jabon juga termasuk komoditi menjanjikan karena dibanderol dengan harga yang cukup tinggi.

Bahkan setiap tahunnya, kayu ini juga mengalami peningkatan harga jual. Hal ini membuatnya semakin masuk dalam jajaran kayu-kayu eksklusif.

Di tahun 2021 harga per 1 kubik kayu jabon bisa dijual dengan harga kurang lebih Rp2 jutaan. Pohon jabon juga mulai banyak dibudidayakan karena dinilai memiliki peluang investasi yang cukup menguntungkan di kalangan petani kayu.

Tertarik untuk Budidaya Jabon?

Dengan berbagai keunggulannya, wajar bila kita tertarik dengan jenis kayu ini. Meski demikian, tentu segala sesuatunya harus dipersiapkan dengan baik mulai dari pencarian bibit hingga penggunaan bahan pengawet kayunya.

Dalam proses pembudidayaannya, langkah awal yang bisa dilakukan yaitu dengan cara menebar benih ke media tanam. Gunakan bak plastik yang diberi lubang resapan air untuk mempermudah pertumbuhannya.

Jenis tanah yang tepat untuk digunakan pada budidaya pohon jabon yaitu jenis tanah lempung, aluvial dan podsolik cokelat. Untuk menemukan jenis-jenis tanah tersebut biasanya ada di daerah sekitar aliran sungai (DAS).

Untuk mengoptimalkan pertumbuhan pohon jabon tentu dibutuhkan pemupukan. Pemupukan bisa terus dilakukan sampai usia pohon jabon mencapai 3 tahun.

Setelah itu tidak diperlukan pemupukan lagi karena nutrisi yang ada pada dalam tanah sudah dapat mencukupi kebutuhan untuk perkembangan pohon ini.

Namun jika ingin mendapat hasil yang sangat maksimal, bisa juga dengan melakukan pemupukan sampai usia pohon mencapai usia 5 sampai 6 tahun.

Hama dan penyakit yang berpotensi menyerang dan mempengaruhi pertumbuhan pohon ini juga perlu untuk diperhatikan. Hal tersebut diperlukan agar tidak menghambat proses pertumbuhan saat budidaya.

Perlu dilakukan penyemprotan pestisida setidaknya setiap 1 hingga 2 minggu secara rutin selama 3 sampai 5 bulan sejak awal dilakukan penanaman.

Rekomendasi Untuk Anda

    Pilihan Menarik Lainnya