Yang Menarik Mengenai Kayu Jabon dan Keunggulannya

kayu jabonKayu jabon, baik jabon merah maupun putih adalah salah satu jenis kayu yang saat ini popularitasnya sedang menanjak. Jabon sempat mengisi kekosongan yang ditinggalkan sengon akibat masalah hama yang dihadapinya. Meski tak serta merta menggeser kayu sengon, tetapi material ini mulai menarik perhatian banyak pihak. Salah satu keunggulan jabon dibanding sengon adalah ketahanannya pada beberapa jenis hama. Meski dari segi pertumbuhan, jabon (terutama jabon merah) masih di bawah kualitas sengon.

Walaupun begitu, meningkatnya minat pasar pada kayu jabon tidak selalu bisa dikaitkan dengan masalah yang dihadapi sengon. Jabon sebagaimana kayu-kayu pada umumnya juga memiliki karakter menarik yang cocok untuk dipasarkan. Apalagi sifat tanaman ini yang tergolong cepat tumbuh sehingga budidayanya tak memakan waktu lama untuk menghasilkan keuntungan.

Terhitung, pada tahun ketiga penanamannya, pohon jabon sudah bisa mencapai tinggi 9 meter dengan diameter batang 11 cm. Sedangkan pada usia 6 tahun, kayu ini sudah apat dipanen dengan diameter batang yang mampu mencapai angka 50 cm.

Supply Bahan Plywood

Salah satu industri yang membutuhkan jabon dalam jumlah besar adalah industri pembuatan plywood atau papan kayu (multipleks atau tripleks). Warna jabon putih yang terang, tipe batangnya yang lurus, dan pola seratnya yang minim membuat kayu ini sangat cocok digunakan sebagai bahan plywood.

Selain itu, dalam tahap wood working, jabon juga tergolong mudah diolah. Kayu ini memiliki daya susut rendah ketika dikeringkan, cepat kering, mudah dipaku, hingga dilem.

Sifat-sifat tersebut membuat jabon dinilai sebagai kayu yang sangat prospektif. Apalagi dikombinasikan dengan pertumbuhannya yang cepat dengan target pasar yang siap menyerap.

Kayu Jabon Mudah Ditanam di Indonesia

Dari segi habitatnya, jabon juga tergolong tanaman yang mudah dibudidayakan di Indonesia. Secara alami, tanaman yang dikeramatkan di India ini banyak ditemukan di Asia Selatan. Akan tetapi, syarat-syarat pertumbuhannya juga mampu dipenuhi di perkebunan Indonesia yang memiliki iklim tropis serupa. Secara umum, kayu ini bisa tumbuh di ketinggian mulai dari nol hingga 1000 mdpl. Pohon jabon dapat tumbuh dengan baik di tanah lempung, alluvial lembab, hingga podsolid coklat. Tanaman ini juga tergolong sebagai light demander atau penyuka cahaya.

Tertarik Budidaya Kayu Jabon?

Dengan berbagai keunggulannya, wajar bila kita tertarik dengan jenis kayu ini. Meski demikian, tentu segala sesuatunya harus dipersiapkan dengan baik mulai dari pencarian bibit hingga penggunaan bahan pengawet kayunya.

Bagi Anda yang ingin mencari tahu lebih jauh mengenai informasi pengawet kayu jabon, silahkan hubungi kami via telp +62.274.388.301, sms dan WA +6287839346433, atau email info(at)bioindustries.co.id

Leave a Comment