Menggunakan Kayu Mangga untuk Furniture: Why Not?

0
237
kayu mangga

Ada banyak cara kreatif yang bisa kita terapkan untuk membuat mebel yang menarik. Salah satunya adalah dengan menerapkan kayu yang tak biasa digunakan. Contohnya? Banyak! Salah satunya adalah kayu mangga yang dapat Anda pertimbangkan.

Siapa yang tidak kenal dengan pohon mangga? Buahnya yang manis dan segar telah dikenal seantero dunia. Apalagi, berbeda dari banyak buah lainnya, daging buah mangga tersedia dalam jumlah banyak. Satu gigitan kita pada buah ini akan memuaskan dahaga akan buah yang lezat dan mengenyangkan. Tanaman ini juga mudah ditanam, terdiri dari berbagai variasi, dan tak sulit disilangkan untuk menghasilkan varietas baru. Singkatnya, sebagai pohon buah, mangga adalah salah satu pohon unggulan.

Tapi tahukah Anda bahwa pohon ini sebenarnya tak hanya punya guna menghasilkan buah manis menyegarkan saja? Salah satu potensi tersembunyi yang bisa kita eksplorasi dari pohon mangga ternyata terletak pada kayunya. Ya. Kayu mangga merupakan salah satu jenis kayu yang memiliki keunikan. Warna dan pola seratnya sangat unik, berbeda dari kayu-kayu lainnya.

Pemanfaatan Kayu Mangga Bukan Hal yang Baru

Bahkan sebetulnya, penggunaan kayu mangga di masyarakat bukanlah sesuatu yang baru. Kayu ini pernah digunakan sebagai pengganti kayu yang biasa digunakan untuk membuat mebel. Mangga dipilih karena pohonnya banyak dan harganya juga sangat murah. Namun tak disangka, kayu ini punya keunikan dari segi tampilannya. Antara spesies mangga memiliki warna dan pola seratnya yang khas. Salah satu yang terkenal adalah pola serat tidak teratur yang berpadu apik dengan warnanya yang oranye. Tak pelak, meski sekedar dipakai sebagai kayu pengganti, mangga dianggap sukses mencuri perhatian banyak pihak. Bahkan banyak yang kemudian menjadi fans alias penggemar mebel dari kayu ini.

Kayu Mangga yang Tidak Awet

Di atas telah dijelaskan bahwa kayu mangga memiliki tampilan yang sangat menarik dan berbeda-beda dari spesies dan varietas yang satu ke yang lainnya. Kayu ini punya warna dan pola serat yang sangat khas. Namun demikian, pemanfaatan kayu dari pohon mangga bukannya tanpa kekurangan. Salah satu kelemahan utama kayu ini terletak pada sifatnya yang kurang tahan lama.

Dibandingkan jati, kelas keawetan mangga memang jauh di bawah. Hal ini merupakan fenomena yang umum pada banyak kayu dari pohon buah yang populer.

Lantas apa yang sebaiknya dilakukan? Tidak menggunakan kayu dari pohon ini sama sekali? Jelas jawabannya tidak.

Malahan, sebetulnya Anda tak perlu khawatir karena Anda tetap bisa menggunakan kayu ini dengan hasil yang baik. Pasalnya, meski memiliki sifat yang tidak awet, terdapat solusi mudah yang bisa Anda terapkan. Solusi tersebut adalah aplikasi treatment pengawetan kayu mangga.

Pengawetan Kayu Mangga?

Ya. Tak hanya makanan, rupanya berbagai material juga perlu dan bisa diawetkan. Kayu adalah salah satunya. Bahkan, sebetulnya perlakuan pengawetan kayu sudah dilakukan sejak lama. Orang-orang di masa lalu memang punya metode yang berbeda dengan kita. Namun tetap saja, tujuannya sama. Apapun metode pengawetan kayu yang dalam Bahasa Inggris wood preservation ini, tujuannya adalah agar produk tidak mudah rusak dari hama dan faktor abiotik. Misalnya saja dari rayap dan kutu bubuk.

Kenapa Rayap dan Kutu Bubuk?

Baik rayap maupun kutu bubuk merupakan serangga yang bisa menyebabkan kerusakan pada berbagai produk dari kayu. Keduanya menggunakan bahan alam tersebut untuk tempat tinggal ataupun sumber makanannya. Oleh sebab itulah, aneka produk kayu selalu dalam resiko atas berbagai hama tersebut. Memang, secara alamiah ada kayu-kayu yang memiliki resistensi terhadap hama. Misalnya saja kayu jati. Namun kebanyakan kayu lainnya tak memiliki resistensi tersebut. Kayu nangka sendiri secara umum memiliki keawetan yang baik. Namun demikian, kayu tersebut tetap perlu diawetkan karena tidak setahan lama sebagaimana jati.

Cara-cara Pengawetan Kayu Mangga yang Bisa Dilakukan

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengawetkan kayu mangga. Berikut ini contoh-contoh cara aplikasi pengawetan tersebut.

Perendaman

Cara ini dilakukan dengan merendamkan kayu ke dalam larutan obat pengawet. Metode ini memiliki efektivitas medium dibanding cara-cara yang lainnya.

Pengkuasan

Cara ini dilakukan dengan mengkuaskan larutan obat pengawet pada kayu. Tingkat efektvitasnya lebih rendah dibanding metode perendaman dan vakum tekan.

Spraying

Metode spraying merupakan metode yang dilakukan dengan menyemprotkan obat pengawet ke kayu. Metode ini kurang direkomendasikan karena keamanannya yang rendah. Hasil semprotan obat pengawet bisa menguar ke mana-mana dan membahayakan banyak pihak. Lagipula, hasilnya pun tak begitu aman dilakukan.

Vakum Tekan

Metode pengawetan dengan vakum tekan merupakan metode yang paling efektif dibanding metode lainnya yang disebut di atas. Metode ini dilakukan dengan menggunakan suatu mesin khusus, di mana kayu ditreatment dalam kondisi tekanan tinggi.

BIOCIDE INSECTICIDE

Kunci Kesuksesan Treatment Pengawetan

Selain cara yang kami contohkan di atas, masih ada lagi cara-cara lainnya yang dapat diterapkan. Namun yang jelas, apapun aneka cara tersebut, yang terpenting adalah memastikan kesuksesannya. Perlu diketahui, selain aplikasi metode yang tepat, jenis insektisida yang dipakai juga punya pengaruh besar. Karena itu, pilihlah insektisida yang benar-benar bagus dan bisa bekerja melindungi kayu mangga baik selama diolah menjadi aneka produk maupun setelah menjadi aneka produk tersebut.

Memilih insektisida yang tepat sendiri sejatinya bukan hal yang sulit dilakukan.
BioCide Insecticide, Solusi Terbaik untuk Anda
Untuk kebutuhan pengawetan kayu mangga di atas, insektisida yang digunakan harus benar-benar spesifik. Dan untuk kebutuhan ini, insektisida yang kami sarankan adalah BioCide Insecticide. Hadir dengan formula dasar cypermethrin 100 EC, BioCide Insecticide merupakan insektisida racun kontak syaraf dengan berbagai kelebihan:

  1. Spektrum organisme target yang luas. Insektisida ini bisa digunakan untuk mengatasi berbagai organisme mulai dari rayap, kumbang totor, dan masih banyak lagi.
  2. Meskipun sangat toksik pada berbagai serangga, namun demikian toksisitasnya pada manusia lebih rendah dibanding insektisida kebanyakan (namun kami tetap mewajibkan pemakaian alat-alat pengaman saat Anda menggunakan insektisida ini).
  3. Stabil pada substrat tempatnya direkatkan terutama pada kayu dan bahan kaya selulosa
  4. Lebih mudah didegradasi di alam sehingga pemakaiannya lebih aman
  5. Mudah digunakan dengan aplikasi berbagai metode mulai dari sistem kuas, sistem rendam, sampai sistem vakum tekan
  6. Kemasan hemat, Anda bisa mengurangi budget dengan mengandalkan insektisida ini
  7. Menggunakan pelarut air sehingga penggunaannya lebih aman dan tidak membutuhkan biaya tambahan untuk membeli cairan solvent
  8. Bisa Anda pesan sekarang juga di antiserangga.com

Seperti dijelaskan di atas, insektisida ini bisa Anda pesan secara online di antiserangga.com. Caranya mudah. Agar lebih cepat, hubungi saja Customer Service antiserangga.com segera. Anda akan dipandu melewati tahapan pemesanan hingga mendapatkan insektisida ini dengan cepat.

Jadi, tunggu apalagi? Pesan sekarang juga BioCide Insecticide untuk pengawetan kayu mangga dan nikmati berbagai keunggulan yang dihadirkannya.

SHARE

Leave a Reply