Kayu Resak : Yuk, Berkenalan dengan Kayu Vatica ini!

Kayu resak merupakan salah satu jenis kayu yang ditemukan di Indonesia. Resak menjadi satu dari sekian kayu yang termasuk dalam daftar kayu komersil di negeri kita. Sayanggnya, informasi mengenai kayu ini masih begitu minim. Karena itulah, di kesempatan ini, kami di antiserangga.com akan berbagi informasi mengenai kayu bernama latin Vatica ini.

Pengertian

Pohon resak merupakan pohon yang memiliki ukuran kecil hingga sedang. Jarang ditemukan resak yang bisa tumbuh hingga besar. Diameter pohon ini bisa mencapai 125 cm, namun biasanya lebih kecil dari angka tersebut. Batangnya memiliki kulit kayu yang tipis dengan bagian dalam yang berwarna pink hingga kecoklatan.

Daun resak memiliki bentuk yang sederhana. Sedangkan percabangannya secara umum tidak teratur. Bunganya memiliki kelamin ganda dan buahnya memiliki bentuk bundar hingga oval.

Kelompok tanaman ini selanjutnya memiliki ciri yang sangat beragam. Dan ini bisa dipahami mengingat resak adalah kelompok tanaman setingkat genus. Dalam bahasa ilmiah, resak dinamai Vatica. Beberapa spesies vatica antara lain: V. borneensis, V. coriacea, V. dulitensis, V. granulata, V. javanica, V. maingayi, V. mangachapoi, V. nitens, V. oblongifolia, V. odorata, V. rassak, V. sarawakensis, V. umbonata, V. venulosa, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Asal dan Persebaran

Genus vatica secara total terdiri atas 80 spesies. Kebanyakan tumbuh di India bagian selatan, Sri Lanka, Myanmar, Thailand, Indochina, Indonesia, Malaysia, dan lain sebagainya. Hanya di kepulauan sunda kecil tanaman ini jarang ditemukan.

Di Indonesia, tanaman ini banyak ditemukan di Kalimantan dan Sumatra. Bahkan Kalimantan memiliki endemik Vatika terbanyak hingga 23 spesies.
Karena persebarannya yang luas tersebut, resak dijuluki dengan beragam nama. Di Papua New Guinea disebut vatica, di Philippines disebut narig, di Thailand disebut tamsao, di Vietnam disebut lau tau, dan di Kamboja disebut Chrama. Adapun di Indonesia, tanaman ini biasa disebut dengan nama ressak.

Manfaat Pohon Resak

Pohon resak telah digunakan oleh manusia sejak zaman dahulu kala. Kayu resak sering dipakai pembuatan rumah tradisional, pembuatan lantai kayu modern, pintu, jendela, pembuatan cabinet, hingga pembuatan bantalan rel kereta api. Tak jarang juga, kayu ini dipakai sebagai boks pallet untuk barang yang diekspor ke luar negeri.

kayu resak
V-96-1 Vatica rassak

Karakteristik Kayu Resak

Berikut ini beberapa ciri atau karakter dari kayu pohon resak.

  1. Kayu memiliki bobot medium hingga berat
  2. Tergolong sebagai hard timber atau kayu keras
  3. Kayu terasnya memiliki warna merah kecokkalatan dengan aksen kehijauan. Warna akan menjadi gelap ketika sudah ditebang. Sedangkan kayu gubalnya memiliki warna kuning kecoklatan yang lebih terang.
  4. Sebelum dipotong, bagian gubal dan teras terlihat amat berbeda. Namun ketika sudah dipotong dan dikeringkan, perbedaan gubal dan teras menjadi samar.
  5. Densitas kayu 490-1155(-1220) kg/m3 at 15% MC.
  6. Pola serat kayu yang lurus.
  7. Kembang susut yang moderat tingga tinggi.
  8. Secara umum kayu agak sulit dipotong karena adanya resin yang wujudnya sperti karet. Keberadaan resin ini juga sering menyulitkan pengolahan kayu ini secara umum. Namun pengeboran lebih mudah dilakukan dengan hasil yang halus.

Bagaimana dengan keawetan kayu ini? Secara umum, kayu resak bisa dianggap sebagai kayu yang awet. Salah satu spesies resak, yakni V. cuspidate bisa digunakan hingga masa pakai 14 tahun di daerah tropis. Sedangkan V. teysmanniana bisa bertahan hingga 10 tahun ketika digunakan sebagai kayu yang diletakkan dalam kondisi kontak dengan tanah. Sayangnya, tak semua spesies resak memiliki ketahanan yang sama. Beberapa kayu resak ternyata sama sekali tidak awet. Misalnya saja V. rassak yang hanya bisa bertahan selama 2 tahun.

Selain itu, secara umum kayu resak mudah dirusak oleh kumbang bubuk. Banyak dilaporkan kerusakan kayu Vatica akibat serangan totor atau teter.

alterntif text

Bagaimana dengan rayap? Secara mengejutkan kayu ini ternyata sangat tahan terhadap rayap.

Anatomi Kayu Resak

  1. Sebagaimana sudah dijelaskan di atas, kayu teras memiliki warna merah kecoklatan. Ketika sudah ditebang, makin lama kayu akan menjadi gelap meski masih dengan warna yang sama. Sedangkan kayu gubal berwarna kuning hingga kecoklatan.
  2. Pola serat kayu lurus dengan sedikit interlocked di sana-sini.
  3. Tekstur kayu halus dan rata. Kadang ada tampilan aksen warna perak
  4. Lingkaran tahun biasanya tidak terlihat jelas
  5. Tidak ada kanal horizontal interseluler

Pertumbuhan Pohon

Pohon resak memiliki pola pertumbuhan yang lambat. Namun demikian, ada varian V. pauciflora yang tumbuh di Malaysia yang sudah berbunga di usia 5 tahun. Sedangkan varian yang lain seperti V. rassak berbunga setahun sekali.

kayu resak

Pengawetan Kayu Resak

Kayu resak membutuhkan treatment pengawetan untuk meningkatkan ketahanan kayunya dari serangan serangga. Apalagi bila kayu tersebut digunakan untuk kebutuhan heavy duty seperti konstruksi bangunan dan furniture luar ruangan

Treatment pengawetan juga sudah merupakan persyaratan yang mestinya dipenuhi di era woodworking modern. Pengawetan bias dilakukan:

  1. Produsen kayu rasak itu sendiri, pengawetan dilakukan langsung setelah kayu ditebang atau setelah dipotong
  2. Pengolah kayu seperti perusahaan furniture dan kerajinan. Para pelaku industri ini biasanya menerapkan pengawetan tambahan dengan cara pencelupan atau penguasan kayu dengan larutan pengawet.

Untuk obatnya, bisa digunakan BioCide Insecticide. BioCide Insecticide merupakan insektisida spectrum luas yang bisa melindungi kayu dari berbagai hama sekaligus mulai dari rayap, kutu, kumbang bubuk, dan lainnya.

BioCide Insecticide juga lebih aman digunakan dan ramah lingkungan. Penggunaannya juga hemat. Obat ini bisa dipakai oleh produsen kayu ataupun oleh pelaku usaha woodworking. Cypermethrin sebagai zat aktif BioCide juga diizinkan digunakan oleh Uni Eropa. Jadi Anda tak akan bermasalah bila ingin mengekspor produk kayu.

Tertarik ingin membeli BioCide Insectcide sebagai pengawet untuk kayu resak? Bila iya, Anda bisa langsung memesan di website ini. Hubungi kami lewat nomor kontak yang disediakan. Anda akan segera terhubung dengan Customer Service kami. Selain itu, Anda juga bisa membeli di Bio Service Point yang berlokasi di Yogyakarta, Jepara, dan juga Cirebon. Keuntungan membeli BioCide secara langsung adalah Anda bisa bertemu CS dan teknisi kami tatap muka sekaligus melihat-lihat produk woodworking kami lainnya. Di Bio Servcie Point, kami menyediakan cat ramah lingkungan sampai lem putih terbaik untuk membuat furniture.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan seputar kayu resak ini. Kayu resak pada dasarnya merupakan salah satu kayu komersil di Indonesia. Pengolahan kayu resak tentu saja kami dukung asalkan tidak sampai merusak kelestariannya di alam. Sebagai bentuk dukungan, kami sediakan pengawet terbaik untuk resak, yakni BioCide Insecticide. Bagi Anda yang ingin membeli BioCide Insecticide, hubungi segera Customer Service kami lewat kontak yang disediakan.

Semoga bermanfaat.

Kayu Resak : Yuk, Berkenalan dengan Kayu Vatica ini!
alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

WhatsApp sekarang juga!