Bagaimana Cara Agar Kayu Meranti Tetap Awet?

Anda yang secara langsung berkecimpung di bidang woodworking, sangat wajar jika Anda memiliki pertanyaan tersebut. Mengingat kebutuhan akan penggunaan kayu termasuk meranti juga masih sangat tinggi dan penting.

Sebagai salah satu jenis kayu komersil yang memiliki tingkat penjualan signifikan, tak heran jika meranti jadi bahan baku andalan. Pemanfaatan jenis kayu ini untuk pemenuhan kebutuhan di bidang kayu tentu sangat tinggi. Di antaranya untuk kebutuhan bahan konstruksi, bahan baku plywood, hingga material mebel.

Baca juga: Mengenal Meranti, Kayu Tahan Rayap yang Berkualitas

Karakteristik Meranti

kayu meranti merah yang masuk kategori kayu kelas II

Meranti adalah salah satu kayu keras (hardwood) yang sudah sangat terkenal. Sering dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, kayu meranti juga dipercaya karena kualitasnya yang baik. kekuatan dan keawetannya cukup mumpuni sehingga digunakan untuk bahan baku kebutuhan konstruksi dan lain sebagainya.

Memiliki tekstur yang rata, batas lingkar tumbuh meranti tidak terlalu jelas dengan pori kayu yang tampak baur. Kayu ini tidak memiliki batas lingkar tumbuh yang terlalu jelas. Sementara teksturnya, meranti masuk dalam jajaran kayu dengan serat terbaik.

Ada ikatan antar serat yang tercipta dengan baik secara alami pada kayu meranti. Hal ini pula yang menjadi alasan lembaran pulp meranti lebih tahan pecah. Lembaran pupl juga lebih kuat saat ditarik. Secara fisik, kayu meranti memiliki cukup banyak keunggulan dibanding jenis kayu lainnya.

Tak heran penggunaan kayu meranti paling banyak dipilih untuk alternatif pengganti jati. Setelah dipanen, meranti lebih mudah untuk dikeringkan. Kayu meranti memiliki kandungan air mencapai 15%, namun tetap lebih mudah untuk dikeringkan.

Dengan berat jenis sekitar 0,3 hingga 0,86 proses pengeringan meranti untuk membebaskan kandungan air di dalamnya tidak memakan waktu lama. Proses pengeringan tetap dapat dilakukan dengan alami melalui penjemuran di bawah sinar matahari langsung ataupun dengan bantuan alat.

Berbicara mengenai keawetan dan kekuatan, kayu ini termasuk jenis kayu yang dianggap memiliki kualitas terbaik. Ada 3 jenis meranti, yaitu merah, putih dan kuning. Jenis kayu meranti merah termasuk dalam kayu kelas II untuk kategori kekuatan.

Kekuatan kayu meranti membuatnya tahan hingga 11 tahun penggunaan. Sementara untuk keawetannya, meranti ada di  kayu kelas III–IV. Pada umumnya, meranti mampu bertahan sampai kurun waktu 10 tahun.

Perlukah Mengawetkan Kayu Meranti?

Meranti yang masuk dalam jajaran kayu dengan kekuatan dan keawetan yang baik tentu menimbulkan pertanyaan baru, “apakah kayu meranti tetap membutuhkan perawatan agar tetap awet?”

Dengan banyaknya pemanfaatan meranti, upaya optimalisasi kualitas kayu merupakan hal yang sangat wajar untuk dilakukan. Jadi, meskipun telah memiliki kekuatan yang optimal sebenarnya pengawetan kayu ini tetap perlu untuk dilakukan.

Dengan adanya pengawetan, umur pakai meranti tentu akan lebih lama. Agar kayu meranti tetap awet, dulu orang sering menyarankan untuk merendamnya di dalam air. Perendaman kayu juga dilakukan di sungai atau kolam.

Pilihan lainnya juga dilakukan dengan cara pengasapan, diolesi dengan oli, dilumuri garam dan berbagai cara lainnya juga kerap dilakukan. Tujuan dari kegiatan tersebut dilakukan adalah untuk menjaga nutrisi kayu hilang sehingga tidak menarik hama untuk dating dan merusak kondisinya.

Namun, cara-cara tersebut tentu saja sudah tidak efisien lagi untuk dilakukan saat ini. Karena membutuhkan waktu yang lama untuk dilakukan serta memerlukan tempat treatment yang cukup luas dan sulit untuk diperoleh.

Maka, kemunculan produk-produk pengawet kayu adalah pilihan paling tepat untuk dilakukan.

Cara Agar Kayu Meranti Tetap Awet

Pengawet kayu anti serangga Biocide Insecticide

Berbicara upaya pengawetan meranti, ada beberapa metode ampuh yang dapat dilakukan, yaitu metode pengolesan, perendaman, injeksi, dan vakum tekan

Agar kayu meranti tetap awet, Anda dapat melakukan keempat metode perawatan tersebut dengan mengandalkan pestisida kayu berkualitas. Biocide Insecticide dapat menjadi andalan untuk memenuhi kebutuhan perawatan meranti.

Bahan pengawet yang berfungsi membuat kayu meranti tahan terhadap serangan hama ini sangat efisien untuk dipilih. Dengan pemakaian insektisida kayu yang mengandung Cypermethrine 100 Ec ini, kerusakan akibat serangan hama dapat dicegah sedini mungkin.

Dengan cara ini, proteksi terbaik pada kayu meranti juga dapat diberikan. Produk insektisida dari Biocide juga aman dan ramah lingkungan. Selama digunakan sesuai dengan konsentrasi yang diajurkan, hasil perawatan kayu akan maksimal.

Biocide Insecticide dipilih karena memiliki kualitas terbaik, produk ini memiliki keunggulan seperti berikut ini.

  • Efektif digunakan untuk mengatasi maupun mencegah serangan hama pada kayu
  • Dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri (woodworking) maupun konstruksi bangunan. Dapat diandalkan pula untuk kebutuhan skala rumah tangga
  • Mempunyai spektrum organisme target yang luas
  • Mengandung bahan aktif Cypermethrine 100 Ec. Termasuk bahan yang aman, hemat, serta ramah lingkungan.
  • Stabilitas bahan aktifnya cukup lama. Dapat bertahan sampai jangka waktu pemakaian 2 tahun sejak pertama kali diaplikasikan.

Itulah kenapa penggunaan Biocide Insecticide merupakan pilihan yang tepat agar kayu meranti tetap awet.

Di Manakah Anda Bisa Menemukan Produk Terbaik Sebagai Cara Agar Kayu Meranti Tetap Awet?

Biocide

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi kami melaui email di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari PT Bio Industri Omnipresen secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

 

Leave a Comment