Cara Cek Keaslian Mebel dari Kayu Jati

Ketika Anda membeli Jati furnitur kayu jati asli dan meletakkannya di area outdoor, Anda tidak perlu khawatir tentang kerusakan akibat cuaca. Anda juga tidak perlu melakukan perawatan berlebihan untuk tetap dapat menggunakannya selama musim kemarau atau musim panas.

Tingginya Peminat Furnitur Jati Asli yang Berkualitas

furniture jati outdoor

Di sisi lain, jika Anda membeli furnitur luar ruangan seringkali menemukan berbagai slogan mengenai mebel jati tersebut. Seperti “kayu jati ini telah diminyaki” atau “lebih baik dari kayu jati”. Namun, sebenarnya tetap tidak ada jaminan bagaimana mebel tersebut mampu bertahan dari pengaruh cuaca.

Beberapa outlet mebel yang menjual furniture kayu outdoor dengan tagline “furniture kayu jati,” biasanya merujuk pada penjualan mebel yang berarti kayunya telah dilapisi dengan minyak jati. Perawatan minyak jati ini juga tetap akan mengalami aus dalam periode pemakaian waktu tertentu.

Selain itu, semua pembeli harus memahami bahwa furniture yang dijual itu bukanlah berasal dari kayu jati. Meskipun sudah banyak juga yang telah membelinya dan terlanjur percaya bahwa itu adalah mebel dari kayu jati asli.

Asumsi ini bisa terjadi karena informasi yang salah di pihak mereka atau informasi palsu dari pihak penjual. Salah satu alasan untuk masalah ini adalah kenyataan bahwa kita semua sebagai pembeli cenderung mencari mebel yang murah namun tetap ingin mendapat kualitas terbaik.

Setiap orang ingin membayar lebih murah untuk menemukan produk berkualitas tinggi. Begitulah yang lumrah terjadi sehingga kita sering lupa untuk mengajukan pertanyaan dan melakukan penelitian yang diperlukan saat membeli.

Bagaimanapun juga, Anda tetap perlu lebih teliti agar mampu menjamin mebel yang diperoleh tersebut benar-benar berasal dari kayu jati. Banyak pula penjual mebel yang menggunakan ungkapan populer “Seperti Jati”.

Untuk memastikannya, Anda harus mampu teliti. Kayu jati yang asli memiliki kandungan silika tinggi yang akan mampu mengatasi berbagai penyebab kerusakan. Dengan kandungan tersebut, kayu jati dapat bertahan selama sekitar 75 hingga 100 tahun bahkan ketika disimpan dan digunakan pada area luar ruangan. Jati adalah satu-satunya jenis kayu yang dapat membuat klaim ini.

Apakah Ini Benar-benar Mebel dari Kayu Jati Asli?

mebel kayu jati natural

Penting untuk mengetahui beberapa fakta mudah yang dapat membantu Anda menentukan apakah benar Anda dapat membeli mebel dari kayu jati yang asli. Saat berbelanja mebel kayu jati, Anda harus membaca deskripsi yang tercantum di situs web atau di toko mana pun yang menjual furniture luar ruangan tersebut.

Banyak dari potongan furnitur kayu luar ruangan yang Anda lihat terdaftar sebagai “Must Have,” “Great Deals,” atau Unbelievable Prices” yang sebenarnya tidak terbuat dari jati asli, tetapi justru berasal dari kayu yang disebut Nyatoh.

Kayu nyatoh termasuk kayu keras yang eksotis, namun tidak sekeras atau tahan lama seperti jati. Terutama karena furnitur yang Anda beli dengan harga diskon besar, biasanya justru dibuat dari kayu secang dan bukan dari kayu keras yang berkualitas seperti jati.

Nyatoh akan mengering secara perlahan dan memiliki beberapa kecenderungan untuk mengalami pecah atau retak. Daya retak dari kayu ini memang cukup tinggi. Kayu ini juga cukup rentan terhadap serangan rayap dan hama lainnya.

Banyak department store maupun toko penjual furniture besar lainnya yang beriklan secara daring berani menjual furniture yang katanya memiliki kualitas seperti kayu jati pada konsumen. Sayangnya, sebagian konsumen juga tidak banyak yang curiga, sehingga penjualannya tetap berjalan lancar bahkan hingga dijual pada toko mebel yang lebih kecil dan skala retail.

Perbedaan Jati dengan Kayu Nyatoh

kayu nyatoh yang sudah dibersihkan dan siap diolah jadi mebel (furniture)

Jika Anda ingin mengetahui perbandingan antara kayu nyatoh dan kayu jati Anda akan jelas melihat bahwa nyatoh memang tidak seperti Jati. Kayu Nyatoh dinilai di Kelas 3, kayu yang memiliki ketahanan rendah terhadap serangan rayap dan jenis hama lainnya.

Kayu nyatoh juga dapat lebih mudah terkena serangan kumbang bubuk. Beberapa jenis kayu yang memiliki kualitas mirip dengan kayu ini di antaranya adalah kayu pinus dan mahoni.

Sementara kayu jati asli termasuk dalam kayu Kelas 1. Kayu ini sangat tahan lama tahan terhadap berbagai serangan serangga serta tahan retak. Jenis kayu lain yang mirip dengan jati adalah kayu ebony, iroka, dan makore.

Perbedaan tersebut tentunya juga mempengaruhi kualitas mebel dari kayu jati asli dengan mebel nyatoh. Yang membedakan lagi antara kayu nyatoh dan kayu jati adalah nyatoh harus dilindungi dengan minyak, dan kemudian dirawat setiap tahun untuk mempertahankan kualitasnya. Apalagi jika akan digunakan sebagai mebel outdoor.

Segala perlindungan pada kayu nyatoh harus dilakukan dengan lebih optimal. Terutama jika itu berkaitan dengan air, karena jika digunakan pada area outdoor tentu ada resiko mebel terkena hujan. Jika ada air yang terperangkap di beberapa bagian furniture ini, kayu akan mulai membusuk.

Sementara kayu jati asli tidak harus dilapisi dengan minyak ataupun lapisan perawatan sejenisnya. Kayu jati mampu bertahan dari  unsur lingkungan karena mekanisme yang sudah dimiliki oleh kayu ini secara alami.

Meski secara tampilan dan treatment mebel dari kayu nyatoh telah dibuat semirip mungkin dengan mebel jati, namun secara kualitas tetap tidak bisa dimungkiri bahwa jati di atas kayu nyatoh.

Rekomendasi Untuk Anda

    Pilihan Menarik Lainnya

      Leave a Comment

      Your email address will not be published. Required fields are marked *