Pohon Bungur yang Kayunya Bisa Dibuat Mebel

Dengan bunga berwarna ungu dan pink yang begitu cantik, apakah kayu dari pohon bungur bisa diolah lebih lanjut?

Selain Dadap Merah, salah satu pohon berbunga asli Indonesia yang cukup populer adalah tanaman bungur. Tanaman ini bisa tumbuh menjadi pohon dengan tinggi sedang dan tersebar luas pada berbagai ketinggian.

Daun tanaman menampakkan warna hijau pekat hingga medium. Bunga yang dihasilkannya merupakan daya tarik utama tanaman ini. Bunga tersebut berwarna ungu atau merah muda dan tumbuh bergerombol.

Pada bulan-bulan tertentu, pohon akan mengalami masa blooming sehingga sebagian besar tangkainya berwarna ungu didominasi bunga-bunga indah tersebut. Tak mengherankan, beberapa kalangan menjadikan tanaman ini untuk penghias jalan dan pekarangan.

Hanya saja, popularitas tanaman ini memang masih kalah dari tabebuya yang sempat menggemparkan Surabaya beberapa waktu lalu.

Deskripsi Pohon Bungur

Pohon bungur bisa tumbuh hingga 20 meter dengan kulit kayu yang tampak halus namun “flaky” (mudah mengelupas). Daun berbentuk elips dengan ukuran panjang 8 hingga 15 cm dan lebar 3 hingga 7 cm.

Pohon bunggur merupakan pohon asli Asia Tenggara dan Selatan. Persebarannya cukup luas dari India, Indonesia, Malaysia, dan daerah sekitarnya. Di negara seperti India, bungur memiliki makna kultural yang besar sebab dikaitkan dengan agama Buddha.

Klasifikasi Ilmiah

  1. Kingdom: Plantae
  2. Klad: Tracheophytes
  3. Klad: Angiosperms
  4. Klad: Eudicots
  5. Klad: Rosids
  6. Ordo: Myrtales
  7. Famili: Lythraceae
  8. Genus: Lagerstroemia
  9. Spesies: L. speciosa

Pemanfaatab Kayu dari Pohon Bungur

Dengan bunganya yang begitu indah, tanaman ini memang lebih sering dimanfaatkan sebagai penghias pekarangan. Namun, kayu bunggur sebenarnya memiliki potensi untuk diolah lebih lanjut.

Sebagai pertimbangan menggunakan bunggur, coba simak karakteristik kayu tersebut di bawah ini.

  1. Berat kering: 705 kg/m3
  2. Gravitasi spesifik pada MC 12%: 0,55, 0,71
  3. Janka Hardness: 4,850 N
  4. Modulus Rupture: 97,4 MPa
  5. Modulus Elastis: 10,8 GPa
  6. Kembang susut: Radial 4,4% tangensial 6,8%, volume: 12,7 %, Rasio T/R: 1,5

Karakteristik lain Kayu Pohon Bungur

Warna dan Pola Serat

Kayu teras atau heartwood memiliki warna keemasan hingga coklat kemerahan. Adapun bagian gubal atau sapwood memiliki warna yang lebih cerah. Warna kayu akan menjadi lebih gelap ketika terkena cahaya matahari.

kayu pohon bungur
Image: tropicaltimber.info

Pola serat kayu menampakkan bentuk yang bergelombang hingga keriting. Beberapa malah memiliki pola keriting yang sangat jelas dan begitu menarik.

Tekstur dan Bau

Tekstur agak kasar dan kurang rata. Bau kayu netral, tak ada aroma spesifik

Ketahanan

Secara umum merupakan kayu yang cukup memiliki ketahanan yang lumayan pada pembusukan akibat serangan serangga dan hama.

Kemudahan Pengolahan

Pohon bungur menghasilkan kayu yang sebetulnya mudah diolah. Kayu tidak sulit untuk dilem, difinish, ataupun disemir. Namun, pada area yang pola seratnya sangat keriting, mungkin Anda akan menemukan beberapa kesulitan.

Kelestarian

Bukan termasuk kayu yang terancam punah sehingga penggunaannya tidak dianggap merusak alam

Catatan tentang Kayu dari Pohon Bungur

Di pasar internasional, bunggur terkenal dengan nama satinwood. Padahal, antara satinwood dengan tanaman ini tidak ada kekerabatan yang dekat. Selain itu, beberapa kalangan menduga bahwa pola serat keriting pada kayu tidak bersifat alamiah melainkan sengaja dimodifikasi demikian.

Bisakah Kayu dari Pohon Bungur Diolah Lebih Lanjut?

Jawaban singkatnya, bisa. Apalagi secara tradisional, masyarakat Indonesia sudah banyak yang memanfaatkan kayu bunggur untuk kerajinan.

Sementara itu, di beberapa negara seperti India, kayu ini sudah sering diolah secara profesional untuk kebutuhan komersil. Umumnya, penggunaannya mencakup bidang-bidang sebagai berikut.

  1. Mebel, misalnya untuk membuat meja, kursi, buffet, ranjang, dan lainnya
  2. Pembuatan perahu terutama untuk pasar lokal, baik itu perahu sungai atau laut
  3. Pembuatan perabot rumah tangga termasuk kitchenware dan pegangan alat-alat seperti payung
  4. Kerajinan
  5. Lantai, rangka bangunan, dan sektor konstruksi yang lainnya

Dengan tampilannya yang unik, bunggur juga cukup potensial untuk dijadikan veneer dekoratif. Bagian sapwood kayu jgua bisa diolah lebih lanjut untuk membuat engineered wood seperti MDF.

Pengolahan Pohon Bungur Perlu BioCide Insecticide

Pada akhirnya, kayu bunggur merupakan kayu yang memiliki potensi pemanfaatan besar. Namun, alangkah lebih baiknya bila kayu ditreatment dulu sebelum digunakan.

Memang, durabilitas kayu cukup baik. Akan tetapi untuk industri woodworking komersil, treatment pengawetan tetap disarankan.

biocide

Anda bisa menggunakan BioCide Insecticide. BioCide Insecticide merupakan insektisida dengan bahan aktif cypermethrin 100 EC. Produk ini dapat diresapkan pada substrat bungur dengan harapan agar hama-hama tak berani memakannya.

Hingga hari ini BioCide Insecticide telah diandalkan para petani kayu maupun perusahaan mebel berorientasi ekspor. Produk ini menawarkan sangat banyak kelebihan, antara lain:

  • Sangat efektif
  • Spektrum luas, dapat digunakan untuk proteksi dari rayap, teter, dan hampir semua hama serangga kayu lainnya
  • Tingkat keamanan sesuai standar
  • Hemat, konsentrasi tinggi
  • Tidak menyebabkan efek-efek tertentu seperti pada aplikasi oil based preservative

BioCide Insectide juga bisa Anda beli dengan mudah. Silahkan hubungi CS kami untuk informasi lebih jauh.

Leave a Comment