Dari Jenis Hingga Efektivitasnya, Ini Dia Bahan Kimia Pengawet Kayu!

pengawetan kayu (2)

Teknologi pengawetan kayu terus berkembang. Hal ini pun diikuti dengan makin berkembangnya formulasi bahan kimia pengawet kayu. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan bahan tersebut? Apa saja jenisnya, dan bagaimana perbandingannya dengan bahan yang sifatnya alami?

Berbagai pertanyaan tersebut akan dicoba dibahas pada artikel kali ini.

Pengertian Bahan Kimia Pengawet Kayu

Yang dimaksud dengan bahan kimia pengawet kayu ialah berbagai bahan yang dibuat manusia (sintetis) dengan tujuan untuk membuat kayu lebih tahan terhadap hama. Ketahanan tersebut coba diwujudkan untuk membuat kayu lebih awet. Alasannya jelas karena hama berpotensi sangat besar merusak kayu. Kayu sebagai material organik yang kaya akan nutrisi adalah target berbagai jenis organisme untuk digunakan sebagai sumber makanan. Sehingga diperlukan bahan khusus untuk mencegah berbagai serangga tersebut memakan kayu. Bahan kimia sintetis sendiri umumnya dibuat untuk mengubah kayu menjadi beracun bagi hama. Dengan cara ini, tak aka nada hama yang berhasil merusak substrat tersebut.

Dua Jenis Bahan Kimia Pengawet Kayu

Jenis bahan pengawet kayu bisa dibedakan berdasarkan jenis hama yang menyerang. Mengingat organisme perusak kayu bisa terdiri dari lumut, jamur, serangga, alga, arachnida (kelompok sejenis laba-laba), hingga bakteri pembusuk, maka jenis pengawetnya pun mengikuti organisme-organisme itu. Sehingga kita mengenal adanya fungisida, insektisida, algasida, bakterisida, hingga anti arachnida. Umumnya, fungisida sudah mencakup algasida dan bakterisida. Sedangkan antiserangga bisa sekaligus berfungsi sebagai anti arachnida.

Bahan Kimia vs Bahan Alami untuk Mengawetkan Kayu

Bila kita tarik lebih jauh, pembagian bahan pengawet bukan sekedar bisa dilihat dari hama yang menyerangnya. Berdasarkan bahan pembuatnya, produk pengawetan kayu bisa dibedakan menjadi bahan pengawet alami dan bahan pengawet buatan.

alterntif text

Mana yang lebih efektif?

Bahan pengawet alami umumnya berasal dari material alam seperti air, asap, hingga lumpur. Dari hasil pengawetannya, bahan-bahan tersebut memang terbukti bisa membuat kayu lebih tahan lama. Kayu biasanya direndam atau dipaparkan pada bahan-bahan tersebut sehingga nutrisinya berubah. Perubahan ini diharapkan akan membuat hama tak lagi menyukai kayu terkait.

Meski demikian, penggunaan bahan-bahan tersebut sama sekali tidak efisien. Perendaman dalam air dan lumpur misalnya, memerlukan waktu hingga rentang bulanan. Sedangkan dilihat dari efektivitasnya, bahan alami masih kalah dibanding bahan kimia sintetis.

Bagaimana bila dilihat dari aspek keamanannya?

Pertanyaan tersebut sebenarnya amat tricky dan tidak bisa dijawab dengan serampangan. Betul bahwa obat pengawet alami tidak mengandung zat-zat membahayakan. Meski demikian, efektivitas bahan ini yang rendah menyebabkan kayu cepat rusak. Akibatnya permintaan kayu baru akan meningkat dan penebangan hutan akan jauh lebih masif. Dengan penggunaan bahan kimia pengawet kayu, kondisi seperti ini bisa diminimalisir.

Informasi dan Penjualan Bahan Pengawet Kayu

Untuk informasi lebih lanjut serta pembelian bahan pengawet kayu, silahkan hubungi kami via telp/sms/WA di 082 167 600 693, BBM D12B7E21 dan email [email protected]. Anda juga bisa langsung mendatangi kantor kami di Jalan Sidikan no 94 Sorosutan Yogyakarta.

jual obat antiserangga kayu balsa

 

Dari Jenis Hingga Efektivitasnya, Ini Dia Bahan Kimia Pengawet Kayu!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply