Menimbang Keuntungan dan Kerugian Cara Mengawetkan Kayu dengan Oli

Bagaimana metode mengawetkan kayu dengan oli?

mengawetkan kayu dengan oli 2

Pengajuan pertanyaan tersebut, sebaiknya ditunda dulu sebelum kita benar-benar paham apa manfaat dan apa kerugian dari bahan yang digunakan sebagai pelumas mesin itu. Lantaran, meski oli memang bisa membuat kayu dijauhi hama, bukan itu saja yang harus diperhitungkan untuk menyukseskan usaha pengawetan kayu. Banyak hal lain yang harus dipertimbangkan mulai dari dampaknya pada tampilan kayu hingga kesehatan manusia.

Sayangnya, dari berbagai aspek tersebut, oli justru menunjukkan banyak kerugian sebagai bahan presertive.

5 Kekurangan Mengawetkan Kayu dengan Oli

Tak Efektif

Oli memiliki cara kerja yang lambat dan tidak spesifik mencegah serta membasmi hama kayu. Akibatnya perlindungan yang diberikan menjadi kurang maksimal. Apalagi ketika bahan ini digunakan sebagai produk pembasmi, bukan sekedar pengawet.

Berbahaya

Produk preservative kayu yang aman adalah produk preservative yang tidak berbahaya bagi organisme non target. Tetapi tentu saja memilih produk pengawetan seperti ini tidak mudah. Namun setidaknya kita bisa memilih obat pengawet yang lebih aman dibanding yang lain.

Sayangnya, bila dibandingkan produk lain, efek bahaya oli jauh lebih mengkhawatirkan. Sebab, bahan ini mengandung senyawa beracun yang mudah menguap menjadi gas dalam suhu ruangan. Akibatnya, kayu yang diawetkan dengan oli dan tidak dicat akan menjadi sumber polusi udara dalam ruang dan meracuni penghuni ruang tersebut.

Menurunkan Estetika Kayu

Akan terjadi perubahan warna pada kayu yang diawetkan dengan oli. Mengawetkan kayu dengan oli juga beresiko membuat proses finishing gagal atau paling tidak sulit dilakukan. Bahan ini dapat menyebabkan lapisan cat tidak menempel dan tidak tersebar dengan baik di seluruh permukaan kayu.

Kayu Jadi Bau dan Lengket

Selain dapat menimbulkan gagal finishing sehingga estetika produk kayu menurun, oli juga bisa membuat kayu menjadi bau dan lengket. Efek ini tak lepas dari bahan oli yang memang beraroma menyengat serta sifatnya yang sulit meresap ke dalam kayu.

Sulit Diaplikasikan

Dengan sifatnya yang kental, kayu sangat sulit meresap ke dalam kayu sehingga tidak mudah diaplikasikan.

Satu-satunya Keuntungan Pengawetan Kayu dengan Oli

Tidak adil bila kita tidak menunjukkan apa manfaat atau keuntungan mengawetkan kayu dengan oli. Bagaimanapun juga bahan ini mudah didapat dan termasuk hemat terutama bila kita mengandalkan oli bekas.

Jadi, menimbang beragam kekurangan serta satu keuntungan mengawetkan kayu dengan bahan ini, dapat  disimpulkan bahwa oli bukan pilihan baik untuk membuat kayu tahan lama. Bagi yang mengharapkan proses pengawetan kayu yang sukses, jangan gunakan bahan tersebut serta bahan lain sejenisnya seperti solar. Apalagi saat ini, teknologi pengawetan kayu telah banyak berkembang dan melahirkan bahan yang jauh lebih bagus seperti Insecticide 100 EC dan Microcide 100 EC.

Leave a Comment