Pengawet Kayu Akasia Untuk Meningkatkan Potensi kayu

Kayu akasia termasuk jenis kayu cepat tumbuh, dan cenderung disukai rayap kayu kering apabila sudah dibentuk menjadi furniture. Perlu perawatan khusus menggunakan pengawet kayu akasia berkualitas.

Kayu akasia jenis acacia mangium Willd, yang juga dikenal dengan nama mangium, merupakan salah satu jenis pohon cepat tumbuh yang paling umum digunakan dalam program pembangunan hutan tanaman di Asia dan Pasifik. Keunggulan dari jenis ini adalah pertumbuhan pohonnya yang cepat, kualitas kayunya yang baik, dan kemampuan toleransinya terhadap berbagai jenis tanah dan lingkungan. Tekanan terhadap ekosistem hutan alam di Indonesia yang tidak dapat dihindari belakangan ini mengakibatkan penggunaan jenis-jenis cepat tumbuh, termasuk mangium, sebagai pengganti bahan baku untuk menopang pasokan produksi kayu komersial.

Luas areal hutan tanaman mangium di Indonesia dilaporkan mencapai 67% dari total luas areal hutan tanaman mangium di dunia (FAO, 2002). Sekitar 80% dari areal hutan tanaman di Indonesia yang dikelola oleh perusahaan negara dan swasta terdiri dari mangium. Sekitar 1,3 juta ha hutan tanaman mangium telah dibangun di Indonesia untuk tujuan produksi kayu pulp (Departemen Kehutanan 2003). Mangium juga diusahakan oleh rakyat (petani) dalam skala kecil. Menurut Departemen Kehutanan dan Badan Statistika Nasional (2004), Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah tanaman mangium rakyat tertinggi, mencakup lebih dari 40% total jumlah tanaman mangium yang diusahakan oleh rakyat di Indonesia.

Pengawetan Simpel menggunakan Pengawet Kayu Akasia BIoCide

Sifat mekanis kayu merupakan salah satu karakteristik penting pada kayu yang digunakan sebagai bahan konstruksi. Sifat kekuatan kayu merupakan ukuran kemampuan kayu untuk menahan gaya atau beban yang datangnya dari luar. Beban ini cenderung mengubah ukuran dan bentuk kayu yang terkena bebansifat mekanis kayu bisa berubah drastis apabila kayu akasia terserang rayap. Pengawetan sebelum dan sesudah kontruksi sangat penting dilakukan agar kualitas kayu akasia yang sudah jadi furniture tetap baik.

Kayu akasia termasuk jenis kayu cepat tumbuh, dan cenderung disukai rayap kayu kering apabila sudah dibentuk menjadi furniture. Perlu perawatan khusus menggunakan pengawet kayu akasia.

Pengawet anti rayap sudah diformulasikan, memiliki kemampuan daya lindung tinggi, kita dapat menyebut pengawet ini dengan BioCide Insecticide. Diformulasikan khusus untuk kebutuhan industri (woodworking) dan konstruksi bangunan,  serta efektif dan efisien memcegah kumbang bubuk, kutu, rayap, nyamuk, thether (thothor), kecoa dll. Produk BioCide Insecticide ialah pengawet yang mampu menjaga sifat mekanik kayu. Apabila kayu terserang hama seperti yang disebutkan di atas, maka akan mempengarungi kekuatan dan daya tekanan.

Karena ramah lingkungan, sangat efektif untuk para pengrajin agar limbah tidak merusak lingkungan dan menjaga keselamatan pekerja. Menggunakan BioCide Insecticide bagi pengrajin mebel sangat penting, karena agar produk tetap awet sampai pada tangan konsumen. Bagi pengrajin, produk ini cukup ekonomis karena dapat larut dalam air, dan available untuk metode pengawetan yang sederhana seperti perendaman pra-kontruksi. Selain pengrajin, orang rumahan juga dapat menggunkan BioCide Insecticide untuk pemeliharaan bangunan, cukup disiramkan di pojok-pojok ruangan.

Kelebihan Lain Yang Harus Segera Dibutktikan

Produk  pengawet kayu akasia ini memiliki spektrum organisme target luas. Aman dan ramah lingkungan. Ditambah lagi dapat dilarutkan dengan air (ekonomis) dan memiliki stabilitas atau masa aktif sampai 2 tahun. Dalam rangka membantu mengatasi konsumsi kayu komersil yang tinggi, maka pengawetan semacam ini dibutuhkan agar membantu laju ekonomi petani akasia. Apabila Anda tertarik bisa menghubungi distributor Biocide Insecticide melalui wa & sms di 082 167 600 693.

 

Leave a Comment