Pilihan Lantai Kayu untuk Kamar Mandi

Lantai kayu untuk kamar mandi yang memiliki kualitas terbaik harus disesuaikan dengan jenis kayu yang dengan kualitas terbaik. Mengingat esensialnya kebutuhan penggunaan kamar mandi di setiap rumah, pemilihan material untuk area penting untuk diperhatikan.

Kamar mandi termasuk area yang lembab sehingga pemilihan bahan yang digunakan tidak boleh sembarangan. Mengingat, sebagian besar kayu terutama yang tidak dilapisi oleh bahan pengawet akan membuatnya lebih mudah rusak.

Perhatikan Pemilihan Material Lantai yang Tepat untuk Kamar Mandi

Kamar mandi adalah bagian rumah yang harus memiliki peran esensial pada setiap hunian. Kenyamanan pengguna suatu hunian tak jarang juga dipengaruhi oleh kondisi kamar mandinya.

Yang sering menjadi keluhan adalah pemilihan jenis lantai pada kamar mandi. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena saat terkena air saat digunakan, lantai kamar mandi biasanya mudah licin.

Tak jarang kamar mandi menjadi area yang paling utama untuk diperhatikan. Pada umumnya, kamar mandi memiliki masalah berupa lantai yang licin sehingga sering cukup membahayakan untuk penggunanya.

Sebagian besar penggunaan material pada lantai untuk kamar mandi, material yang tahan terhadap terjadinya keropos tentu dianggap lebih aman dan awet. Material tersebut di antaranya keramik, semen, batu alam.

Anda juga dapat mengatasi masalah berupa lantai yang licin dengan menggosok dan membersihkan lantai di kamar mandi secara rutin.

Lalu, apakah tidak bisa menggunakan kayu sebagai material lantai untuk area kamar mandi? Tentu saja bisa. Namun, perlu memastikan bagaimana kualitas jenis lantai kayu yang akan digunakan.

Bagaiaman Lantai Kayu untuk Kamar Mandi yang Cocok?

Decking kayu untuk kamar mandi dengan style minimalis
Decking kayu kamar mandi

Meski dikhawatirkan kayu akan memiliki masalah karena tidak tahan terhadap air, Anda tetap dapat menggunakan material ini untuk lantai kamar mandi.

Dengan catatan, tentu saja Anda harus memilih jenis lantai kayu yang tahan air. Agar dapat digunakan sebagai lantai di area kamar mandi.

Masalah lantai yang licin di kamar mandi juga bisa diatasi jika Anda memilih untuk menggunakan material kayu. Walaupun akan terkena air maupun sabun dengan intensitas yang sering, bahan lantai kayu yang Anda pilih tersebut tidak akan mudah rusak dan rapuh.

Hal ini tentu dapat menjadi solusi yang Anda butuhkan. Anda jadi tidak rawan terpeleset saat menggunakan kamar mandi.

Tapi ingat, tidak semua jenis lantai kayu bisa Anda gunakan untuk area kamar mandi. Akan lebih aman jika Anda menggunakan decking kayu, karena decking memang sudah dibuat dengan tujuan untuk digunakan cenderung pada area basah, termasuk kamar mandi.

Decking kayu juga bisa diberi bahan khusus yang membuatnya dapat mengurangi kondisi licin pada bagian permukaannya. Fitur unggulan ini dikenal sebagai antislip. Dengan adanya kemampuan ini, penggunaan decking untuk area lembab memang pilihan yang tepat.

Pemasangan decking juga memiliki peran untuk meminimalisir kondisi licin yang akan terjadi. Yaitu dengan cata memasangnya dengan menyisakan rongga kosong pada bagian bawah decking maupun antar decking.

Hal tersebut merupakan upaya untuk meminimalisir adanya genangan air pada lantai. Termasuk untuk membantu mengurangi kondisi licin maupun pemuaian atau penyusutan yang bisa terjadi kapan saja pada lantai kayu tersebut.

Jenis Lantai Kayu Kamar Mandi yang Bisa Dipilih

Berikut adalah beberapa pilihan lantai atau decking kamar mandi yang bisa Anda pilih, di antaranya:

1.  Decking Kayu Ulin

lantai kayu dari kayu ulin dengan kualitas terbaik
Lantai decking kayu ulin

Ulin adalah kayu yang memiliki ketahanan yang baik terhadap pengaruh perubahan cuaca. Termasuk saat kondisi lembab maupun panas. Jika terkena air kayu ini justru akan semakin keras dan kuat.

Kriteria ini tentunya cocok sekali jika diaplikasikan sebagai pilihan lantai kayu kamar mandi Anda, bukan?

Mengingat kualitasnya yang sangat mumpuni untuk kebutuhan penggunaan pada area lambab, wajar jika ulin juga dibanderol dengan harga cukup tinggi.

2.  Kayu Bengkirai

lantai kayu dari kayu berngkirai
Decking kayu bengkirai

Bengkirai dapat diandalkan untuk menggantikan ulin sebagai lantai kamar mandi. Harga bengkirai memang cukup jauh lebih mudah dibandingkan ulin. Namun, jika diperhatikan dari kualitas kekerasan kayunya, bengkirai memiliki level yang hampir sama dengan ulin.

Kayu bengkirai sendiri lebih mudah untuk memuai dan mengalami penyusutan jika terlalu sering terkena air. Untuk mengatasi hal ini, disarankan untuk melakukan pemasangan dengan lebih kokoh agar dapat meminimalisir kerusakan.

Bisa dikatakan, pilihan Anda saat memilih lantai kayu bengkirai untuk kamar mandi juga sesuai antara kualitas dengan harganya.

3.  Decking dari Kayu Merbau

lantai kayu merbau yang masih dalam potongan
Decking kayu merbau

Merbau memiliki level penyusutan yang lebih baik dibandingkan kayu bengkirai. Tingkat penyusutannya bisa dikatakan di bawah kayu bengkirai, sehingga pemilihan decking dari kayu merbau sebagai lantai kayu kamar mandi bisa jadi pilihan.

Tingkat keawetan dan kekuatan dari kayu merbau lebih tinggi dibandingkan bengkirai. Ada beberapa jenis merbau yang memiliki tingkat  keawetan lebih bagus dari jati.

Penggunaan merbau di area yang lembab juga bukan suatu masalah. Namun, yang sering menjadi masalah saat penggunaan kayu ini adalah pada bulan-bulan pertama pemakaiannya akan ada cairan merah yang keluar dari decking.

Cairan tersebut berasal dari warna alami kayu merbau itu sendiri. Masalah lainnya, jika cairan ini terkena benda lain maka akan sulit untuk menghilangkannya. Bahkan warna dari kayu merbau sendiri bisa menjadi pewarna alami.

Untuk membuat decking merbau tidak mengeluarkan cairan merah tersebut, dibutuhkan waktu cukup lama. Biasanya dapat butuh waktu sekitar satu hingga tiga bulan, tergantung dengan intensitas decking merbau tersebut terkena air yang mampu mengeluarkan cairan tersebut.

Leave a Comment