Waspada, Ribuan Binatang Berbahaya Serang Istana Bogor

Ribuan binatang berbahaya menyerang Istana Bogor! Binatang yang sama juga diketahui menyebabkan 7 orang meninggal dunia dan 30 orang lainnya luka-luka. Apa yang sebenarnya terjadi?

Waspada serangan rayap di Istana Bogor
Waspada serangan rayap di Istana Bogor

Satu tahun lalu di Kebun Raya Bogor, sebuah pohon besar ambruk mengakibatkan 37 orang menjadi korban. Detilnya, 7 orang meninggal dunia dan 30 orang luka-luka. Sekarang, binatang yang sama juga ditemukan di Istana Bogor. Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan atas pohon ambruk tersebut, penyebabnya adalah rayap.

Betul. Rayap yang dikenal sebagai serangga kecil tersebut telah menunjukkan efek domino paling mengerikan. Di kalangan awam, rayap tidak asing lagi dikenal sebagai penyebab berbagai jenis kerusakan, terutama kerusakan bagian-bagian rumah. Namun siapa sangka bisa berakibat sangat fatal?

Kini, rayap atau yang dalam Bahasa Inggris disebut termit juga ditemukan di Istana Bogor. Kasus serangan rayap di Istana Bogor inii jelas bukan perkara sepele. Sebab, selain karena efek kerusakan rayap sudah terbukti berakibat fatal, Istana Bogor jelas merupakan bangunan amat penting milik negeri ini.

Dilansir dari merdeka.com, Dodi Nandika, pakar rayap dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menyebutkan bahwa satu koloni rayap dapat memakan 24 kilogram kayu selama rentang waktu satu tahun. Ini sebanding dengan satu kusen pintu ukuran normal. Dengan kata lain, sebenarnya kerusakan parah akibat rayap bukanlah sesuatu yang aneh.

Serangan Rayap di Istana Bogor hingga ke Jakarta

Serangan rayap di Istana Bogor tak lepas dari kondisi cuaca Bogor yang memang dikenal sebagai kota hujan. Ini menyebabkan Bogor memiliki humiditas atau kelembaban tinggi dan menjadi tempat ideal beberapa jenis rayap berbahaya. Bahkan, tingginya jumlah rayap di Bogor sampai-sampai “menulari” Jakarta.

Jakarta, sebagai pemesan tanah dari Bogor untuk berbagai keperluan seperti pengurugan kini sedang memasuki tahap darurat rayap. Menurut Doddy Nandika, hal ini dikarenakan tanah kiriman Bogor mengandung rayap. Jakarta yang tak kalah lembab dan panas pun mengalami serangan hebat akibat serangga ini.

alterntif text

Bagaimana Cara Mengantisipasi?

Istana Bogor jelas akan diselamatkan pemerintah. Namun bagaimana dengan Anda sebagai orang awam yang tinggal di wilayah seperti Bogor? Apa langkah pencegahan yang akan dilakukan?

Selama ini banyak yang mengira rangka konstruksi baja dapat mencegah munculnya rayap. Padahal, belum tentu demikian. Mengapa? Karena di dalam rumah yang berkonstruksi baja tersebut ada produk atau perabot lain. buktinya, banyak yang menjadi korban rayap. Serangga ini bisa masuk rumah dengan berbagai cara.

Agar makin efektif, penggunaan rangka baja sebaiknya dikombinasikan dengan sistem pencegahan anti rayap khusus, yakni pemasangan pipa injeksi. Pipa-pipa berlubang ditanam di bawah lantai dan di atas pondasi. Setiap 6 bulan sekali, pipa disuntik dengan insektisida khusus. Dengan cara ini rayap akan langsung mati begitu memasuki bagian bawah rumah.

Akan tetapi cara ini hanya efektif bila dilakukan dengan insektisida yang bagus. Gunakanlah insektisida ampuh seperti Permethrine 125 EC. Selain efektif membasmi rayap, juga bisa membasmi berbagai serangga lain yang hidup di bagian bawah tanah. Aplikasinya pun aman karena menggunakan pelarut air dan tak mudah meresap di kulit manusia. (*)

Waspada, Ribuan Binatang Berbahaya Serang Istana Bogor

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply