Begini Cara agar Rumah Bebas dari Rayap

Pernahkah Anda mendapati gundukan serupa tanah di dalam rumah? Dari celah lantai keramik, secara berkala muncul gundukan aneh tersebut.

Kadang gundukan ini muncul di ruang tamu. Namun, selang beberapa bulan, ia berpindah ke bagian rumah yang lainnya.

Anda dan orang rumah mungkin akan bertanya-tanya, apa gerangan yang menyebabkan fenomena tersebut?

Sebenarnya, kemungkinan penyebabnya banyak. Namun, satu hal yang harus Anda waspadai sebagai penyebabnya yaitu rayap.

Koloni rayap merupakan serangga yang umum ditemukan hidup di bawah lantai. Di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, jumlah spesies rayap sangat banyak, sehingga menjadikan kawasan ini sebagai salah satu area di dunia dengan tingkat pembusukan oleh hama rayap yang tinggi.

Bisa Naik ke Tembok dan Pintu

Munculnya gundukan dari lantai pada dasarnya disebabkan oleh aktivitas koloni rayap dalam melakukan penggalian. Mereka mencari makanan, dari daun busuk hingga serangga lainnya di jalan atau di halaman rumah.

alterntif text

Ketika melakukan aktivitas itu, koloni rayap kemudian memilih area bawah rumah sebagai tempat bersarang. Atau, mereka kadang menjadikan area bawah tanah rumah sebagai jalur pencarian makanannya.

Dalam skala kecil, sejatinya keberadaan koloni rayap bukan hal yang menyulitkan. Bahkan bila tak memperoleh sumber makanan, mereka akan pergi dari rumah kita.

          Baca Juga: Solusi Terbaik untuk Ayunan Kayu Rusak karena Rayap

Namun, bila dibiarkan tanpa pantauan, kadang koloni ini akan menyebabkan kerusakan yang sangat parah. Rayap bisa naik ke tembok dan kemudian memakan pintu dan jendela serta bahan kayu lainnya di rumah. Hal ini jelas sangat merugikan. Solusi yang tepat perlu diambil.

Jasa Suntik Rayap

Untuk mengatasi serangan serangga ini, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan menerapkan metode suntik obat pembasmi rayap.

Seperti apa proses ini dan apakah orang biasa dapat melakukannya? Perhatikan pada penjelasan berikut.

Cara Kerja

Metode pembasmian rayap pada dasarnya bisa dilakukan dengan banyak cara. Ada yang dilakukan dengan spraying (semprot), pemulasan, hingga perendaman.

Penyuntikan termasuk salah satu metode tersebut. Namun, metode ini lebih sering diaplikasikan untuk bangunan, bukan untuk bidang usaha yang lain.

Prosesnya sendiri sebenarnya sangat sederhana. Garis besarnya adalah sebagai berikut:

1. Persiapan, menyiapkan bahan antirayap dalam bentuk cair
2. Menyiapkan alat penyuntikan.
3. Ujung suntik dimasukkan ke celah antar lantai keramik atau di celah di mana rayap diperkirakan bersarang. Bila tak ada celah, lantai dibor dulu.
4. Bahan antirayap cair disuntikkan secukupnya. Tanda bahwa obatnya sudah cukup disuntikkan adalah cairan tersebut menguar keluar lantai.
5. Penyuntikan dilakukan di area selanjutnya hingga seluruh luas rumah disuntik dengan cairan antirayap.

cara suntik rayap

Bila langkah-langkah di atas sudah selesai, kita tinggal menunggunya beberapa saat. Selanjutnya, lantai boleh dibersihkan dari cairan antirayap yang meluap keluar.

Hasil Proteksi Suntik Rayap

Sulit untuk menggeneralisir apakah cara ini cukup bagus untuk mencegah dan membasmi hama rayap. Metodenya memang efektif dan mungkin salah satu metode terbaik untuk mengatasi hama rayap di bidang konstruksi. Akan tetapi, hasil cara ini bukan sekadar dipengaruhi metodenya. Bahan antirayap yang digunakan punya pengaruh yang cukup signifikan.

Bila menggunakan Biocide Insecticide, misalnya, hasilnya pasti lebih baik. Sebab, Biocide Insecticide merupakan produk termisida yang telah banyak diandalkan industri.

Di luar itu, tentu perlu pengujian lebih lanjut. Apalagi untuk obat-obat antihama yang tidak bersifat spesifik.

Bisakah Suntik Rayap Dilakukan Mandiri?

Beberapa dari Anda mungkin berpikir untuk menerapkan metode ini sendiri. Toh, bukankah caranya tidak sulit? Pun cairan antirayapnya bisa beli sendiri dan alat-alatnya pun bisa menggunakan alat yang biasa digunakan secara umum, untuk selanjutnya dimodifikasi.

Secara umum, langkah-langkah di atas memang cukup mudah diterapkan. Namun, bila Anda bermaksud melakukannya sendiri, Anda harus memastikan beberapa hal di bawah ini:

1. Takaran bahan atirayap, selalu gunakan rekomendasi produk
2. Alat yang digunakan harus aman dan tepat sasaran
3. Keselamatan

Terkait keselamatan kerja, Anda sangat perlu menggunakan pakaian pelindung. Selain itu, gunakan juga kacamata pelindung, masker, dan sarung tangan.

Seba, semua bahan antirayap mengandung racun untuk hama. Sedikit banyak, racun rayap juga membahayakan manusia. Bila terkena kulit, Anda bisa mengalami iritasi hingga gatal-gatal. Sedangkan bila terkena mata atau terhirup, Anda sudah pasti harus segera ke dokter terdekat.

Bila Anda orang yang telaten dan waspada, bisa saja melakukan suntik rayap sendiri. Apalagi bila area yang perlu diatasi tidak terlalu luas.

Namun di luar itu, ada baiknya menggunakan jasa khusus suntik rayap. Toh, di masing-masing kota di Indonesia telah berdiri berbagai perusahaan yang bergerak di bidang ini.

Berapa Biayanya?

Biaya jasa suntil antirayap sendiri beragam. Umumnya rentang harganya mulai dari 25 ribu rupiah hingga 50 ribu rupiah.

Rate atau tingkat harga dipengaruhi berbagai faktor. Salah satunya adalah luas bangunan. Selain itu, tingkat keparahan serangan rayap juga akan jadi pertimbangan. Kadang, treatment harus diulangi atau dilakukan pada area yang bukan lantai. Alhasil, Anda akan dikenai biaya tambahan.

Sebagai konsumen, sebaiknya pilih jasa yang bisa diandalkan. Cari review, referensi, dan juga pertimbangan kenalan Anda yang paham masalah ini. Jadi, Anda bisa sukses mencegah rumah rusak dengan metode suntik rayap ini.

 

Begini Cara agar Rumah Bebas dari Rayap

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply