Tips Mencegah Kayu Tidak Dimakan Rayap

Untuk mencegah kayu tidak dimakan rayap diperlukan proses yang tepat dengan cara perawatan yang dapat dilakukan untuk menunjang kualitas kayu agar lebih awet.

Kayu dapat terjaga dari rayap jika dalam prosesnya dilakukan dengan cara dan bahan yang tepat. Dari proses pemilihan jenis kayu, cara pengawetan dan juga perawatan yang diterapkan. Ada penggunaan produk pengawetan kayu yang juga dapat menjadi andalan untuk kayu dengan kualitas terbaik.

Memilih Jenis Kayu yang Digunakan

Ada beberapa jenis kayu yang memiliki kualitas terbaik dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Termasuk untuk digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan, diolah menjadi furniture, atau untuk kebutuhan pengolahan lainnya yang mengandalkan bahan baku kayu.

Berikut adalah beberapa jenis kayu yang berkualitas untuk digunakan dan dikenal cukup tahan terhadap serangan rayap, di antaranya:

1. Kayu Jati

lembaran kayu jati yang siap difinishing
kayu jati lembaran

Jenis kayu tahan rayap yang paling kuat dan baik digunakan adalah kayu jati. Kayu jati memiliki karakter yang kuat dan kokoh sehingga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan pengolahan.

Jati termasuk dalam jenis kayu yang tahan terhadap serangan serangga terutama rayap. Ketahanan kayu ini juga sangat baik dalam menghadapi serangan jamur pada kayu. Pengolahan dengan mengandalkan kayu jati untuk berbagai kebutuhan akan memberikan hasil yang lebih optimal.

Dengan kualitas kayu jati pula, Anda dapat menekan biaya perawatan, karena kayu ini tidak mudah rusak dan minim perawatan.

2. Kayu Merbau

parket dari kayu merbau
Parket Kayu Merbau

Selanjutnya, ada kayu merbau yang diklaim memiliki kualitas yang paling mendekati kualitas kayu jati. Tekstur merbau yang keras membuat kayu ini sangat sulit untuk ditembus oleh serangga. Ketahanan kayu ini juga teruji pada pencegahannya terhadap kemunculan jamur.

Dengan kelebihan ini, kualitas kayu merbau lebih terjaga dengan baik. Perawatan yang dilakukan dapat lebih minim namun kayu tetap dalam kondisi baik.

Meski memiliki tekstur yang keras, merbau juga memiliki bagian permukaan yang halus dan terasa licin saat diraba. Kayu merbau memiliki warna cokelat kemerahan yang membuatnya cocok menjadi bahan pembuatan furniture tertentu.

3. Sengon

Sengon juga menjadi salah satu jenis kayu yang banyak digunakan untuk kebutuhan. Kayu ini biasanya diperoleh dari pohon sengon laut maupun sengon putih. Sengon banyak dipilih sebagai alternatif pilihan kayu karena ketersediaannya yang cukup melimpah.

Sengon merupakan tanaman yang cepat tumbuh. Tanaman ini termasuk dalam familia leguminose dengan kualitas kayu yang masuk dalam kelas kuat IV sampai V.

4.     Kayu Ulin

Ulin juga termasuk jenis kayu yang patut diperhitungkan dan bisa menjadi andalan untuk Anda yang membutuhkan bahan baku kayu. Kayu ini termasuk jenis kayu keras yang sulit untuk dipotong. Sehingga jelas sulit pula untuk dimakan atau diserang oleh hama.

Ketahanan yang baik dari serangan hama ini akan membuat produk hasil olahan kayu ulin memiliki kualitas terbaik pula. Minim perawatan namun tetap memberikan kualitas terbaik saat diolah menjadi berbagai produk olahan termasuk furniture.

Tips Mencegah Kayu Tidak Dimakan Rayap

Rayap yang sering menyerang furniture

Dalam memastikan kualitas kayu agar tetap terjaga dari serangan hama terutama rayap, dibutuhkan proses yang panjang. Bukan hanya pemilihan jenis kayu, ada pula hal lain yang membutuhkan perhatian agar tujuan ini tercapai.

Yang tak kalah penting, setelah menemukan jenis kayu yang tepat adalah cara pengawetan dan juga perawatan. Kedua hal ini membutuhkan waktu dan konsistensi agar hasilnya sesuai dengan harapan.

Berbicara pengawetan, ada banyak teknik pengawetan kayu yang telah dilakukan. Jauh sebelum adanya teknologi, pengawetan kayu bahkan dilakukan dengan bahan-bahan dan teknik-teknik alami lainnya. Salah satu teknik pengawetan yang paling umum dan masih digunakan sampai saat ini adalah dengan menggunakan solar dan oli.

Cara ini dilakukan dengan melapisi kayu menggunakan solar serta oli yang dicampurkan menjadi satu. Kayu kemudian didiamkan hingga bahan solar atau oli mengering sekitar 1 sampai 3 hari. Namun, keamanan dari cara ini cukup riskan.

Hal yang berkaitan erat dengan kesehatan ini merupakan hal yang sangat penting. Anda membutuhkan produk pengawet yang aman dan ramah lingkungan agar tidak terdampak efek buruk pada kondisi kesehatan Anda.

Baca juga: Panduan Lengkap Mengusir Rayap di Tembok dan Kayu

Untuk mencapai tujuan tersebut, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan, di antaranya:

1.     Gunakan produk yang aman dan ramah lingkungan

Saat memilih produk untuk mengawetkan kayu, pastikan untuk memperhatikan kandungan bahan aktif  di dalamnya. Cari tahu keamanan dari bahan aktif terhadap serangan hama pada kayu.

2.     Pilih produk yang memiliki kinerja terbaik

Menemukan produk yang memiliki kinerja optimal dalam mengatasi serangan hama tentu merupakan hal yang sangat diperlukan. Dengan kualitas produk yang mumpuni, kualitas kayu juga akan lebih terjaga dengan baik pula.

3.     Cari produk yang mudah dan fleksibel dalam aplikasinya

bahan pengawet kayu antiserangga Biocide Insecticide
Pengawet kayu antiserangga Biocide Insecticide

Metode pengaplikasian juga harus menjadi catatan penting. Sebaiknya, pilih produk yang mudah untuk digunakan. Carilah bahan pengawet yang mudah untuk dilarutkan dan mudah pula untuk mengaplikasikannya pada media aplikasi.

Akan lebih nyaman pula jika produk pengawet yang Anda gunakan dapat diaplikasikan pada media lain selain kayu.

4.     Pilih produk yang memiliki stabilitas yang tahan lama

Stabilitas dari kandungan bahan aktif pada produk juga menentukan kualitas produk pengawetan yang digunakan. Tips lain agar kayu tidak dimakan rayap adalah memilih produk yang mampu melindungi kayu dalam jangka waktu lama. Hal ini dapat terwujud jika produk pengawetan kayu memiliki masa aktif yang cukup lama dalam melindungi media.

Dari seluruh tips yang telah disebutkan, ada produk yang tepat untuk digunakan karena telah memenuhi kriteria dari seluruh tips tersebut, yaitu Biocide Insecticide, produk pengawetan sekaligus perawatan kayu dan media sejenis kayu yang aman dan berkualitas.

Anda bisa mengandalkan produk ini untuk kebutuhan perawatan sekaligus pengawetan yang optimal dalam jangka waktu cukup lama. Aktivasi bahan aktifnya dapat bertahan hingga 2 tahun untuk melindungi media sejak pertama kali diaplikasikan.

Di Manakah Anda Bisa Mendapat Produk Anti Serangga Berkualitas untuk Mencegah Kayu Tidak Dimakan Rayap?

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami di sini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bio Industri Omnipresen secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bio Industri Omnipresen secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Leave a Comment