Bagaimana Cara Mengawetkan Kayu Tanpa Pengawet?

Cara mengawetkan kayu tanpa pengawet dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain:

Perendaman

kolam merendam kayu
Kolam seperti ini dulu banyak digunakan untuk merendam kayu.

Pada metode ini, kayu biasanya direndam dalam air mengalir maupun air tergenang. Pada beberapa kasus, perendaman juga sering dilakukan dengan memanfaatkan air kotor hingga air berlumpur. Orang-orang zaman dulu biasa melakukannya dengan merendam kayu di sungai, parit, hingga kolam ikan. Cara ini dimaksudkan agar nutrisi kayu hilang terbawa arus atau terfermentasi bakteri. Dengan hilangnya atau berubahnya nutrisi kayu tersebut, diharapkan kayu tak lagi diserang hama. Sebab, serangan hama pada kayu umumnya disebabkan karena kayu mengandung banyak zat organik yang dibutuhkan organisme-organisme perusak tersebut.

Baca Juga : cara mengawetkan kayu sengon

Pengasapan

asapPada metode ini, kayu dipaparkan pada asap hasil pembakaran. Diharapkan partikel-partikel dari asap akan merasuk ke dalam substrat kayu dan membuat struktur kimianya berubah. Cara ini hampir sama dengan metode perendaman dalam air kotor penuh bakteri yang bermaksud memodifikasi nutrisi kayu.

Baca Juga : tips bagaimana cara mengawetkan pelepah pisang

Kelebihan dan Kekurangan Cara Mengawetkan Kayu Tanpa Pengawet

Sebagaimana berbagai metode pengawetan lainnya, treatment pengawetan kayu tanpa bahan pengawet juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan cara ini adalah resiko keselamatan kerja yang lebih rendah dan sifatnya yang lebih ramah lingkungan.

Sayangnya, kelebihan tersebut tidak bisa mengompensasi berbagai kekurangan yang ditimbulkan. Cara mengawetkan kayu tanpa pengawet memiliki efektivitas kerja jauh lebih rendah dibanding metode serupa dengan bahan pengawet. Pertama, cara ini dapat memakan waktu hingga berbulan-bulan. Perendaman di dalam air sungai, misalnya, akan memberikan proteksi yang bagus setelah prosesnya memakan waktu bulanan.

Baca Juga : kelebihan dan kekurangan kayu sungkai

Perlindungan yang diberikan pun tidak menyeluruh. Hama yang dicegah hanya hama yang sifatnya memakan substrat kayu, bukan hama yang menggunakan kayu sebagai habitat. Padahal, hama yang menggunakan kayu sebagai habitat jumlahnya tidak sedikit. Pun kerusakan yang ditimbulkan tidak kalah mengerikan. Pada treatment dengan obat pengawet, masalah seperti ini dapat dicegah karena kayu sudah dibuat beracun bagi kebanyakan hama.

Solusi

Pengawetan kayu tanpa bahan pengawet seringkali dilakukan untuk menghindari bahan kimia yang dianggap berbahaya. Tak bisa dipungkiri, penggunaan obat pengawet memang bisa memberikan efek buruk. Tapi efek ini bisa diminimalisir agar tak lagi membahayakan. Misalnya dengan menggunakan obat pengawet yang tidak reaktif bagi organisme non hama seperti Insecticide 100 EC dan Microcide 100 EC. Penggunaan bahan pengawet yang mampu memberikan proteksi baik dan relatif aman ini juga bisa berdampak baik bagi kelestarian lingkungan. Sebab, kayu tak perlu cepat ditebang dengan usia produk yang lebih lama.

Rekomendasi Untuk Anda

    Pilihan Menarik Lainnya