Hama pada Kapal : Wajib Diwaspadai karena Imbas Buruknya

Kenali beberapa hama pada kapal di bawah ini yang wajib untuk diwaspadai! Pastikan pula Anda sudah menerapkan antisipasi bila hendak mengirim produk lewat kapal.

Bayangkan begini. Anda merupakan pelaku usaha kerajinan kayu. Suatu ketika Anda mengikuti pameran nasional. Di sana, produk Anda mencuri perhatian banyak pihak karena menarik dan harganya lebih terjangkau. Seseorang tertarik membeli produk tersebut. Namun ia tinggal di luar negeri, sehingga secara otomatis, Anda harus mengekspor produk Anda.

Senang? Tentu saja. Setelah jerih payah yang Anda lakukan selama ini, akhirnya usaha Anda membuahkan hasil. Tapi tunggu dulu. Proses ekspor barang bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan. Tidak. Selain masalah birokrasi yang kadang terkesan ribet, ada pula hal-hal yang harus diperhatikan. Contohnya saja hama.

Kenapa Hama pada Kapal Harus Diwaspadai?

Untuk mengekspor produk, kebanyakan di antara kita memanfaatkan pengiriman via shipping atau kapal. Moda transportasi ini bukan hanya murah, namun juga lebih mudah dan rutenya pun beragam.

Tapi memang, proses pengiriman via kapal bukan sesuatu yang bisa kita sepelekan. Produk Anda nantinya akan berada di kapal tersebut dalam waktu yang lama. Apa Anda yakin kualitasnya akan terjaga? Sebab kapal di sisi lain sering menjadi sarang hama.

Hama-hama yang sering ditemukan di kapal antara lain rayap, tikus, kumbang pengebor, kutu, dan gegat. Hama-hama ini akan menemukan surganya sendiri ketika mendapati produk kerajinan Anda yang terbuat dari kayu atau bahan serat alam. Dalam waktu yang tak lama, hama-hama itu bisa menyebabkan kerusakan yang parah yang menyebabkan produk tidak bisa dijual lagi. Selain itu beragam hama pada kapal juga bisa berefek buruk pada aspek kesehatan. Berikut ini beberapa contoh hama di kapal dan efek yang ditimbulkannya.

hama pada kapal
  1. Tikus: memakan produk dari bahan organik, merusak bahan non organic, mengotori produk, membawa kuman penyakit seperti pes.
  2. Rayap: memakan produk dari bahan organik, merusak bahan non organic, mengotori produk, bersarang di sembarang tempat sehingga menyebabkan kerusakan sistemik.
  3. Kumbang bubuk: memakan produk dari bahan organik, merusak bahan non organic, mengotori produk.
  4. Gegat: merusak bahan organik terutama yang tidak keras seperti kertas dan juga serat alam
  5. Kutu: merusak bahan organik, menyebabkan gatal-gatal, membawa kuman penyakit

Hama-hama itulah yang harus diwaspadai. Sebab hama-hama tersebut bisa merusak produk kayu atau bambu yang kita jual.

Solusinya?

Ada beberapa cara atau usaha yang bisa dilakukan untuk mencegah kerusakan akibat hama pada kapal. Salah satu usaha yang paling terkenal dilakukan adalah fumigasi.

Apa sih fumigasi itu?

alterntif text

Ringkasnya, fumigasi adalah membasmi hama dengan memanfaatkan bahan fumigant. Fumigan bersifat gas meski ketika belum diproses wujudnya cair atau solid. Proses fumigasi ini kini telah menjadi prasyarat di dunia perkapalan dan shipping.

fumigasi kapal

Metode atau sistem yang dibangun sendiri sangat beragam. Ada yang menerapkan fumigasi holistik di mana proses tersebut dilakukan sebelum kapal berangkat, saat kapal berangkat, dan ketika kapal sudah sampai. Jadi, hama benar-benar terbasmi dan tidak merusak produk. Selain itu, kuman penyakit juga tidak akan tersebar di mana-mana, dan kelestarian lingkungan pun bisa terjaga lho.

Kekurangan Fumigasi Atasi Hama pada Kapal

Namun demikian aplikasi fumigasi bukan tanpa kekurangan. Sampai hari ini masih saja ada kapal yang lolos dengan tidak mengaplikasikan fumigant secara terstandar dan baik. Akibatnya hama pada kapal pun merajalela dan menyebabkan kerusakan parah pada produk sampai mengganggu kesehatan masyarakat akibat kuman yang masuk.

Selain itu, Anda juga tidak boleh lengah dengan proteksi yang diberikan usaha ini. Anda tidak bisa menyerahkan produk Anda ke kapten kapal lalu berharap hama di kapal tak akan menyerang sama sekali. Sebab, sebaik apapun usaha fumigasi, bisa jadi hama sudah masuk ke mebel atau kerajinan Anda. Hama tersebut bisa saja berbentuk larva yang baru menetas dari telur yang diletakkan induknya di sebuah celah kayu.

Obat Rayap Bubuk

Cegah Hama pada Kapal dengan BioCide Insecticide

Untuk memberikan perlindungan yang menyeluruh, perlu dilakukan treatment pengawetan untuk mebel dan juga kerajinan. Berbeda dengan fumigasi, treatment pengawetan akan melindungi kayu dan serat alam dari substrat keduanya sendiri.

Caranya dilakukan dengan meresapkan obat pengawet ke dalam material kayu, bambu, atau serat alam. Obat pengawet yang digunakan adalah insektisida atau fungisida khusus. Setelah peresapan berhasil, hama-hama tidak akan memakan material Anda. Jadi, produk pun akan terlindungi dalam waktu yang lama.

Agar hasilnya bagus, pastikan saja Anda memilih insektisida BioCide Insecticide untuk pengawetan produk Anda. Produk ini kami sarankan sebab memang sangat cocok untuk mencegah serangan hama pada kapal yang mayoritas merupakan hama dari golongan insekta.

Selain tu, tentu saja BioCide Insecticide memiliki kelebihan-kelebihan tersendiri. Beberapa kelebihan BioCide Insecticide terletak pada sifatnya yang lebih tahan lama, tidak mudah pudar, tidak karatan, tidak membuat kayu sulit difinishing, dan harganya pun murah namun tidak murahan.

BioCide Insecticide juga menggunakan formula water based dengan bahan utama cypermethrin. Kedua hal ini akan cocok untuk produk Anda yang hendak dikirim ke negara yang memerhatikan kelestarian lingkungan.

BIOCIDE INSECTICIDE

Beli BioCide Insecticide? Bebas Konsultasi

Yuk, beli BioCide Insecticide sekarang juga. Hama pada kapal bisa diatasi dengan percaya diri bila Anda mengggunakan insektisida ini. Anda pun tak perlu was-was selama jalannya proses pengiriman.

Nah, bagi Anda yang hendak membeli, Anda bisa membeli secara langsung atau online. Bila Anda ingin membeli secara online, Anda bisa menghubungi kami via kontak CS yang disediakan. Anda bisa menghubungi by phone, WA, ataupun lewat email.

Sedangkan untuk pembelian secara langsung, Anda bisa berkunjung ke Bio Service Point. Atau, bila lokasi Anda jauh dari Bio Service Point Jepara, Joga, dan Cirebon, Anda bisa bertemu dengan agen kami. Informasi lokasi agen kami bisa Anda peroleh dengan menanyakan ke Customer Service kami.

Simpulan

  1. Bisa mengekspor produk tentu adalah hal yang sangat membanggakan. Usaha Anda terasa terbayarkan ketika pesanan untuk ekspor datang dengan jumlah yang besar.
  2. Untuk pengirimannya, orang-orang biasa memanfaatkan shipping atau mengirim menggunakan kapal. Pengiriman dengan kapal secara umum lebih murah dan rutenya pun banyak.
  3. Tapi, Anda perlu waspada akan hama pada kapal yang terdiri dari tikus, wood marine beetle, rayap, dan masih banyak lagi yang lainnya.
  4. Untuk mencegah hama-hama tersebut, biasanya diterapkan usaha fumigasi. Fumigasi adalah pembasmian hama dengan mengandalkan fumigant yang sifatnya cair.
  5. Selain aplikasi fumigasi, treatment pengawetan juga wajib diterapkan untuk produk Anda yang terbuat dari bahan kayu.

Semoga artikel mengenai hama pada kapal ini bermanfaat ya. Tunggu terus berbagai informasi menarik lainnya di antiserangga.com.

Hama pada Kapal : Wajib Diwaspadai karena Imbas Buruknya
alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

WhatsApp sekarang juga!