Silica Gel Natural Aman Untuk Makanan dan Obat-obatan

0
1986
Silica Gel Natural Aman Untuk Makanan dan Obat-obatan

Di antara banyak orang terkadang mengabaikan akan keberadaan silica gel bahkan diantaranya membiarkannya dan tidak dibuang. Padahal terdapat beberapa silica gel yang cukup membahayakan bagi kesehatan apabila dibiarkan begitu saja.

Namun ada pula yang masih bisa digunakan untuk keperluan yang jauh lebih bermanfaat seperti makanan kering dalam toples, bumbu dapur, sepatu, tas, barang berbahan kulit atau yang lainnya.

Silica gel sendiri memiliki beragam jenis jika dilihat dari warnanya yakni silica gel natural, silica putih, silica gel orange, silica gel hijau dan silica gel biru. Lalu apa perbedaan dari silica gel tersebut?

Perbedaan Silica Gel

Mungkin banyak masyarakat belum mengetahui kegunaan dari silica gel sehingga dengan mudah mengabaikan dan tidak membuangnya. Mengabaikan disini artinya adalah silica gel tersebut sebenarnya masih aktif sehingga masih bisa dimanfaatkan sedangkan harus dibuang ketika silica gel tersebut sudah tidak aktif. Lalu apa kegunaan dari silica gel? Baiklah, silica gel merupakan penyerap kelembaban udara yang bertujuan agar barang atau bahan tersebut tidak rusak ketika harus disimpan dalam waktu yang lama. Namun perlu diingat bahwa silica gel juga memiliki masa aktif dalam waktu tertentu. Tidak selamanya silica gel bisa digunakan untuk menyerap kelembaban pada barang atau bahan. Maka dari itu, harus mengetahui waktu aktif atau tidak aktif dari silica gel tersebut namun sebelum membahas mengenai hal tersebut alangkah baiknya membahas terlebih dahulu tentang macam-macam silica gel.

Dimulai dari silica gel biru. Ya, seperti namanya silica gel ini berwarna biru elektrik bening. Silica gel biru banyak digunakan untuk penyerap kelembaban pada alat-alat elektronik atau mekanik lainnya. Silica gel warna biru elektrik ini terbuat dari senyawa Cobalt Chloride dengan proses yang cukup memakan waktu. Namun, yang sangat disayangkan adalah senyawa tersebut sangat membahayakan kesehatan sebab senyawa tersebut memiliki sifat karsiogenik yang mana bisa menyebabkan kanker. Maka dari itu, apabila Anda menemukan silica gel biru sebaiknya untuk tidak menyimpannya dalam waktu yang lama, sesegera mungkin untuk dibuang karena kandungan yang beracun tersebut.

Selanjutnya adalah silica gel putih yang notabene lebih aman daripada silica gel biru. Sebenernya silica gel putih ini memiliki sifat yang sama dengan silica gel orange dan silica gel hijau yakni memiliki kandungan Methyl Violet yang juga bersifat karsiogenik. Namun silica gel tersebut aman digunakan bahkan untuk obat-obatan. Silica gel putih ini terbuat dari natrium silikat (NaSO2) dengan proses yang cukup sederhana. Sol yang nantinya akan menjadi silica gel tersebut awalnya berbentuk seperti gel atau agar-agar, kemudian didehidrasi hingga berubah menjadi butiran yang padat dan bening namun tidak elastis. Silica gel ini paling banyak digunakan untuk kebutuhan sehatri-hari baik sebagai penyerap kelembaban pada insutri listrik, makanan, farmasi, sepatu, tas, industri berbahan kulit dan masih banyak lagi.

Sedangkan silica gel yang paling aman adalah silica gel natural. Silica gel ini selalu digunakan untuk menyerap kelembaban pada makanan, obat-obatan atau sesuatu hal yang bisa dikonsumsi lainnya. Silica gel natural berbeda dengan silica gel putih meskipun sama-sama aman sebab silica gel ini jauh lebih aman karena terbuat dari bahan yang alami.

Silica Gel Natural dan Fungsi Kegunaannya

Sebelum jauh membahas mengenai silica gel natural, ada baiknya untuk terlebih dahulu membahas mengenai masa aktif dari silica gel. Ya, silica gel ini memang tidak bisa digunakan dalam waktu yang lama karena memiliki batas masa aktif. Lalu bagaimana cara untuk mengetahui masa aktif dari silica gel tersebut? Silica gel memang tidak terbatas waktu karena menyesuaikan ruang serta keadaan lingkungan sekisar. Apabila keadaan ruangan tersebut sempit dan tidak terlalu lembab maka silica gel bisa digunakan dalam waktu yang lama begitu pula dengan sebaliknya.

Untuk mengetahui silica gel tersebut aktif atau tidak adalah dengan mencelupkan ke dalam air. Hal ini akan sangat mudah dilihat sehingga sangat memungkinkan untuk dilakukan. Silica gel yang dimasukkan ke dalam air apabila terdapat gelembung-gelembung udara di sekitar silica gel maka silica gel tersebut dikategorikan masih aktif. Dan apabila tidak ada maka kemungkinan besar bahwa silica gel tersebut sudah tidak aktif. Nah, untuk mengetahui masa aktif yang paling mudah adalah silica gel biru. Silica gel tersebut akan berubah menjadi warna pink ketika sudah tidak aktif dan sebaiknya untuk segera dibuang.

Setelah membahas mengenai tentang cara mengtahui silica gel maka saatnya untuk membahas lebih dekat mengenai silica gel natural. Silica gel ini tergolong silica gel yang paling kegunaannya. Sebab, silica gel yang terbuat dari bahan mineral tersebut sudah diberi label food grade sehingga aman untuk makanan maupun obat-obatan. Meskipun aman, silica gel ini tidak disarankan untuk dikonsumsi karena bisa menyebabka dehidrasi dan iritasi mata disebabkan mata mengering. Sebaiknya untuk meletakkan silica gel di tempat yang tersembunyi atau jauh dari jangkauan anak-anak. Pasalnya rasa keingintahuan anak yang tinggi memungkinkan untuk silica gel tersebut untuk dikonsumsi. Seperti yang telah kita ketahui apabila silica gel tersebut dikonsumsi akan menyebabkan dehidrasi atau dampak buruk lainnya.

Kegunaan silica gel ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-sehari diantaranya:

  • Mampu menyerap kelembaban udara. Ya, silica gel memiliki sifat hydropholic yang artinya mampu menyerap molekul air di udara.
  • Silica gel tersebut juga bisa untuk menghilangkan jamur dan bau kurang seda, pada umumnya yang sering muncul bau kurang mengenakkan adalah makanan kering dalam toples, sepatu atau tas setelah olahraga dan masih banyak lagi. Dengan menggunakan silica gel maka bau tersebut akan berkurang dan lebih nyaman untuk digunakan.
  • Mampu mengurangi oksidasi yang disebabkan molekul air yang ada di udara sangat tinggi
  • Mengurangi adanya konsleting pada arus listrim yang disesbabkan kelembaban udara yang tinggi

Tidak hanya untuk kebutuhan dalam rumah saja, silica gel juga banyak digunakan dalam industri listrik atau yang lainnya. Bahkan tidak jarang, silica gel digunakan untuk penyerap kelembaban ketika pengiriman barang baik antar daerah di Indonesia atau antar negara. Maka dari itu, peranan silica gel ini sangat penting apabila Anda memiliki barang atau terdapat bahan yang sangat rentan berjamur atau rusak ketika udara sedang lembab terutama ketika musim hujan.

Jika silica gel digunakan untuk pengiriman ke berbagai negara, sebaiknya untuk menggunakan silica gel yang aman seperti silica gel putih atau silica gel natural. Sebab, sebagian negara di Asia, Eropa maupun Amerika sangat memprioritaskan barang yang aman mulai dari kandungan bahan yang digunakan atau komponen yang lainnya termasuk silica gel. Berbagai negara maju sudah menerapkan standar keamanan internasional sehingga perlu diketahui tingkat keamanan bahan pada negara-negara tersebut.

SHARE

Leave a Reply