Teknik Menyamarkan Noda Jamur Pada Kayu

0
810
Teknik Menyamarkan Noda Jamur Pada Kayu
membersihkan jamur dengan spon sebelum di aplikasikan obat

Kayu yang selama ini digunakan sebagai bahan baku konstruksi bangunan yang sangat unggul, dilihat dari kekuatan dan keindahan kayu, ternyata memiliki kelemahan yaitu mudahnya kayu terserang jamur dan serangga. Yang paling banyak menyerang kayu adalah jamur blue stain. Karena pada saat kayu ditebang, dalam kurun waktu 1 x 24 jam kayu akan diserang oleh jamur blue stin tersebut.

Pengobatan anti jamur ini tidak langsung diberikan pada kayu sehabis ditebang karenaa cukup memakan waktu sehingga akan menghambat proses penebangan kayu. Walaupun aada juga yang memberikan treatmen anti jamur  setelah kayu ditebang, tetap saja noda pada kayu tidak akan hilang. Walaupun jamur sudah diobati, namun nda tetap akan melekat pada kayu. Padahal noda bekas blue stain pada kayu ini membuat finishing menjadi sulit dan juga membuat kayu memiliki nilai yang rendah dari segi estetika maupun ekonomi.

Jika noda bekas jamur blue stain masih ada, alangkah lebih baik untuk meratakan warna kayu agar memudahkan untuk proses finishing dan juga tetap memberikan nilai yang lebih pada kayu. Meratakan warna kayu akibat jamur blue stain ini cukup mudah jika Anda mau mencoba. Yang harus Anda lakukan pertama kali untuk menyamarkan noda bekas jamur blue stain adalah memilih bahan kimia yang cocok digunakan untuk kayu Anda.

Memilih bahan kimia sebaiknya yang menggunakan campuran air agar tidak terlalu berbahaya untuk lingkungan maupun kesehatan. Dan juga bahan yang tidak memerlukan proses lama atau aplikasi yang rumit. Setelah itu, pilih aplikasi yang akan digunakan untuk menyamarkan warna kayu Anda. Pilihlah metode yang paling mudah yaitu metode kuas agar tidak memakan banyak tempat dan juga alat.

Menyamarkan noda akibat blue stain bisa menggunakan cairan pemutih kayu yang notabene dapat menghilangkan warna doreng dan menyamarkan warna kayu. Jika kayu tidak diberi pemutih, maka pada saat finishing kayu akan sulit untuk diberi warna. Warna pada kayu tidak akan merata, sehingga akan menurunkan nilai estetika dan nilai ekonomi pada kayu tersebut. Tentu itu akan membuat kerugian yang tidak sedikit. Pemutih kayu ini pas digunakan untuk menyamarkan noda akibat jamur blue stain. Pemutih kayu seperti White Agent 250 ini misalnya. Bahan kimia ini menggunakan bahan aktif NaCIO atau sodium hypochlorite yang difromulasikan sebagai bleaching khusus kayu dan membuat warna kayu cerah alami.

Teknik Menyamarkan Noda Jamur Pada Kayu
white agent atau WA 250 efektif untuk menyamarkan noda jamur kayu

Penggunaan White Agent 250 atau Wa 250 ini cukup efektif menghilangkan noda akibat jamur blue stain. Produk ini lebih baik dibanding produk pemutih lain yang notabene lebih berbahaya. Jika produk lain menggunakan solvent atau thinner sebagai bahan pelarutnya, maka WA 250 ini cukup menggunakan air sebagai bahan pelarutnya. Untuk aplikasinya juga cukup mudah, bisa menggunakan metode kuas sehingga Anda tidak perlu repot untuk membuat bak rendaman seperti bahan pemutih lainnya. Prosesnya juga tidak perlu menggunakn sinar matahari agar bahnnya meresap ke dalam kyu, cukup diangin-anginkan saja sampai kering.

Kelebihan menggunakan WA 250 ini cukup banyak. Dan hasilny pun kayu akan terlihat cerah alami sehingga tidak nampk menggunakan bahan pemutih yang berbahaya. Laarutannya jug tidak menyebabkan iritasi pada kulit, juga tidak menimbulkan karat atau korosi pada logam yang terkena cairan bahan pemutih ini. Namun pada saat apliksi WA 250 ini jangan lupa untuk selalu memperhatikan keamanan dengan menggunakan minimal srung tangan masker untuk menghindri kecelakaan pada saat  aplikasi.

SHARE

Leave a Reply