Pengawetan Bambu untuk Pagar: Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Berhasilnya usaha mengawetkan bambu untuk pagar tak akan lepas dari faktor-faktor krusial seperti metode dan obat. Keduanya pun masih akan dipengaruhi oleh aspek lainnya yang juga berdampak pada ketahanan pagar dari bambu.

pagar-bambu-besar

Pengawetan Bambu

Pengawetan bambu untuk pagar sebenarnya tak berbeda dengan pengawetan pada bambu yang lain. Secara umum, basic yang digunakan adalah sama. Landasannya meresapkan obat pengawet yang terdiri dari insektisida dan fungisida. Semakin rata menyebar serta dalam tentu makin baik. Jadi bambu bisa tahan terhadap hama yang sering menyerangnya.

Treatment ini terlebih lagi penting karena pagar diletakkan di kondisi outdoor. Paparan abiotik seperti cuaca akan melapukkannya dengan cepat, sedangkan serangga serta jamur siap memakan substrat tersebut. Tanpa adanya treatment pengawetan yang memadai, maka usia pagar tak akan lama. Apalagi bahan ini juga jauh lebih rapuh bila dibandingkan kayu.

Metode Pengawetan Bambu untuk Pagar

Faktor pertama yang harus diperhatikan saat ingin melakukan treatment adalah metode yang digunakan. Sebenarnya metode pengawetan bambu bisa dilakukan dengan banyak sekali cara. Namun untuk keperluan mengawetkan material pagar, cara yang paling praktis dan memungkinkan ialah perendaman dan pengolesan.

alterntif text

Treatment perendaman kami sarankan pada bambu yang benar-benar belum diawetkan. Treatment ini dilakukan dengan cara merendam bambu ke dalam larutan insektisida serta fungisida. Lama waktu dan konsentrasi pengawet sangat tergantung pada obat yang digunakan.

Treatment kedua, yakni pengolesan kami rekomendasikan bila cara perendaman tidak memungkinkan atau bambu yang digunakan diklaim sudah diawetkan. Jadi, Anda hanya ingin mengawetkannya ulang saja untuk berjaga-jaga. Cara melakukan metode ini ialah dengan mengolesi bambu menggunakan larutan pengawet.

Obat

Apa gunanya obat bisa meresap baik ke dalam bambu namun kualitas obatnya jelek? Jelas sia-sia. Karena itu pemilihan obat harus diutamakan. Perlu dipilih obat pengawet yang yang secara spesifik bisa membasmi hama pada bambu seperti jamur noda, teter atau totor, pinhole, rayap, dan sebagainya.

Faktor Lain

Nah, selain kedua faktor yang secara langsung berpengaruh terhadap keawetan bambu di atas, ada baiknya Anda juga melengkapi dengan usaha yang lain. Salah satu yang bisa dilakukan adalah memilih bambu yang ketahanannya bagus dan mengecatnya dengan bahan yang baik. Lapisan cat yang baik akan melindungi bambu dari faktor perusaknya. Jadi, usia bambu bisa dipertahankan lebih lama lagi. Sederhana tapi efektif, bukan?

Pengawetan Bambu untuk Pagar: Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply