Disayangkan! Potensi Bambu Kuning di Industri Furniture yang Belum Optimal

Salah satu jenis bambu yang banyak dimanfaatkan oleh orang-orang adalah bambu kuning. Ayo, kenali lebih dekat mengenai seperti apa jenis bambu ini dan juga bagaimana cara mengawetkannya.

Bambu merupakan salah satu tanaman yang memiliki ciri sangat unik. Bambu bukanlah pohon meski bisa tumbuh sebagaimana pohon kebanyakan. Tanaman ini membentuk rumpun dan memiliki batang beruas-ruas. Bagian dalam batangnya pun berongga sehingga ketika ditebang, tidak nampak struktur kayu yang biasa kita temui.

Di banyak negara, jumlah bambu ditemukan sangat melimpah. Kelimpahan ini pun tak ayal dimanfaatkan warga lokal sebagai bahan untuk membuat beragam produk. Produk berbasis bambu ini bisa kita temukan mulai dari produk kerajinan sampai mebel. Tak jarang, material ini juga digunakan untuk membuat elemen-elemen bangunan. Misalnya saja untuk tiang-tiang dalam rumah, untuk membuat tangga, lantai, dan masih banyak lagi. Di dapur, bambu juga kerap dimanfaatkan sebagai perlengkapan makan seperti pada pembuatan nampan dan piring anyaman. Singkat kata, tanaman ini telah memberikan manfaat besar bagi manusia.

Terdiri dari Banyak Spesies

Tanaman bambu selain memiliki banyak manfaat, rupanya juga memiliki tingkat keragaman yang sangat tinggi. Bambu sendiri merupakan kelompok tumbuhan dalam tingkat subfamili yang sama. Berikut ini taksonominya.

  • Kingdom: Plantae
  • Clade: Angiospermae
  • Clade: Monokotil
  • Clade: Commelinids
  • Ordo: Poales
  • Famili: Poaceae
  • Subfamili: Bambusoideae

Ragam spesies bambu yang sangat banyak ini tersebar di berbagai wilayah di Asia, mulai dari Asia Selatan, Asia Tenggara, sampai Asia Timur. Karena kebermanfaatannya yang tinggi, bambu bahkan menjadi julukan bagi beberapa negara. Misalnya saja Tiongkok yang memiliki julukan sebagai negeri tirai bambu.

Bambu Kuning

Seperti disebutkan di atas, spesies kelompok bambu berjumlah sangat banyak. Nah, di Indonesia sendiri, beberapa spesies bambu kadangkala lebih dikenali dan populer dibanding yang lain. Salah satunya adalah spesies bambu kuning alias yellow bamboo yang akan kita bahas secara khusus pada artikel kali ini.

bambu kuning

Tahukah Anda mengenai spesies bambu ini? Seperti diindikasi pada namanya, bambu ini memiliki tampilan batang berwarna kuning. Warna inilah yang membuatnya memiliki ciri menonjol dibanding spesies bambu lainnya yang kebanyakan memiliki warna hijau tua. Karena warnanya yang relatif cerah, ruas-ruas pada bambu terlihat sangat jelas, sehingga memberikan kesan eksotik. Bukan hal yang mengejutkan apabila tanaman ini kemudian banyak digunakan sebagai penghias taman. Perbanyakannya sendiri biasanya dilakukan melalui stek rumpun, dengan pilihan rumpun yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda.

Ragam Manfaat Bambu Kuning

Ada banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan pada yellow bamboo. Berikut ini di antaranya.

  1. Dijadikan sebagai tanaman hias seperti disebut di atas. Karena tampilannya yang menarik, bambu ini acapkali digunakan untuk memperindah halaman gedung atau taman-taman kota yang berdekatan dengan sungai.
  2. Dijadikan bahan untuk membuat mebel. Misalnya saja untuk membuat meja dan bangku bambu.
  3. Digunakan untuk membuat berbagai produk kerajinan, misalnya untuk membuat lampu hias, tempat lilin, sampai tempat pensil.
  4. Digunakan untuk membuat berbagai perlengkapan masak dan dapur. Misalnya untuk membuat tempat tissue dan piring anyaman bambu.
  5. Digunakan untuk konstruksi dan elemen dekorasi pada bangunan. Misalnya untuk pagar pada tangga.
  6. Digunakan untuk bahan makanan. Utamanya, adalah bagian yang masih muda yang masih bisa dimasak. Pada masyarakat Jawa, dikenal sayur rebung dari jenis bambu ini.
  7. Digunakan untuk kesehatan, misalnya untuk mencegah penyakit hepatitis.

Potensi Besar bagi Pelaku Usaha Mebel, Kerajinan, Industri Rekreatif, dan Konstruksi Bangunan

Sudah lama bambu kuning dimanfaatkan untuk membuat mebel sampai elemen bangunan. Di era yang modern ini, sayangnya, potensi besar yellow bamboo masih kurang dieksplorasi. Kebanyakan pelaku usaha furniture lebih senang menggunakan kayu dibanding bahan lainnya. Bahkan industri berbasis bambu pun masih kalah dibanding industri berbahan rotan!

Padahal, bila kita bandingkan dengan kayu dan rotan, bambu punya daya tarik tersendiri. Ingat, tanaman bambu hanya ditemukan di Asia, sehingga mebel dan produk lain dengan bahan baku bambu pasti sangat unik bagi masyarakat di benua lainnya.

Kita bisa membuat restauran dengan gazebo bambu untuk menarik wisatawan internasional, mengekspor bangku bambu yang cantik ke Eropa, sampai membuat handicraft vas bambu untuk pasar Amerika! Kedengarannya menarik, bukan?

Sayangnya, kami kerap menemukan alasan mengapa pelaku usaha menghindari bambu. Biasanya mereka tidak menyukai bambu karena sifatnya yang tidak awet. Padahal, bambu pun bisa seawet kayu asalkan kita memilih material yang tua, dan menerapkan treatment pengawetan.

Perlunya Pengawetan untuk Bambu Kuning supaya Seawet Kayu

Untuk kebutuhan seperti mebel dan bangunan, pengolahan bambu jenis apapun (karenanya termasuk yellow bamboo) memang memerlukan ketahanan tambahan. Secara umum, bambu perlu ditreatment terlebih dahulu supaya tidak mudah rusak. Proses treatment ini biasa disebut sebagai treatment pengawetan (bamboo preservation). Pada proses ini, digunakan bahan-bahan pengawet seperti insektisida dan antijamur supaya bambu tidak mudah rusak ketika sudah menjadi mebel atau konstruksi bangunan nantinya.

Treatment pengawetan juga memberikan beberapa keuntungan lain seperti:

  1. Menjaga kelestarian alam, sebab treatment ini memperpanjang usia pakai bambu. Makin panjang usia pakai bambu, maka panen bambu juga tak perlu terburu-buru.
  2. Meningkatkan kepuasan konsumen terhadap produk kita.
  3. Menjaga kualitas produk mulai dari fase mentah sampai ketika produk sudah dikirimkan.

Jadi, setidaknya ada 3 manfaat besar yang bisa kita nikmati dengan melakukan pengawetan terhadap bambu kuning. Pertama, perlakuan preservasi akan berimbas positif terhadap alam, kedua, pengawetan akan membuat konsumen lebih menyenangi produk kita, dan ketiga pengawetan akan menghindarkan kita dari kerugian. Untuk yang terakhir, penghindaran kerugian dengan cara pengawetan bisa terwujud, pasalnya, pengawetan akan membantu meningkatkan ketahanan produk agar tidak rusak selama tahapan proses produksi.

Perlu Anda ketahui, tim antiserangga.com bukan sekali menemukan pelaku usaha yang mengeluh mengalami rugi besar akibat mengabaikan proses preservasi. Satu klien kami pernah mendapat pesanan ratusan unit furniture bambu namun gagal akibat pada proses akhir pengiriman, ditemukan mebel-mebel tersebut terserang hama.

Waspada Kasus Bambu Bubukan, Segera Lakukan Pengawetan

BIOCIDE INSECTICIDE

Salah satu kasus klasik yang paling sering muncul akibat melalaikan pengawetan adalah munculnya masalah bubuk. Masyarakat biasa menamainya dengan istilah bambu bubukan. Masalah ini bersumber dari serangga bamboo boring beetle atau kumbang pengebor serangga yang meletakkan telurnya di dalam material organik. Seiring berjalannya waktu, telur akan berubah menjadi larva yang menggerogoti bambu kuning dari dalam. Sangat destruktif, bukan?

Oleh sebab itulah, aplikasi pengawetan bambu sangat kami sarankan. Mengenai produk bahan pengawetnya, pilih yang memiliki efektivitas tertinggi dalam memberikan perlindungan antihama. Kami di Bio Industries telah menyediakan produk insektisida khusus untuk kebutuhan Anda. Produk kami, BioCide Insecticide bisa melindungi mebel bambu Anda dari serangan rayap basah, rayap kering, semut, tawon pengebor, dan tentu saja totor atau kumbang bubuk bambu.

BioCide Insecticide telah teruji dan digunakan berbagai perusahaan kerajinan, pelaku usaha restoran, hotel, industri kerajinan, sampai industri konstruksi bangunan. Silahkan hubungi Customer Service kami untuk kerja sama lebih lanjut yang saling menguntungkan.

Semoga bermanfaat! Nantikan terus berbagai informasi menarik lainnya di antiserangga.com.

Leave a Comment