Ssst, Ayo Kita Bicara Soal Omset Usaha Kerajinan!

Pada artikel sebelumnya, kita sudah membahas mengenai peluang usaha kerajinan, khususnya di zaman digital seperti sekarang ini. Nah, di artikel ini, kami akan mengangkat tema yang tak kalah menarik, yaitu soal omset usaha kerajinan! Tertarik, kan?

Apakah Anda pernah penasaran dengan berapa omset yang dihasilkan oleh seorang pengrajin? Barangkali saja Anda baru membeli rak shabby lalu penasaran dengan pendapatan pembuatnya. Atau bisa jadi Anda adalah orang yang berminat di usaha kerajinan. Tentu saja, selain masalah passion, menarik dan tidaknya sebuah usaha dipengaruhi oleh omsetnya.

Eits, tapi sebelum kita bicara lebih jauh, tahukah Anda apa yang dimaksud dengan omset? Apa perbedaan antara omset dengan profit?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, omset adalah pendapatan kotor. Artinya, omset adalah nilai total yang Anda dapatkan setiap bulan. Misalnya, Anda mampu membuat 100 rak shabby. Harga tiap rak Rp. 200.000,-. Apabila Anda bisa menjual seluruh rak tersebut, maka Anda memperoleh angka 20 juta rupiah. Nah, itulah angka omset Anda. Besar bukan? Tapi tunggu dulu. Omset tidak sama dengan keuntungan alias profit.

Pada hitungan untuk menentukan profit, pendapatan 20 juta tersebut harus dikurangi dengan biaya produksi. Jadi, misalnya biaya produksinya sampai 75% sendiri, maka profit Anda dalam menjalankan usaha kerajinan tersebut hanya 25% saja dari total 20 juta, yaitu 5 juta rupiah. Hihi, jauh lebih sedikit, ya?

Omset Usaha Kerajinan

Lantas berapa ya rerata omset pengrajin? Jawabannya tergantung. Sebab jenis-jenis kerajinan sendiri sangat banyak. Ada kerajinan topeng tradisional, home decor modern, kerajinan ukir, kerajinan pahat, dan masih banyak lainnya. Kita tentu tak bisa menyebut angka yang pasti.

Kuncinya terletak pada biaya produksi, harga produk, sampai strategi tiap pengrajin itu sendiri. Adapun dari skalanya, ada pengrajin yang hanya bisa mengumpulkan kurang dari 1 juta setahun, puluhan juta, dan bahkan milyaran rupiah. Ya, banyak lho cerita sukses para pengrajin Indonesia! Selain memperoleh omset sampai milyaran rupiah, para pengrajin tersebut pun bisa memasarkan produknya di pasar internasional. Sangat menarik, kan?

Bagaimana ya Cara Menaikkan Profit dan Omset Usaha Kerajinan?

Saat mulai membangun usaha kerajinan, mungkin omset Anda masih sedikit. Dan hal itu merupakan hal yang sangat wajar. Tapi idealnya, omset Anda terus meningkat seiring berjalannya waktu. Memang tidak mudah. Ada banyak hal yang harus dilakukan. Namun secara prinsipil, Anda bisa mengikuti tips-tips dari kami di bawah ini.

Analisis Terus Menerus

Analisis adalah hal yang sangat penting saat menjalankan usaha. Anda tak bisa menjalankan usaha Anda “mengalir seperti air” begitu saja. Salah satu analisis yang bisa diterapkan adalah analisis SWOT. SWOT adalah kependekan dari Strength, Weakness, Opportunity, dan juga Threat. Analisis harus terus diupdate karena kondisi di lapangan berubah seiring dengan berjalannya waktu. Pastikan juga, data-data yang didapat dari analisis tepat dan tidak bias. Jadi, Anda bisa mendapat simpulan serta solusi yang tepat atas analisis yang dilakukan.

Ikuti Aneka Event dan juga Komunitas

Untuk meningkatkan omset usaha kerajinan, Anda perlu mengembangkan jaringan bisnis Anda. Anda juga harus tahu mengenai kondisi kompetitor serta calon rekan bisnis Anda. Oleh sebab itulah, penting bagi Anda untuk ikut berbagai acara sekaligus komunis. Selain memberikan manfaat yang disebut di atas, mengikuti komunitas juga akan membuat Anda lebih aware atas kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Hal ini penting lho, pasalnya kebijakan yang dikeluarkan pemerintah memberikan pengaruh besar atas kelangsungan sekaligus kelancaran usaha kita.

Jual Produk secara Online

Era ini adalah eranya dunia maya. Anda tak bisa mengabaikan fakta ini sama sekali. Apabila Anda mengabaikannya, Anda bisa merugi seperti berbagai retail yang dulunya berjaya tapi gulung tikar akhir-akhir ini. Namun ingat, persaingan di dunia maya sendiri sangat ketat. Strategi yang diterapkan di dunia nyata pun tak bisa serta merta diterapkan di dunia maya. Untuk itulah, Anda akan memerlukan pekerja-pekerja khusus yang spesifikasinya dunia maya. Misalnya saja programer, web developer, dan lainnya. Jangan kaget apabila nantinya omset usaha kerajinan yang dilakukan secara online melebihi yang dilakukan dengan strategi konvensional (offline).

omset usaha kerajinan

Be Creative dengan Produk Anda dan Tingkatkan Mutu

Kreativitas itu wajib! Apalagi Anda bergerak di bidang craft alias kerajinan. Di bidang ini, keindahan alias estetika memainkan peran penting. Namun selain perkara keindahan yang sifatnya umum, Anda juga perlu memerhatikan uniqueness alias keunikan produk Anda. Anda perlu membuat produk yang punya ciri khas sehingga mudah diingat pasar (berguna untuk branding). Caranya? Carilah referensi sebanyak-banyaknya. Mula-mula, Anda mungkin akan meniru-niru model kerajinan yang ada. Tapi lama-lama Anda bisa membuat produk kerajinan yang otentik secara mandiri. Hal ini bila dilakukan dengan baik tentunya bisa meningkatkan omset usaha kerajinan.

Selain itu, pastikan juga produk Anda memiliki kualitas yang baik. Misalnya, dengan memastikan produk resisten terhadap hama jamur. Untuk kebutuhan ini, Anda bisa menggunakan BioCide Insecticide. BioCide Insecticide akan membuat kerajinan tahan rayap, kumbang bubuk, dan hama serangga lainnya.

Ekspor

Jangan berpuas diri hanya karena Anda merasa sudah menguasai pasar nasional. Kembangkan terus usaha Anda. Bahkan bila dirasa perlu, jual produk Anda untuk pasar ekspor. Memang caranya lebih rumit. Belum lagi, Anda harus memerhatikan berbagai peraturan birokratik dari negara tujuan ekspor. Tapi keuntungan yang didapat bisa begitu besar lho. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan pengalaman berharga di dunia ekspor impor yang barangkali berguna untuk usaha Anda yang lain.

BIOCIDE INSECTICIDE

Ayo Beli BioCide Insecticide!

Yuk, beli BioCide Insecticide untuk meningkatkan omset usaha kerajinan Anda. Mudah, lho cara memesan insektisida ini. Anda bisa membeli produk BioCide dengan cara di bawah ini.

  1. Pertama, hubungi Customer Service kami. Nomor kontak CS kami tertera di website ini. Anda bisa memilih kontak via email, telepon, sampai WA.
  2. Silahkan diskusikan pesanan Anda dengan Customer Service kami. Anda juga boleh berkonsultasi dulu mengenai produk ini.
  3. CS kami akan meminta alamat Anda untuk memberikan estimasi biaya pengiriman dan total pembayaran. Bila sudah disepakati, CS akan menerbitkan invoice untuk Anda.
  4. Silahkan bayar nominal yang sudah disebutkan oleh Customer Service kami. Setelah itu, jangan lupa untuk mengirimkan bukti pembayaran pada CS.
  5. CS akan memverifikasinya. Setelah terkonfirmasi, pesanan Anda akan segera diproses. Berikutnya, Anda tinggal menunggu nomor resi dari CS sekaligus produk tersebut.

Selesai! Membeli BioCide Insectide memang sangat mudah dilakukan. Jadi, tunggu apalagi?

Nah, sekiranya itulah yang bisa kami sampaikan mengenai tema omset usaha kerajinan kali ini. Intinya, tinggi dan rendahnya pendapatan Anda tergantung pada banyak faktor. BioCide Insectide sendiri sebagai produk insektisida kayu bisa membantu Anda meningkatkan omset Anda. Caranya? Tentu saja dengan membuat produk kerajinan Anda tahan rayap dan hama-hama lainnya.

Semoga bermanfaat!

Leave a Comment