Saran Jitu dan Tips Pengawetan Kayu Akasia

Tujuan treatment pengawetan kayu, apapun jenisnya termasuk untuk akasia dimaksudkan untuk membuatnya lebih berkualitas. Untuk mengoptimalkan tujuan ini, kami akan menyajikan pada Anda beberapa saran dan tips pengawetan kayu akasia.Kayu akasia atau pada ilmu botani sering disebut Acaica mangium merupakan salah satu material utama pembuatan kertas. Tanaman ini termasuk cepat dipanen, karena pada usia 3-5 tahun sudah bisa ditebang untuk diolah lebih lanjut.

tips pengawetan kayu akasiaSelain sebagai bahan baku kertas, akasia juga sering dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan furniture. Untuk fungsi ini, maka usia minimum akasia yang dipersyaratkan setidaknya sudah di atas 5 tahun. Adapun volume kayu minimalnya 25 cm.

Meskipun harus menunggu lebih lama dibanding saat digunakan sebagai bahan baku kertas, nyatanya trend penggunaan akasia cukup baik. Memang akasia bukanlah kayu yang awet. Kayu ini bahkan tak disarankan digunakan untuk outdoor furniture karena kelas keawetannya yang kurang bagus. Namun sebenarnya kita bisa mengatasi kondisi ini dengan memanfaatkan bahan pengawet.
Bahan pengawet yang terdiri dari fungisida dan insektisida diresapkan ke dalam kayu akasia. Dengan cara ini, maka kayu tak akan dimakan jamur maupun serangga dan dengan demikian usianya pun bisa ditingkatkan.

Tips Pengawetan Kayu Akasia

Agar treatment pengawetan kayu akasia yang kita aplikasikan lebih maksimal, Anda bisa menyimak beberapa saran dan tips di bawah ini:

  1. Gunakan bahan pengawet dengan spektrum organisme target luas seperti BioCide sehingga proteksi yang diberikan lebih maksimal, dan Anda pun lebih praktis dalam aplikasi treatment.
  2. Aplikasikan cat berkualitas agar bahan pengawet yang berada pada kayu tidak cepat rusak. Aplikasi cat juga akan membentengi kayu akasia sehingga secara tak langsung berperan sebagai bahan pengawetan.
  3. Pilih bahan pengawet yang mudah diaplikasikan sesuai kemampuan Anda.
  4. Jangan mengawetkan kayu akasia dengan bahan non spesifik seperti hanya dengan oli, solar, borax, dan sejenisnya.
  5. Hati-hati memperhatikan harga produk. Jangan hanya dilihat dari nominalnya. Yang terpenting justru melihat cover area atau seberapa banyak kayu yang bisa diawetkan dengan produk tersebut.
  6. Ikuti rekomendasikan pemakaian. Misalnya jangan menggunakan obat pengawet kayu dengan dosis melebihi batas anjuran. Bukannya kayu lebih terproteksi, bisa jadi fungsi perlindungan yang diberikan malah tidak maksimal.

Aplikasi keenam tips pengawetan kayu akasia di atas akan membuat produk yang dihasilkan lebih berkualitas! Semoga bermanfaat.

Leave a Comment