Agar Kursi dari Palet Lebih Tahan Lama dan Anti Rayap

0
1094
kursi pallet

Kursi dari palet memang begitu keunikan yang tidak dimiliki kursi lainnya. Apalagi ketika kayu yang digunakan memang benar-benar kayu daur ulang. Ya! Justru dengan sifat kayu reclaimed tersebut, mebel Anda akan lebih dianggap lebih menarik karena tergolong produk eco friendly. Tetapi, tentu saja ada tantangan tersendiri tatkala kita ingin memproduksi mebel pallet dari kayu yang benar-benar kayu bekas. Salah satunya berkaitan dengan masalah keawetan dan serangan hama rayap. Tak ayal lagi, bahan seperti kayu pallet perlu treatment khusus supaya lebih tahan lama.

Mengenal Kayu Pallet

Anda mungkin sudah sering mendengar istilah mebel dari kayu pallet atau peti kemas. Cirinya sangat jelas Mebel-mebel tersebut umumnya dibuat dari potongan kayu seperti papan. Ia memang tak menampilkan keanggunan ala jati atau mahogany. Tetapi, karakternya begitu kuat sehingga selalu mengundang orang untuk meliriknya.

Mebel-mebel tersebut, sebagaimana namanya, dibuat dari bahan kayu palet. Kayu pallet secara harafiah adalah kayu bekas peti kemas.  

Palet adalah kayu yang hanya digunakan untuk wadah barang-barang yang dikirim via shipping. Secara umum, kayu yang dipakai untuk kebutuhan ini biasanya diambil dari kayu yang tidak begitu baik kualitasnya. Tentu aneh bukan kalau ada yang sampai menggunakan jati atau eboni hanya untuk membuat peti kemas?

Di Indonesia, kayu yang sering dipakai untuk membuat pallet adalah kayu jati belanda. Bahkan penamaan jati belanda sendiri terkait dengan pemakaiannya sebagai kayu peti kemas. Pasalnya, nama Belanda digunakan karena orang Indonesia mengasosiasikan segala sesuatunya dengan luar negeri pada masa lalu. Jadi, kayu-kayu untuk pembuatan produk ekspor mendapat tambahan nama Belanda.

Selain jati belanda, beberapa kayu lain juga sering digunakan untuk pembuatan peti kemas. Misalnya saja jati, albasia, sengon, dan lain sebagainya. Di luar negeri, pinus sangat sering dipakai untuk membuat peti kemas. Produk impor yang masuk ke Indonesia pun tak ayal dikemas dalam boks pine wood tersebut. Pinus sebetulnya memiliki estetika yang menarik sebagaimana kayu jati belanda. Pinus memiliki warna yang terang dan pola serat yang unik. Hanya saja, kayu ini kadang agak sulit diolah karena memiliki banyak mata kayu (knot). Tapi menariknya, penggunaan pinus sebagai pallet justru membuat kayu tersebut naik pamor. Pasalnya, setelah digunakan untuk peti kemas, kayu ini biasanya memiliki tampilan “bekas” dan tua yang justru sangat vintage.

Kursi dari Palet yang Sangat Menawan

Salah satu varian furniture yang kerap didesain dengan bahan kayu pallet adalah kursi. Kursi-kursi pallet secara umum dipasangkan dengan mejanya. Kursi seperti ini akan tampak sangat mencolok dibanding kursi lainnya yang didesain dari bahan kayu non pallet. Pemakaian kayu pallet, sekali lagi memang bisa memberikan ciri yang sangat khas. Dan justru karena itulah kursi dari palet terlihat sangat menawan.

kursi makan kayu pallet

Anda bosan dengan kursi yang biasa? Kenapa tak mencoba kursi dari bahan ini? Jenisnya sendiri sangat beragam. Ada kursi peti kemas yang bisa digunakan untuk ruang tamu, ruang makan, kursi komputer, sampai untuk mebel taman atau garden furniture. Bagi Anda yang punya usaha restaurant dan kafe, kursi dan meja dari palet juga bisa diandalkan lho. Sebab, karakter kursi ini sangat unik dan cenderung bertema vintage.

Digemari Pasar Luar Negeri, Kafe, dan Penggemar Vintage Style

Kenapa kursi palet disukai oleh para pelaku usaha kafe? Bila Anda cermati, banyak kafe yang didesain dengan tema yang sangat kuat. Misalnya tema shabby chic, tema retro, dan lain sebagainya. Usaha kafe memang menjual tema atau nuansa selain hanya sekadar makanannya. Apalagi, para pengunjung kafe didominasi anak-anak muda.

Kursi dari palet kayu dengan karakternya yang kuat, tak ayal lagi sangat cocok dipakai pada kafe-kafe bertema lawas dan unik. Kursi seperti ini biasanya dipadukan dengan mebel lain yang bertema sama. Finishingnya bisa dilakukan dengan tipe finishing natural transparan, patina, sampai duco dengan kesan “tua” di sana-sini.

Jadi, bagi Anda para pelaku usaha mebel, membuat kursi dari palet kayu bisa jadi merupakan opsi yang bagus untuk dirintis. Apalagi selain usaha kafe, kursi dari bahan seperti ini juga:

  1. Disukai pangsa pasar luar negeri. Eropa dan Amerika Serikat memiliki pangsa pasar yang besar untuk mebel dari palet. Memang di negara-negara tersebut, produsen mebel seperti ini tidak sedikit. Tapi, dengan biaya produksi yang lebih terjangkau, produk Indonesia bisa menawarkan harga jual yang lebih murah sehingga akan lebih mudah diterima masyarakat.
  2. Segmen khusus. Mebel dengan tampilan yang unik biasanya memiliki pangsa pasar khusus. Dan pangsa pasar yang segmented seperti ini sering kali tak mempersoalkan harga ketika membeli produk yang mereka sukai.

Berbagai Model Kursi dari Kayu Peti Kemas

Dibuat dari bahan yang sama, kursi dari palet bisa hadir dengan jenis yang berbeda seperti dijelaskan di atas. Selain jenisnya yang berbeda, desain dan modelnya pun bisa berlainan. Berikut ini aneka contoh model, desain, dan gaya kursi dari kayu pinus dan jati belanda bekas peti kemas tersebut.

  1. Vintage. Gaya vintage atau tua sering diaplikasikan pada kursi dari kayu ini.
  2. Beach style. Beach style sebagaimana namanya merupakan gaya yang merepresentasikan suasana pantai. Kursi biasanya dicat putih, krem, atau biru dengan tambahan ornament khas pantai.
  3. Shabby chic. Tampilan tua dengan kesan cantik adalah ciri sangat khas dari gaya shabby chic. Gaya ini cocok untuk Anda yang ingin memberikan kesan manis di sebuah ruangan.
  4. Farmhouse. Suasana peternakan juga bisa hadir dengan kursi dari palet. Tips membuatnyna sederhana. Aplikasi finishing natural sangat penting dengan tambahan aksen glaze black di sana-sini.

Masih banyak lagi gaya lainnya yang bisa diterapkan. Yang jelas, meskipun sama-sama merupakan kursi dari palet, tetapi tampilan dan keindahannya belum tentu sama.

kursi dari palet

Ada Tantangan Tersendiri

Melihat berbagai contoh model kursi dari palet di atas memang sangat menarik. Meski bahan dan karakter umumnya sama, tapi kursi tetap bisa hadir dengan tampilan yang khas dan berbeda satu sama lain. Tak heran bahwa kursi dari bahan ini disukai oleh beberapa kalangan masyarakat. Fakta ini, bagaimanapun juga bisa dimanfaatkan pelaku usaha mebel untuk mendapatkan keuntungan besar.

Namun demikian, dalam menggunakan palet untuk menghasilkan aneka perabot, memang ada tantangan tersendiri. Tantangan tersebut tak sekedar berasal dari estetika palet yang tak sebaik jati atau mahoni. Lebih dari itu, persoalannya terletak pada masalah keawetan dan paparan hama pada kayu tersebut. Apalagi bila kayu yang digunakan benar-benar kayu bekas peti kemas. Sudah pasti, kayu tersebut punya potensi telah digunakan hama seperti teter untuk bersarang. Padahal serangan hama bisa berakibat fatal di mana mebel menjadi cepat rusak bahkan kadang sebelum berhasil dijual.

Rayap menjadi salah satu tantangan utama pengolahan palet kayu. Rayap bisa mengakibatkan kerusakan yang sangat parah baik dari segi estetika ataupun struktural. Kemampuan rayap merusak produk kayu ini pun sudah menjadi momok bagi kalangan pengusaha mebel.

Apalagi di Indonesia di mana serangan rayap terjadi lebih sering dan jamak dibanding di negara lain. Kondisi tropis Indonesia yang lembab dan panas menjadi faktor tersendiri yang membuat jumlah rayap lebih banyak dengan tingkat serangan lebih ganas. Malah, ada spesies rayap yang paling ganas yang ditemukan di kawasan Asia Tenggara.

Akan tetapi, saat ini Anda sudah tak perlu khawatir lagi. Masalah tersebut sebenarnya bisa diatasi dengan sederhana. Suatu teknik khusus yakni treatment pengawetan bisa diterapkan saat alur produksi kursi dari palet. Treatment pengawetan menggunakan prinsip yang sangat sederhana. Pada treatment ini, kayu diresapi dengan obat pengawet. Jadi, kayu tak akan lagi disukai serangga di masa depan. Sedangkan serangga yang sudah berada dalam kayu tersebut juga akan mati karena ada resapan obat pengawet yang bersifat anti hama. Metode yang bisa diterapkan sangat beragam. Misalnya dengan merendam kayu palet dalam air dan obat pengawet, sampai mengkuaskan larutan pengawet pada kayu peti kemas tersebut.

Atasi dengan BioCide Insecticide

Persoalan di atas sebagaimana disebut di atas memang bisa diatasi secara sederhana dengan treatment pengawetan. Namun, yang harus diingat adalah bahwa keberhasilan treatment pengawetan kursi dari palet tidak selalu sama. Ada beberapa faktor yang berpengaruh. Salah satunya adalah faktor obat pengawet yang digunakan.

Khusus untuk pengawetan kayu pallet dari serangan serangga, insektisida atau obat pengawet anti serangga yang kami rekomendasikan adalah BioCide Insecticide. BioCide Insecticide merupakan insektisida syaraf serangga yang bisa bekerja dengan cepat membasmi berbagai jenis hama serangga mulai dari rayap, kutu, kumbang bubuk, dan masih banyak lagi. Selain efektif, insektisida ini juga lebih aman digunakan, lebih mudah digunakan, lebih terjangkau, dan juga lebih hemat. Singkat kata, penggunaannya cocok untuk kebutuhan usaha yang memang harus memperhatikan kualitas sekaligus biaya produksi.

Kenapa BioCide Insecticide Lebih Ramah Lingkungan?

Salah satu kelebihan utama BioCide Insecticide sebagai pengawet kursi dari palet adalah sifatnya yang lebih aman dan ramah lingkungan. Aspek ini membuat BioCide sejalan dengan daur ulang kayu palet yang juga memiliki semangat cinta lingkungan. Kenapa demikian?

  1. Insektisida ini merupakan insektisida racun kontak, bukan sistemik. Insektisida racun kontak pada umumnya tidak menghasilkan residu berbahaya di lingkungan. Penggunaannya pun dengan demikian lebih aman dibandingkan dengan insektisida sistemik.
  2. Insektisida ini menggunakan cypermethrin yang memiliki medium toxiciy di kulit manusia. Di pasaran, banyak insektisida lain yang toksisitasnya pada manusia sangat tinggi. Jadi, BioCide Insecticide lebih aman digunakan. Tapi ingat, seaman apapun produk insektisida, pemakaian alat pelindung tetap wajib digunakan.
  3. Cypermethrin lebih degradable. Laporan EPA menyebut bahwa cypermethrin lebih mudah diuraikan di alam.
  4. Penggunaan air. BioCide Insecticide menggunakan pelarut air dalam pemakaiannya. Penggunaan pelarut air jauh lebih aman dibanding penggunaan pelarut solvent.
  5. Formula khusus. Kami menyediakan produk yang memiliki formula khusus yang lebih aman digunakan. Kami menyesuaikan dengan kebutuhan di pasar bahwa produk yang beredar haruslah lebih aman digunakan.

Metode Pengawetan Kursi Kayu Pallet dengan BioCide Insecticide

Lantas, bagaimana ya cara mengawetkan kursi dari palet kayu menggunakan BioCide Insecticide? Ada beberapa metode yang bisa Anda terapkan.

  1. Metode pertama adalah metode vakum tekan. Dibutuhkan alat vakum tekan di mana terdapat tabung yang bagian dalamnya bisa diatur tekanan dan suhunya. Metode ini memiliki efektivitas tertinggi tapi biaya paling mahal.
  2. Metode perendaman. Pada metode ini, kayu direndam dalam larutan BioCide Insecticide juga dijadikan larutan rendam seperti metode 1. Hanya, perendaman tidak dilakukan pada mesin khusus. Perendaman dilakukan apa adanya, dengan mengatur konsentrasi BioCide Insecticide dan lama perendaman yang akan memengaruhi hasilnya.
  3. Metode celup dan kuas. Bagi Anda yang ingin menerapkan metode pengawetan yang lebih praktis, Anda bisa menerapkan metode kuas dan celup. Metode kuas dilakukan dengan menguaskan larutan BioCide Insecticide pada palet kayu, sedangkan metode celup dilakukan dengan mencelupkan palet pada larutan BioCide Insecticide.

Pilih saja satu di antara berbagai metode tersebut. Pertimbangkan alat-alat yang Anda punya, biaya yang harus dikeluarkan, lama pengawetannya, jumlah kayu, sampai ukuran kayunya.

Cara Memesan BioCide Insecticide

Kabar gembira bagi Anda yang ingin memesan BioCide Insecticide. Kini BioCide Insecticide bisa dengan mudah Anda beli di Bio Service Point. Anda bisa mengunjungi kami di Yogyakarta, Jepara, dan juga Cirebon. Keuntungan membeli di Bio Service Point sangatlah banyak. Pertama, Anda bisa berdiskusi langsung dengan tim antiserangga. Kami tak akan sungkan memberikan tips pencegahan hama untuk usaha Anda. Kedua, kami juga menyediakan berbagai produk menarik selain BioCide Insecticide. Kami menyediakan produk antijamur berkualitas tinggi, cat water based, pemutih kayu, lem kayu, silica natural, dan masih banyak lagi. Produk-produk ini adalah produk woodworking sediaan manufaktur Bio Industries yang berkomitmen dengan semangat eco friendly-nya.

Cara kedua bisa dilakukan dengan memesan secara online langsung di antiserangga.com. Ya! Anda tak perlu ragu. Kirimkan saja segera data yang dibutuhkan untuk proses pemesanan. Misalnya nama dan jumlah BioCide yang dibutuhkan. Nanti, CS kami akan memberikan keterangan biaya yang harus dikirim sampai proses pengirimannya. Nah, bagi Anda yang terbiasa belanja di online shop, Anda juga bisa membeli di marketplace langganan Anda. Kami telah hadir di berbagai toko daring mulai dari Tokopedia sampai Bukalapak. Silahkan beli di official store kami atau di agen kami. Namun pastikan agen tersebut bisa dipercaya. Bila Anda ragu, hubungi Customer Servcie kami untuk mengecekkan agen tersebut.

Kesimpulan

Dapat disimpulkan, penggunaan kayu pallet atau peti kemas memang bisa membuat mebel menjadi lebih menarik. Satu dari sekian banyak mebel yang dapat hadir dengan tampilan cantik kayu peti kemas adalah kursi dari palet. Ada beragam model yang juga bisa diterapkan agar kursi-kursi tersebut lebih menawan. Jenisnya juga beragam, ada kursi indoor dan ada pula kursi untuk garden atau taman. Meskipun demikian, kursi seperti ini butuh suatu treatment khusus. Pasalnya, salah satu kekurangan kayu pallet terutama yang benar-benar berasal dari bahan peti kemas adalah kayu yang sudah digunakan dan berpotensi telah tercemar berbagai jenis hama. Treatment khusus berupa treatment pengawetan kayu perlu diusahakan. Agar treatment sukses, tidak bisa tidak digunakan anti serangga yang bagus seperti BioCide Insecticide.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here