Yuk, Simak Cara dan Biaya Mengawetkan Palet Kayu ini

Tahukah Anda palet kayu bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan mebel-mebel yang menawan? Namun sebelum mebel-mebel itu bisa terwujud, pastikan dulu Anda mengawetkan palet kayu itu. Tanpa proses pengawetan yang efektif, keindahan mebel itu tak akan bertahan lama.

Sebabnya tak lain karena sifat palet yang memang mudah diserang hama. Substrat kayu jati belanda ini secara natural tidak memiliki zat pelindung seperti jati. Kondisi ini membuatnya tidak dimasukkan dalam kelas kayu yang tergolong awet. Rendahnya ketahanan material ini, ditambah dengan kondisinya sebagai peti kemas bekas membuatnya harus disiapkan secara khusus sebelum digunakan. Dengan aplikasi pengawetan, akan banyak manfaat yang bisa didapat, setidaknya:

  1. Proses pengolahan kayu akan berjalan lancar tanpa hambatan akibat serangan hama baik jamur maupun serangga
  2. Kualitas produk meningkat karena usia pakainya yang bertambah panjang
bangu-pallet-kayu
Dengan mengawetkan palet kayu, produk yang dihasilkan lebih berkualitas.

Beberapa Cara Mengawetkan Palet Kayu

Untuk mengawetkan kayu peti kemas, kita bisa mengaplikasikan beberapa cara. Namun pada intinya, cara-cara yang dilakukan tersebut bertujuan meresapkan obat antihama ke dalam kayu.

Dengan demikian, palet menjadi beracun bagi organisme yang sering menyerangnya seperti jamur, teter, blue stain, rayap, hingga kutu bubuk.

Zat antihama yang digunakan terdiri dari fungisida dan insektisida. Namun tentu saja kita tak bisa sembarangan memilih produk tersebut. Misalnya sembarangan memilih fungisida untuk pertanian. Pilihlah obat hama yang memang didesain untuk kayu. Artinya obat hama tersebut dimaksudkan untuk membasmi dan mencegah serangan hama kayu dan bisa bekerja sangat efektif pada substrat kayu. Contoh obat antihama untuk kayu adalah BioCide.

BioCide terdiri dari 3 varian. Pertama BioCide Insecticide sebagai insektisida, BioCide Wood Fungicide sebagai antijamur, antilumut, dan antibakteri, serta BioCide Surface Film Preservative sebagai obat antijamur yang dicampur ke dalam cat.

Aplikasi BioCide Surface Film Preservative sebagaimana disebut di atas dengan cara dicampur ke dalam cat berbasis air. Sehingga lapisan cat yang menempel memiliki ketahanan ekstra dari jamur. Sedangkan aplikasi BioCide Insecticide dan Wood Fungicide bisa dilakukan dengan cara:

alterntif text
  1. Vakum tekan, dilakukan dengan alat khusus bernama alat vakum tekan.
  2. Perendaman, dilakukan dengan merendamkan kayu dalam larutan obat pengawet yang sudah diencerkan
  3. Pengkuasan, dilakukan dengan mengkuaskan larutan obat pengawet
  4. Spraying, dilakukan dengan menyemprotkan larutan obat pengawet
  5. Dll

 

Berapa Biayanya?

Biaya untuk mengawetkan palet kayu dengan BioCide sama sekali tidak mahal. Pertama, obat ini bisa digunakan sangat sedikit untuk mengawetkan kayu dalam jumlah besar. Misalnya saja BioCide Insecticide yang dapat dilarutkan hanya dengan konsentrasi 0,2% saja. Kedua, harga obat yang memang murah. BioCide Insecticide dapat Anda beli dengan harga Rp. 100.000,- sedangkan BioCide Wood Fungicide serta BioCide Surface Film Preservative dapat Anda beli dengan harga Rp. 80.000,-.

biocide
Obat pengawet kayu BioCide

Sangat terjangkau bukan? Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Customer Service BioCide di 082 167 600 693.

Yuk, Simak Cara dan Biaya Mengawetkan Palet Kayu ini

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply