Aneka Jenis Kayu untuk Furniture Outdoor yang Berkualitas, Simak di Sini

Memilih jenis kayu untuk furniture outdoor tentu harus sangat diperhatikan agar saat digunakan dapat memberikan performa optimal. Tentunya, ada beberapa jenis kayu yang bisa menjadi pilihan. Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan juga anggaran biaya yang dimiliki untuk kebutuhan mebel outdoor.

Penggunaan Kayu Sebagai Bahan Baku Furniture

furniture jati outdoor

Kayu telah menjadi bahan baku yang populer untuk pembuatan furnitur selama ribuan tahun. Bahan ini memiliki keindahan yang alami sehingga disukai banyak orang. Umumnya, kayu juga mudah untuk diolah dan kokoh.

Baca Juga : Waspadai 4 Masalah Yang Mengintai Furnitur Saat Musim Hujan

Bahan ini dapat digunakan untuk pembuatan meja, kursi, bangku dan perabotan lainnya. Namun, tidak semua jenis kayu dapat diolah dengan sama ketika digunakan untuk penggunaan di luar ruangan. Banyak jenis kayu lunak seperti pinus, cedar dan cemara yang perlu dirawat dengan baik.

Jenis-jenis kayu tersebut memang tidak mahal dan lebih mudah dibentuk, namun biasanya banyak digunakan untuk perabotan dalam ruangan. Tetapi kurang memiliki ketahanan yang baik terhadap unsur-unsur lingkungan jika terpapar secara langsung. Sehingga membutuhkan perlindungan yang konstan saat tidak digunakan.

Sementara jenis kayu keras, di sisi lain merupakan jenis kayu yang jauh lebih hangat. Kayu keras juga lebih tahan terhadap kerusakan terhadap pengaruh cuaca dan dapat bertahan beberapa dekade jika dirawat dengan benar.

Pada sisi negatifnya, hardwood lebih sulit untuk dibentuk dan biasanya lebih mahal daripada kayu lunak. Tapi, tentunya ada beberapa perbedaan antara jenis kayu keras satu sama lain, tergantung dengan karakternya masing-masing.

Rekomendasi Jenis Kayu untuk Furniture Outdoor

Untuk mendapatkan kualitas terbaik pada garden furniture maupun outdoor furniture lainnya, Anda tentunya harus menggunakan bahan yang tepat. Berikut adalah beberapa jenis kayu yang direkomendasikan:

1.      Kayu Jati

kayu jati lembaran

Jati adalah pilihan kayu yang paling populer digunakan untuk kebutuhan pembuatan furnitur luar ruangan. Permintaannya yang tinggi, ditambah dengan ketersediaan yang terbatas, telah mendorong harga kayu keras berbutir halus ini menjadi sangat tinggi.

Untungnya, jati memiliki banyak karakteristik yang membuatnya cocok untuk penggunaan di luar ruangan. Kayu ini sangat kuat dan tidak mudah melengkung, retak atau menjadi rapuh seperti banyak jenis kayu. Hal ini karena jati dapat meminimalisir sebagian besar kandungan air di dalamnya dan tidak mudah mengembang atau berkontraksi dalam proses pengeringan.

Jati layak menjadi jenis kayu untuk furniture outdoor yang direkomendasikan karena karakternya. Kayu ini juga memiliki kandungan minyak alami yang tinggi, yang membuatnya sangat tahan terhadap kerusakan akibat serangan hama.

Daya tahan terhadap berbagai unsur ini memungkinkan jati bertahan paling lama hingga lima puluh tahun. Memiliki tampilan warna berupa cokelat madu yang terlihat cantik. Tampilan tersebut dapat dipertahankan dengan perawatan dengan mengaplikasikan sedikit linseed oil maupun sejenisnya.

Sebagian besar garden furniture dengan merek ternama memiliki setidaknya beberapa potong mebel yang terbuat dari jenis kayu ini. Mebel jati juga relatif mudah untuk dirawat dan dapat dibersihkan dengan menggunakan sabun dan air.

2.      Meranti

cara mengawetkan kayu meranti
meranti merah

Bahan baku alami asal Asia Tenggara berwarna emas kemerahan ini adalah salah satu dari sedikit kayu keras yang lebih kuat dan lebih berat dari jati. Paparan panas justru dapat meningkatkan kekuatannya (modus pecah) dan meningkatkan fleksibilitasnya karena adanya modus elastisitas yang dimilikinya.

Memanen meranti perlu sangat diatur untuk memastikan bahwa pemanenan tersebut dapat dilakukan dengan berkelanjutan. Seperti banyak jenis kayu keras lainnya yang digunakan untuk furnitur luar ruangan.

Kayu ini juga memiliki kandungan minyak tinggi yang mampu melindunginya dari serangan serangga, meminimalkan pembusukan dan menahan kerusakan akibat pengaruh cuaca. Seperti jati, warna kayu meranti dapat menjadi patina abu-abu perak jika tidak diminyaki secara teratur dan berlangsung hingga lima puluh tahun.

Namun, kayu ini memiliki harga yang jauh lebih rendah. Satu-satunya kelemahan utama untuk meranti  adalah sebagian karena ketidakbiasaan publik, hanya beberapa pengecer yang menjualnya. Sehingga ketersediaannya secara komersial masih terbatas.

3.      Ulin, Salah Satu Rekomendasi Jenis Kayu untuk Furniture Outdoor

kayu ulin kalimantan

Ulin adalah salah satu jenis kayu yang bisa diandalkan untuk diolah menjadi furniture outdoor. Kayu ini tidak seperti sebagian besar rekan kayu keras lainnya, karena memiliki biji-bijian kaya warna yang memudar lebih lambat ketika mengalami pelapukan.

Jenis kayu ini memiliki kandungan minyak alami yang tinggi sehingga dapat membantunya untuk melawan serangga, dekomposisi dan berbagai bentuk jamur lainnya. Struktur kayunya yang keras dan padat dapat membentenginya terhadap berbagai resiko kerusakan fisik seperti penyok, warping dan retak.

Meskipun dapat bertahan hingga empat puluh tahun, ulin membutuhkan banyak persiapan ketika dipotong dan perakitannya. Karena kayu ini memang cukup sulit untuk dibentuk.

4.      Eucalyptus (Kayu putih)

Kayu keras asal Australia yang kuat ini dapat tumbuh cepat, bertahan lama dan menawarkan penghematan biaya yang signifikan dibandingkan kayu jati. Penampilannya alami memiliki daya tarik natural tersendiri. Tampilannya akan berkembang menjadi patina perak kecuali jika dilapisi minyak atau natural oil secara teratur.

Eucalyptus tahan cuaca dan pembusukan, kandungan minyaknya dapat bertindak sebagai insektisida alami. Tapi, penggunaan sealer ataupun pernis tetap direkomendasikan untuk meningkatkan ketahanan eucalyptus terhadap hama. Serta meminimalkan dampak negatif dari retensi kelembaban yang tidak merata.

Kayu ini memiliki pertumbuhan berkelanjutan yang tahan lama, tahan serangga, tahan busuk, ramah lingkungan, dan hemat biaya. Namun cukup rentan terhadap serangan hama penggerek laut dan mudah retak saat dilubangi jika tidak dilapisi dengan sealer atau pernis.

Itulah beberapa jenis kayu untuk furniture outdoor yang dapat Anda pilih untuk pembuatan garden furniture yang lebih berkualitas. Semoga informasi ini bermanfaat!

Rekomendasi Untuk Anda

    Pilihan Menarik Lainnya

      Leave a Comment

      Your email address will not be published. Required fields are marked *