Lebih Dekat dengan Karakteristik dan Manfaat Kayu Kuning alias Yellowwood

Mari kenali salah satu tanaman penghasil kayu warna kuning ini. Dengan warna yang terang, spesies yang ada di dalamnya sebenarnya telah tersebar ke berbagai negara di dunia.

Berdasarkan kelas kuatnya, kayu bisa dibedakan menurut beberapa kelompok. Demikian pula berdasarkan kelas keawetannya.

Perbedaan kayu menurut aspek-aspek itu akan memengaruhi keputusan seseorang untuk menggunakan kayu tersebut atau tidak. Dan, penilaian berdasarkan kedua hal ini secara umum bisa bersifat objektif.

Aspek yang penilaiannya cenderung subjektif adalah aspek warna. Tiap kayu memiliki warna yang berbeda-beda. Ada yang berwarna gelap, berwarna merah seperti bloodwood, hingga yang berwarna putih.

Beberapa kayu bahkan memiliki warna yang sangat langka. Misalnya warna pink dan ungu. Di kesempatan ini, antiserangga.com akan membahas salah satu jenis kayu yang terkenal di dunia karena memiliki warna yang unik.

Kayu yang akan dibahas tersebut adalah kayu warna kuning, Podocarpus. Dalam Bahasa Yunani, podocarpus memiliki akar kata pous yang berarti kaki dan karpos yang berarti buah. Istilah ini merujuk pada karakter batang tanaman yang memang unik.

Deskripsi Tanaman Podocarpus

Tanaman yang biasa disebut yellowwood oleh orang Amerika ini merupakan perdu yang kebanyakan tergolong sebagai tanaman dioceus. Tingginya 50 meter dan umumnya memiliki diameter batang 350 cm. Daun tanaman tumbuh saling silang dengan pertulangan daun di tengah.

Ukuran daun agak lebar dan rata dibanding banyak daun tumbuhan konifer yang lain. Adapun, bijinya banyak disebarkan oleh burung-burung, terutama merpati Rameron.

Spesies Tanaman

  1. Indochina dan pulau Hainan: P. brevifolius, P. chinensis, P. epiphyticus, P. neriifolius, P. pilgeri
  2. Asia timur: P. brevifolius, P. chinensis, P. chingianus, P. fasciculus, P. macrophyllus, P. nakaiiP. rumphii, P. subtropicalis
  3. Kepulauan Asia Tenggara: P. archboldii, P. atjehensis, P. borneensis, P. bracteatus, P. brassii, P. brevifolius, P. confertus, P. costalis, P. crassigemmis, P. deflexus, P. gibbsii, P. glaucus, P. globulus, P. indonesiensis, P. insularis, P. laubenfelsii, P. ledermannii, P. levis, P. lophatus, P. macrocarpus, P. micropedunculatus
  4. Kepulauan Pasifik: P. affinis, P. degeneri, P. neriifolius, P. pallidus, P. salomoniensis
  5. Kaledonia Baru: P. decumbens, P. novae-caledoniae, P. longifoliolatus, P. gnidioides, P. lucienii, P. polyspermus, P. sylvestris
  6. Australia: P. acutifolius, P. laetus, P. drouynianus, P. elatus, P. grayae, P. nivalis, P. smithii, P. spinulosus, P. totara
  7. Afrika: P. elongatus, P. milanjianus, P. henkelii, P. latifolius, P. capuronii, P. humbertii, P. madagascariensis, P. perrieri, P. rostratus

Sebenarnya masih sangat banyak jenis Podocarpus yang lain. Namun di dunia, yang terkenal memang dari Afrika. Dan ketika seseorang bicara tentang yellowwood, umumnya yang dimaksud pun adalah spesies dari Afrika dengan warna kuning yang cukup jelas.

Karakteristik Kayu Warna Kuning Yellowwood

Yellowwood merupakan kayu dengan pola yang rata dan bobotnya ringan di antara berbagai kayu lainnya. Masyarakat Afrika telah banyak menggunakannya untuk berbagai kebutuhan, terutama untuk konstruksi bangunan.

Adapun saat ini, kayu ini banyak digunakan untuk bantalan rel kerera api. Lantaran, kayu ini memiliki sifat yang durabel dan cukup keras.

Secara khusus, di Afrika bagian selatan, kayu ini banyak digunakan dalam pembuatan furniture dan juga lantai. Banyak pengrajin yang menyukainya karena kestabilan dimensinya.

Dari segi warnanya sendiri, Podocarpus sebagaimana julukannya memang memiliki warna kekuningan. Bagian heartwood (teras) dan sapwood (gubal) memiliki warna serupa sehingga sulit dibedakan satu sama lain.

Kadang-kadang, tampak garis kemerahan pada permukaan tersebut. Sedangkan seratnya sendiri memiliki bentuk lurus meski kadang bergelombang. Sedangkan teksturnya cenderung halus dan konsisten

Penggunaan Kayu Warna Kuning Podocarpus

Hingga hari ini, yellowwood banyak digunakan untuk:

  1. Digunakan untuk konstruksi dan bantalan rel kereta api sebagaimana disebut di atas
  2. Pembuatan lantai dan juga langit-langit kayu gedung
  3. Pembuatan berbagai jenis kerajinan khususnya kerajinan khas Afrika

Di Afrika Selatan, podocarpus didapuk sebagai pohon nasional. Penggunaannya memiliki nilai kebudayaan tersendiri. Sama halnya seperti bagaimana masyarakat jawa memandang jati atau masyarakat dayak memandang kayu ulin.

Apakah Ada Kayu Warna Kuning di Indonesia?

Di Indonesia, tak banyak kayu yang hadir dengan warna kuning dan populer di masyarakat karena warnanya tersebut. Pasalnya, di negara kita, orang-orang lebih menyukai mebel dan produk kayu yang hadir dengan warna coklat, baik itu coklat muda ataupun coklat tua.

Meski demikian, tentu ada beberapa spesies kayu yang hadir dengan warna ini. Yang pertama tentu kayu Podocarpus itu sendiri. Di Indonesia, salah satu spesies Podocarpus yang terkenal adalah P. neriifolius.

Orang-orang biasa menyebutnya dengan nama Ki Putri. Ki Putri juga memiliki keawetan dan kekuatan yang cukup baik, sehingga sering dijadikan untuk material konstruksi dan juga bahan baku furniture. Di luar itu, ada pula kayu-kayu coklat yang memiliki semu atau aksen kekuningan. Misalnya saja kayu bengkirai, ulin, dan juga nangka. Mangga pun kadang hadir dengan wara kuning dan pola yang sangat unik.

Apapun Warna Kayunya, Waspadalah pada Serangan Hama!

Seperti disebutkan di awal paragraf, saat memilih kayu, aspek yang digunakan untuk penilaian sangat beragam. Dan meskipun aspek warna kayu sangatlah tentative, tidak demikian dengan aspek kekuatan dan keawetan.

Kedua aspek itu bisa dinilai secara objektif sehingga memiliki standar tersendiri. Untuk keawetan sendiri, kami di antiserangga.com menawarkan produk pengawet, BioCide Insecticide.

BioCide Insecticide adalah insektisida dengan bahan aktif cypermethrin 100 EC. Produk ini bisa digunakan untuk memberikan perlindungan pada kayu dari hama serangga. Misalnya saja hama teter, rayap, dan lain sejenisnya.

Penggunan BioCide Insecticide dapat dilakukan dengan cara rendam atau kuas. Dengan metode perendaman, Anda tinggal mengencerkan BioCide dan menuangkannya di wadah untuk merendam kayu. Sementara dengan metode kuas, Anda tinggal mengencerkan BioCide untuk kemudian dioleskan ke permukaan kayu yang hendak diawetkan.

Mudah dan praktis, bukan?

Pada akhirnya, kita bisa mengatakan bahwa Podocarpus adalah kayu yang menarik. Kayu warna kuning ini berasal dari kelompok yang begitu menyebar di berbagai penjuru dunia. Kita bisa menemukannya di Asia Timur, Asia Tenggara, Afrika, dan lain sebagainya.

Meski demikian, memang yang paling populer adalah Podocarpus dari Afrika. Yellowwood, julukan kayu yang dihasilkannya pun memiliki sangat banyak manfaat. Orang-orang menggunakannya sebagai bahan mebel, konstruksi, rel kereta api, dan lainnya.

Sempat, kayu warna kuning ini dihindari karena pada masa tersebut, warna kuning dianggap tak menarik. Namun saat ini, Podocarpus memiliki tempat tersendiri bagi para penggemarnya.

Kami di antiserangga.com sendiri turut mengapresiasi keindahan kayu yellowwood. Dan tentu saja, kami juga menyediakan BioCide Insecticide untuk Anda. Penggunaan BioCide Insecticide akan membuat kayu warna apapun memiliki daya tahan yang baik terhadap serangan hama.

Leave a Comment