Lengkap! Daftar Kayu Kelas Awet I di Indonesia

Apa saja ya jenis-jenis kayu yang termasuk dalam kayu kelas awet I? Yuk, temukan jawabannya di bawah ini. Tapi sebelumnya, ketahui dulu apa yang dimaksud dengan kelas keawetan itu sendiri.

Apa Arti Kelas Keawetan Kayu?

Keawetan kayu merupakan suatu parameter yang biasa diukur untuk menentukan kualitas kayu. Kelas awet sendiri dapat diartikan sebagai derajat atau tingkat ketahanan kayu terhadap berbagai jenis hama perusak mulai dari serangga, bakteri, sampai jamur.

harga insektisida antirayap 2020

Secara umum, tingkat keawetan kayu ini ditentukan oleh dua faktor. Faktor pertama adalah karakter kayu itu sendiri, sedangkan faktor kedua adalah lingkungan di mana kayu tersebut berada tersebut. Karakteristik kayu mencakup aspek-aspek seperti usia kayu saat pohon ditebang, kandungan zat pelindung seperti tanin pada jati, sampai dengan dua bagian kayu (gubal serta teras). Adapun faktor lingkungan antara lain berupa hama di sekitar yang paling sering menyerang, suhu udara, dan juga tingkat humiditas lingkungan.

Klasifikasi Kelas Awet Kayu

Tingkat keawetan kayu atau kelas awet kayu dibedakan menurut jenjang I sampai V. Kayu kelas keawetan pertama adalah kayu yang paling awet sedangkan kayu kelas awet V adalah kayu yang paling tidak awet. Pengklasifikasian ini didasarkan pada pengamatan yang dilakukan oleh para ilmuan maupun eksperimen yang sengaja dilakukan.

Kayu Kelas Awet 1 yang Diidamkan

Dengan tingkat keawetan paling baik, tentu saja secara umum orang akan lebih menyenangi kayu kelas keawetan 1 dibanding kayu kelas keawetan di bawahnya. Apalagi bila kayu tersebut memiliki kualitas mumpuni pada berbagai aspek yang lain seperti pada jati. Bahkan karena permintaannya yang sangat tinggi, kini pohon jati muda pun sudah sering ditebang untuk memenuhi membludaknya demand atau permintaan di pasar.

Daftar Kayu Kelas Awet I

Kayu Kelas Awet 1

Lantas apa saja ya jenis-jenis kayu yang masuk dalam kelas keawetan tertinggi atau kelas awet 1? 85% kayu di Indonesia masuk dalam golongan kayu berkualitas rendah dalam aspek keawetan. Jadi, menemukan kayu dalam kelas awet 1 di Indonesia tidak semudah menemukan kayu dengan kelas awet di bawahnya. Di bawah ini adalah 7 contoh kayu yang konsisten dalam berbagai penelitian tergolong pada kelas awet I atau I dan II (kadang I dan kadang II, tergantung tiap potongan kayunya).

  1. Kayu Resak (Cotylelobium flavum) dari Kalimantan Barat
  2. Kayu Kandole (Diploknema oligomera) dari Sulawesi Tenggara
  3. Kayu Ulin (Eusideroxylon zwageri) dari Kalimantan Timur
  4. Kayu Besi (Metrosideros petiolata) dari Sulawesi Selatan
  5. Kayu Pelawan Merah (Tristania maingayi) dari Riau
  6. Kayu Jati (Tectona grandis) dari Jawa
  7. Kayu Bengkirai atau Balau Kuning

Apa Kayu Kelas Awet I Pasti Selalu Lebih Baik?

Apakah semua kayu dalam daftar kayu kelas keawetan pertama di atas pasti lebih baik? Jawabannya, tidak! Keawetan bukan satu-satunya hal yang memengauhi kualitas kayu. Kualitas kayu ditentukan banyak faktor mulai dari kekuatan sampai kemudahannya ketika dikerjakan. Dan karena itulah, tidak semua kayu bisa digunakan dengan tujuan komersil. Sebab banyak kayu yang memiliki kualitas sangat baik di aspek-aspek tertentu tapi ternyata tidak bisa dikerjakan dengan mudah atau memiliki kekurangan di aspek tertentu.

alterntif text

Dalam hal keawetan pun demikian. Bahkan ada kalanya kayu berkualitas awet rendah menjadi alternatif bagi para pengrajin. Ini biasanya disebabkan oleh harga kayu kelas I yang lebih mahal dibanding kayu kelas keawetan di bawahnya.

Mahal

Sebagaimana disebut di atas, tidak jarang kayu dalam daftar kayu kelas awet utama dijual dengan harga yang tinggi. Bagi produsen woodworking berkualitas tinggi yang menarget konsumen high end, tentu ini bukan jadi persoalan. Tapi bagaimana bila pasar kita menginginkan produk yang harganya lebih murah? Penggunaan kayu kelas keawetan I dalam hal ini justru bisa merugikan.

Tak mengherankan bila banyak pelaku pengrajin kayu yang kemudian menggunakan kayu yang harganya terjangkau meski kualitas keawetannya lebih rendah. Tentu ini bukan hal yang patut disalahkan. Lagipula, di zaman yang makin canggih sekarang ini, treatment pada industri woodworking sudah bia menyulap kayu kelas awet rendah menjadi kayu kelas awet tinggi. Caranya tentu dilakukan dengan pengawetan.

Gunakan BioCide Insecticide, Ubah Kayu Kelas Awet Rendah Jadi Kelas I

Pengawetan kayu adalah semua jenis usaha yang dimaksudkan untuk memperpanjang usia pakai kayu. Treatment seperti ini akan membuat kayu-kayu berkualitas rendah (III, IV, dan V) menjadi kayu berkualitas keawetan tinggi.

Pengawetan juga bisa dilakukan pada kayu kelas I lho. Khususnya pada hama yang menjadi kelemahan utama kayu tersebut. Misalnya, ada kayu yang sangat baik terhadap semua jenis hama kecuali jamur stain. Dengan demikian, pengawetan dapat diterapkan dengan obat khusus pencegah jamur stain. Dengan aplikasi pengawetan ini pun, usia pakai kayu kelas keawetan 1 bisa meningkat sangat drastis.

Nah, kami di Bio Industries menyediakan produk pengawet terbaik untuk kebutuhan Anda lho. Di sini, tersedia BioCide Insectcide yang bisa Anda gunakan untuk mengawetkan kayu dan memberikan perlindungan dari berbagai jenis hama seperti:

  1. Rayap, baik rayap kayu basah atau kering
  2. Teter atau kumbang bubuk, baik teter basah atau kering
  3. Ulat kayu
  4. Semut penggali kayu misalnya semut carpenter
  5. Tawon penggali kayu
  6. Bugs atau kutu
  7. Dan berbagai jenis hama serangga lainnya

Dengan perlindungan pada berbagai hama tersebut, kayu akan jadi lebih panjang usia pakainya.

BIOCIDE INSECTICIDE

Cara Mengawetkan Kayu dengan BioCide Insecticide

Metode pengawetan kayu dengan BioCide Insectcide bisa dilakukan dengan cara yang sangat mudah. Anda bisa menerapkan berbagai metode sesuai dengan situasi dan kondisi yang Anda hadapi. Beberapa metode yang bisa diterapkan antara lain metode perendaman, vakum tekan, pengolesan, penguasan, sampai dengan metode pencelupan. Produk ini bisa dipakai pada pengawetan kayu bangunan untuk treatment pra dan pasca konstruksi. Adapun, pada alur pengerjaan kayu secara umum, BioCide Insecticide bisa digunakan pada pengawetan sementara atau remanen, maupun pada pengawetan permanen atau jangka panjang. Kemudahan aplikasi produk ini memang tak perlu ditanyakan lagi. Apalagi dalam penggunaannya BioCide Insecticide juga lebih hemat, tidak membutuhkan pelarut solvent, dan diformulasikan dalam konsentrasi tinggi.

Cara Memesan BioCide Insecticide

Yuk, dapatkan segera BioCide Insecticide dan jadikan kualitas kayu yang And gunakan menjadi yang paling baik. BioCide Insecticide bisa dibeli dengan dua cara sekaligus. Yang pertama adalah pembelian secara online. Silahkan hubungi CS kami dan Anda akan dipandu dengan prosedur pembelian yang mudah dan menyenangkan. Selain itu, Anda juga bisa membeli di Bio Service Point yang berlokasi di Yogyakarta, Jepara, dan juga Cirebon.

Tunggu apa lagi? Ayo segera pesan sekarang juga BioCide Insecticide untuk kayu yang semakin awet!

Lengkap! Daftar Kayu Kelas Awet I di Indonesia

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply