Lebih Dalam Mengenal Pengeringan Kayu

Pengeringan kayu dapat diartikan sebagai sebuah usaha untuk mengeluarkan kandungan air dari dalam substrat tersebut. Dari usaha yang dilakukan ini, diharapkan:

  1. Kayu lebih mudah diolah
  2. Lebih mudah difinishing
  3. Lebih awet (tidak mudah ditumbuhi jamur dan diserang serangga)

pengeringan kayu kiln dry

Berapa Banyak Kandungan Air dalam Kayu secara Alami?

Persentase kandungan air (Moisture Content atau MC) kayu ketika baru ditebang sangat tinggi. Kayu-kayu fresh cut seperti oak bahkan memiliki kandungan 68% dari total beratnya. Kondisi ini menyebabkan kayu rentan rusak diserang hama dan tidak bisa segera diolah. Disinilah proses pengeringan kayu memainkan perannya.

Kayu yang Dikeringkan Tak Akan Selamanya Kering

Kayu yang dikeringkan tidak akan selamanya kering. Salah satu faktor yang berpengaruh selain siraman dari air langsung adalah RH atau Ratio Humidity. Nilai RH menunjukkan nilai kelembaban dalam ruangan. Pada kayu yang dibiarkan tanpa finishing di udara yang lembab, MC kayu yang sudah dikeringkan bisa melonjak hingga lebih dari 16%.

Pengeringan Kayu Sebabkan Kayu Rusak?

kayu retakPada metode pengeringan yang kurang baik, kadangkala terjadi proses yang terlalu cepat. Akibatnya, bagian permukaan kayu sudah kering sedangkan bagian dalamnya belum. Proses ini membuat kayu bagian luar retak karena proses tidak dihentikan menunggu bagian dalamnya kering.

Metode Pengeringan Kayu

  1. Air Drying

Merupakan sebuah proses pengeringan memanfaatkan cuaca di udara terbuka. Kayu diletakkan di bawah sinar matahari agar terkena panas dan hembusan angin. Bila cuaca sedang sangat panas, pengeringan akan berjalan sangat cepat sehingga menyebabkan resiko kerusakan kayu tinggi. Sedangkan bila cuaca kurang panas, pengeringan akan sangat lama sehingga ongkos produksi melonjak. Karena sifatnya yang kurang menguntungkan, metode air drying umumnya dilakukan sebagai metode sebelum kayu-kayu di-kiln dry saja.

alterntif text
pengeringan kayu tradisional
Pengeringan kayu tradisional, Shed drying
  1. Shed Drying atau Pengeringan Gudang

Lebih maju dari air drying system, shed dry dilakukan dengan mengeringkan kayu di bawah sebuah atap sehingga kayu tak akan langsung terpapar matahari. Kelemahannya, proses ini berjalan lebih lambat.

  1. Fan Drying

Fan drying adalah metode pengeringan kayu memanfaatkan pemutar angin atau kipas. Faktor lain seperti suhu dan kelembaban belum diatur.

  1. Pre-Drying

Pre drying adalah metode pengeringan kayu untuk mengeluarkan air bebas (free water) dari dalam pori kayu. Proses ini biasa dilakukan sebelum kayu di-kiln dry. MC kayu dapat tereduksi hingg 20-30%.

teknik pengawetan kayu
kiln dry
  1. Kiln Drying

Kiln dry adalah metode pengeringan dimana kayu diletakkan dalam sebuah ruangan yang suhu, kelembaban, dan arus anginnya diatur. Kiln dry bisa dibedakan menjadi  solar, konvensional, dan vakum kiln.

Tetap Perlu Obat Pengawet

Proses pengeringan kayu, tak bisa dipungkiri berperan besar terhadap keawetan kayu. Akan tetapi penggunaan obat pengawet sebaiknya harus tetap dilakukan. Lantaran:

  1. MC kayu tetap bisa naik dalam kondisi cuaca tak bersahabat.
  2. Berbagai hama seperti powderpost beetle justru tak begitu menyukai tipe kayu basah. Sehingga pengeringan kayu tak serta merta membuat kayu tahan hama.
  3. Setelah dipanen, kayu fresh cut seringkali harus menunggu sebelum kiln dry. Selama masa menunggu ini, resiko serangan jamur terutama jamur noda blue stain sangat tinggi. Sehingga penggunaan obat pengawet tetap diperlukan.

INSECTICIDE 100 EC

Informasi dan Pemesanan

Kami menyediakan berbagai obat pengawet kayu dari golongan insektisida (Insecticide 100 EC) dan fungisida (Microcide 100 EC dan Film Preservative FPR36). Silahkan hubungi  +62.274.388.301, sms/WA +6287839346433, atau email [email protected] untuk informasi produk pengawet kayu lebih lanjut. Kami juga menunggu Anda mengunjungi kami langsung di kantor di Jalan Sidikan no 94 Sorosutan atau sales representative di Cirebon dan Jepara.

Semoga bermanfaat.

Lebih Dalam Mengenal Pengeringan Kayu

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply