Pengawetan Kayu dengan Pencelupan Jadi Efektif dengan Cara ini

Bagaimana ya cara pengawetan kayu dengan pencelupan? Dan seberapa efektifkah metode ini?

BioCide Insecticide merupakan insektisida yang selalu kami rekomendasikan bagi pembaca antiserangga.com. BioCide menggunakan bahan aktif cypermethrin yang didesain dengan formula rahasia yang membuatnya sangat efektif digunakan. Insektisida ini bukan hanya mampu memberikan perlindungan yang baik, namun juga mampu bertahan lebih lama, hemat, serta aman digunakan.

Tahukah Anda bahwa cypermethrin sebagai bahan aktif BioCide menjadi salah satu bahan aktif yang diloloskan oleh lembaga keamanan Eropa?

BIOCIDE INSECTICIDE

Dikutip dari Sciencedirect.com, telah dilakukan beberapa kali di Eropa mengenai regulasi bahan-bahan yang diperbolehkan untuk dipakai pada wood preservative. Dari aturan-aturan tersebut, beberapa bahan seperti chromated copper arsenate (CCA), dan ada juga yang terus dibolehkan karena aman seperti Cypermethrin.

Kelebihan BioCide Insecticide yang lain adalah karakternya yang bisa diterapkan pada berbagai metode pengawetan. Anda bisa menggunakannya dengan metode perendaman, metode vakum tekan, sampai metode celup. Nah, kali ini, antiserangga.com akan membahas mengenai pengawetan kayu dengan pencelupan. Tapi sebelumnya, mari kita ingat dulu mengenai prinsip wood preservation alias pengawetan kayu itu sendiri.

Pengertian dan Prinsip Pengawetan Kayu

Wood preservation memiliki makna yang sederhana. Secara etimologi, semua usaha yang dilakukan untuk memperpanjang usia pakai kayu bisa dikatakan sebagai treatment pengawetan. Hal ini mencakup metode-metode lawas seperti pembakaran dan perendaman di lumpur, sampai metode yang paling modern dengan sistem vakum tekan.

Dilihat dari sejarahnya, sudah sejak sangat lama manusia menerapkan treatment pengawetan. Di era modern seperti sekarang, pada umumnya usaha pengawetan dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan kimia yang secara khusus didesain untuk kebutuhan ini. Pemakaian BioCide Insecticide adalah contohnya. BioCide sejak awal didesain sebagai produk pengawet. Karenanya, efektivitas sampai tingkat keamanannya pun diperhatikan betul-betul agar sesuai untuk kebutuhan tersebut. Misalnya saja terkait dengan metode pengawetan. Untuk mengawetkan kayu, orang bisa menerapkan berbagai jenis cara. Misalnya saja pencelupan. Idealnya, metode apapun yang diterapkan, obat yang dipakai bisa mendukung kebutuhan aplikasi tersebut.

Ragam Metode Pengawetan

Seperti dijelaskan sebelumnya, untuk mengawetkan kayu, metode atau cara yang bisa dilakukan sangatlah beragam. Sebab, yang utama harus dilakukan adalah meresapkan obat anti hama pada kayu. Sampai saat ini sendiri, dikenal beberapa metode pengawetan kayu sebagai berikut.

  1. Metode pengawetan kayu vakum tekan. Pada metode ini, digunakan mesin khusus, yakni mesin vakum tekan. Tingkat peresapan bisa diatur sedemikian rupa. Dari segi efektivitas, metode ini adalah yang paling baik.
  2. Metode perendaman. Metode ini dilakukan dengan cara merendamkan kayu pada larutan pengawet. Tingkat efektivitas metode ini tergantung pada konsentrasi larutan pengawet dan hubungannya dengan ketebalan kayu.
  3. Metode tabur. Metode ini dilakukan dengan menaburkan pengawet (biasanya berbentuk bubuk) pada kayu yang hendak diawetkan.
  4. Metode kuas. Metode ini dilakukan dengan menguaskan larutan pengawet pada kayu.
  5. Metode celup. Pada metode ini, kayu, bambu, atau bahan lain yang hendak diawetkan dicelupkan di larutan pengawet.

Pengawetan Kayu dengan Pencelupan

pengawetan kayu dengan cara pencelupan

Pengawetan kayu dengan pencelupan dilakukan dengan merendam kayu dalam waktu sangat singkat pada larutan pengawet. Dibanding metode perendaman, memang metode ini sangat ringkas. Dan barangkali, beberapa dari Anda mempertanyakan kenapa metode ini diterapkan?

Metode pengawetan kayu dengan pencelupan dilakukan bukan tanpa alasan. Ada beberapa kondisi di mana metode ini justru begitu direkomendasikan. Misalnya saa pada kondisi di mana Anda adalah produsen furniture dan kerajinan yang hanya membeli kayu di pasaran. Kayu yang Anda beli adalah kayu yang sudah dipotong lebih kecil. Bahkan untuk industri kerajinan, kadang potongan kayunya sangat kecil.

Menurut informasi produsen kayu, bahan tersebut sudah diawetkan. Tapi karena Anda ragu, tentu tak mengapa menerapkan pengawetan lagi. Nah, dalam situasi seperti inilah, metode pencelupan bisa dilakukan. Selain itu, metode ini juga bisa diterapkan untuk memperkuat pengawetan kayu yang sudah dilakukan sebelumnya, sebelum kayu difinish (dicat).

Sebagaimana metode yang lain, pengawetan kayu dengan pencelupan pun punya kekurangan dan kelebihan di sana-sini.

Kelebihan Metode Celup

  1. Lebih praktis diterapkan dibanding metode lainnya terutama apabila kayu yang hendak diawetkan berukuran kecil.
  2. Cocok digunakan untuk pengawetan kayu kerajinan. Misalnya kayu-kayu yang akan dipakai untuk membuat hiasan dinding, miniatur, dan lain sebagainya.
  3. Biaya paling murah dibandingkan metode lainnya
  4. Skill atau keterampilan yang dibutuhkan lebih sedikit dibanding metode lainnya
  5. Peralatan yang dibutuhkan tak banyak

Kekurangan Pengawetan Kayu dengan Pencelupan

  1. Efektivitasnya paling rendah dibandingkan dengan metode pengawetan yang lain
  2. Tak bisa diterapkan untuk kayu berukuran besar. Karenanya, metode ini pun tidak direkomendasikan untuk produsen kayu yang menangani timber dan log besar.

Jadi ringkasnya, metode pengawetan kayu dengan pencelupan unggul dari aspek kemudahan aplikasinya, namun kurang dalam hal efektivitasnya. Ini wajar mengingat pada metode pencelupan, kontak kayu dan obat pengawet hanya terjadi dalam waktu singkat saja sehingga resapan bahan aktif pengawet tidak optimal.

pengawetan kayu dengan pencelupan

Efektivitas Pengawetan Kayu dengan Pencelupan Bisa Ditingkatkan

Dari jabaran di atas, bisa dikatakan bahwa metode pencelupan tidak seefektif metode yang lain. Metode ini pun tak bisa sembarangan diterapkan pada sembarang kondisi meski sering dianggap paling sederhana.

Namun demikian, metode ini bisa ditingkatkan efektivitasnya dengan menggunakan obat pengawet yang bagus. Insektisida kami, BioCide Insecticide bisa diandalkan untuk kebutuhan tersebut.

Kenapa BioCide Insecticide bisa meningkatkan efektivitas metode pencelupan? Ada beberapa alasan yang mendasarinya.

  1. Insektisida ini bisa meresap dengan lebih baik dibanding insektisida yang lain
  2. Perlindungan yang diberikan lebih bagus

Bandingkan apabila kita menggunakan insektisida yang kurang bagus dengan perlindungan yang terlalu lemah. Akibatnya, efektivitas metode ini akan jadi makin menurun. BioCide dengan berbagai keunggulannya akan membantu Anda memaksimalkan metode pengawetan dengan cara pencelupan ini.

Ayo, Beli BioCide Insecticide!

Yuk, beli BioCide Insecticide sekarang juga. Anda bisa membeli insektisida ini dengan cara langsung ataupun secara online. Untuk membeli secara langsung, Anda bisa berkunjung ke Bio Service Point atau via agen kami. Hubungi CS kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai alamat agen kami yang paling dekat dengan tempat Anda. Sedangkan untuk membeli secara online, Anda bisa menghubungi kami via kontak yang disediakan di website ini. Anda juga bisa membeli produk kami di berbagai toko online.

Semoga bermanfaat, ya. Ingat, metode pengawetan kayu dengan pencelupan memang bukan metode yang paling efektif dibanding metode yang lain. Namun metode ini jauh lebih praktis dan mudah diterapkan. Hanya saja, untuk mengoptimalkan tingkat keberhasilan pengawetan, pastikan selalu untuk menggunakan insektisida BioCide Insecticide. Pesan produk kami sekarang juga di antiserangga.com.

Leave a Comment