Anti Rayap Untuk Pagar Bambu

Bambu menjadi salah satu bahan baku untuk bangunan yang paling tua diantara bahan lainnya. Keberadaan bahan ini memiliki manfaat yang serbaguna untuk diaplikasikan di bidang konstruksi bangunan terutama di negara berkembang.

Karena bambu tumbuh melimpah di negara kita Indonesia, maka bambu sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Bambu digunakan untuk kebutuhan yang terkait degan estetika sampai yang membutuhkan kekuatan besar. Ini pun didukung dengan tingkat pertumbuhan bambu yang terhitung cepat sehingga hasil panennya bisa melimpah.

Karakteristik Bambu

Bicara soal material properties-nya, bambu merupakan material yang cukup kuat. Namun di sisi lain, material ini juga ringan jika digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan. Yang menarik, bambu dapat digunakan tanpa diolah sehingga mempermudah penggunaannya. Konstruksi dengan menggunakan bambu memiliki beberapa kelebihan dibanding dengan bahan yang lain, misalnya dari segi:

  1. Daya tahan terhadap guncangan gempa yang lebih baik
  2. Sifat yang mudah untuk dibentuk
  3. Secara umum bambu dapat dengan mudah diperbaiki sehingga kerusakan bisa diatasi dengan cepat dan biaya sedikit

Dari segi ekologis, pemanfaatan bambu ternyata juga memiliki nilai positif yang tak dapat dielakkan. Tahukah kamu bawa bambu lebih baik sumber dayanya di banding dengan kayu yang cepat berkurang dengan adanya penebangan di hutan alam?

Kayu-kayu dari hutan hujan tropis seperti Sumatera dan Kalimantan merupakan kayu dari pohon yang sulit tumbuh kembali pasca kerusakan hutan. Sebab iklim hutan hujan tropis sangat tergantung pada lapisan humus yang cepat hilang ketika terjadi penggundulan.

Terjadinya berbagai kasus penebangan hutan ini, maka perhatian dunia telah difokuskan untuk mengganti materil yang dapat diperbarui dengan ramah lingkungan dan secara luas dapat dimanfaatkan kegunaannya. Bambu, sebagaimana disebut di atas, bisa menjadi alternatif kayu yang baik. Tentu saja penggunaan bambu tidak dimaksudkan untuk mengganti kayu, namun setidaknya bisa menjadi pilihan lain supaya dunia mebel tidak terlalu berkutan dengan bahan kayu.

Keunggulan lain bambu yang tak bisa diabaikan adalah sifatnya yang dapat dengan mudah ditanam. Sebagai imbas positifnya, bambu tidak membutuhkan pemeliharaan secara khusus untuk budidaya. Investasi bambu juga tidak harus besar, karena setelah bambu dipanen hasilnya dapat diperoleh tanpa perlu menanam kembali (rumpun bambu masih bisa menghasilkan anakan atau tunas baru).

Sembarang orang tanpa keahlian pun dapat membudi dayakan bambu ini menggunakan peralatan yang sederhana tanpa bekal ilmu yang tinggi. Selain itu, yang tak kala menarik, pertumbuhan bambu juga memiliki ketahanan yang luar biasa. Misalnya pada kasus kebakaran. Pada saat rumpun bambu dibakar sekalipun bambu masih bisa tumbuh kembali, berbeda dengan penanaman pohon berkayu yang memerlukan keahilan khusus dibidangnya dan ketika dibakar akan susah direboisasi.

alterntif text
Anti Rayap Untuk Pagar Bambu
pagar bambu semakin awet dengan anti rayap efektif

Kekuatan Sejajar Baja

Kekuatan bambu bisa disejajarkan dengan baja. Ini berarti bambu memiliki kekuatan yang cukup tinggi, bahkan sangat tinggi. Namun selain kelebihan dari bambu yang sudah kita ketahui, Anda perlu mengetahui juga kelemahan bambu. Tujuannya? Tentu saja agar Anda bisa mengantisipasi, baik dalam pengolahannya, penyimpanannya, sampai perawatannya.

Misalnya saja dari segi daya tahan. Meski beberapa spesies bambu bisa disejajarkan dengan baja, namun dari segi daya tahan material ini sangat “kurang.” Jangan salah, bambu ternyata mempunyai daya tahan yang sangat lemah lho terhadap serangan serangga hama.

Serangan serangga bisa menyebabkan bambu menjadi mudah rapuh dan tidak awet. Biasanya jika sudah terkena serangan serangga, bambu hanya bisa bertahan tidak lebih dari 5 tahun saja! Bayangkan betapa singkat masa pakai produk bambu bila ini dibiarkan. Jika sudah seperti itu maka bambu perlu diperbaiki dengan mencari solusi terbaik sebagai perawatannya. Tapi sebelumnya, kita perlu tahu dulu apa penyebab bambu memiliki ketahanan yang rapuh terhadap hama insekta.

Kadar Air Tinggi

Sebetulnya, ada banyak faktor yang membuat bambu disukai serangga hama. Dari penelusuruan tim Antiserangga.com, kami menemukan bambu memiliki kadar air yang cukup banyak. Pada bagian yang tinggi kadar airnya, banyak serangga yang memanfaatkannya sebagai tempat untuk mencari makan.

Lantas apakah pengeringan bambu bisa menyelesaikan masalah? Rupanya tidak. Bagian bambu yang kering juga sering menjadi sumber kehidupan hama, bukan untuk dimakan, tapi untuk ditinggali. Ya, untuk hidupnya, serangga lebih memilih pada bagian bambu yang kering. Serangga seperti rayap yang hidup didalam bambu akan menggerogoti sel bambu sehingga menjadikan bambu keropos untuk membuat sarang bagi koloni-koloninya. Selain itu, ada juga beberapa serangga hama seperti rayap kayu kering yang menyukai material organik berkadar air rendah untuk habitat sampai tempat makan.

Padahal bambu cukup berperan sebagai bahan konstruksi yang memiliki nilai ekonomi dan keindahan natural yang baik. Saat ini bambu biasa digunakan sebagai pagar rumah agar terlihat lebih menonjolkan nilai estetika dari rumah tersebut. Dari segi harga, penggunaan pagar bambu ini lebih hemat dibandingkan dengan pagar dari bambu ataupun besi. Sebuah keuntungan yang menarik bukan untuk para keluarga di Indonesia?

Pagar Rayap Bambu Cantik yang Rentan Diserang Hama

Sebagai bahan untuk pagar rayap, sebagaimana disebut di atas, ada sangat banyak kelebihan bambu. Dari segi harga sampai estetika, bambu menawarkan keunggulan tersendiri. Jenis bambu yang bisa digunakan untuk membuat pagar juga sangat banyak. Ya, jangan salah. Jangan menganggap bahwa bambu adalah tanaman tunggal yang tak memiliki variasi. Ada sangat banyak jenis bambu yang memiliki keunikan sendiri-sendiri. Berikut ini beberapa contoh jenis bambu yang bisa digunakan.

  1. Bambu betung atau pring petung. Sebetulnya, bambu betung lebih banyak dipakai untuk konstruksi bangunan. Tapi bambu ini pun juga bisa dipakai ntuk membuat pagar. Bambu ini bisa dikombinasikan dengan bambu lain yang ukurannya lebih kecil.
  2. Bambu kuning. Bambu kuning sering digunakan sebagai tanaman hias karena tampilannya yang sangat menarik. Ternyata selain bisa digunakan untuk tanaman hias, bambu ini juga bisa digunakan untuk membat pagar bambu yang eksotik.
  3. Bambu tutul. Sebagaimana namanya, bambu ini memiliki totol atau tutul warna yang sangat unik. Jenis ini pun karenanya cocok digunakan untuk membuat berbagai produk mebel sampai elemen bangunan, termasuk di antaranya pagar rumah.

Masih banyak lagi sebetulnya jenis bambu yang bisa dipakai untuk membuat pagar yang tak bisa kami sebutkan satu per satu. Misalnya saja bambu wulung, pring apus, sampai bambu cendani. Bagi Anda yang ingin membeli atau malah membuat pagar dari material ini, baiknya memperbanyak referensi supaya bisa memilih jenis yang paling tepat sesuai dengan selera dan kebutuhan.

Tapi sekali lagi, dalam melakukan pemanfaatan material ini, kita harus mampu mengatasi kekurangannya. Di antara berbagai hama serangga yang bisa menyebabkan kerusakan sendiri adalah hama rayap.

Pagar Bambu dan Rayap Perusak

Rayap merupakan serangga koloni yang kerap menjadi hama pada produk berbasis bahan alam. Serangga ini pada umumnya mengalami metamorfosis sempurna mulai dari telur sampai menjadi rayap dewasa. Larva rayap tidak bertungkai dan berwarna jernih. Saat bergerak, larva menjadi mengkerut dan kepompongnya terlihat seperti rayap  dewasa.

Efek serangan rayap pada bambu termasuk sangat signifikan. Tahukah Anda bahwa rayap bisa menyebabkan:

  1. Bambu berlubang. Akibatnya pagar pun menjadi tidak menarik lagi dan mulai rapuh. Padahal, fungsi utama pagar adalah untuk melindungi bangunan utama.
  2. Pagar bambu menjadi cepat pecah. Ini terjadi karena munculnya titik-titik kerusakan dan kerapuhan akibat lubang-lubang yang dibuat oleh rayap.
  3. Bubukan. Bambu yang bubukan mengeluarkan material seperti tepung. Bambu bubukan sebetulnya bisa diakibatkan beberapa jenis serangga. Selain rayap, serangga yang bisa menyebabkan bubuk adalah kumbang pengebor yang biasa disebut totor atau teter oleh masyarakat kita.

Perkembangbiakan rayap terjadi pada siang hari dan berlangsung lebih lama dari pada masa populasi serangga jenis lainnya. Induk rayap hidup berlangsung selama 3-5 bulan. Dan setiap rayap dapat menghasilkan telur hingga 300-400 butir. Tentu dengan banyaknya telur yang dihasilkan akan membuat pagar bambu Anda semakin mudah keropos dimakan oleh rayap. Untuk solusi agar pagar bambu tidak dimakan oleh rayap, Anda bisa menghilangkan dahulu rayap pada bambu dengan menggunakan bat pembasmi rayap untuk bambu.

Obat pembasmi rayap pada pagar bambu Anda bisa memilih bahan yang cukup aman namun dapat efektif membasmi rayap pada bambu. Obat yang cukup aman biasanya menggunakan bahan baku dan campuran dari air sehingga tidak menyebabkan iritasi pada kulit yang terkena bahan tersebut. Juga jika menggunakan air sebagai pelarutnya, bahan tersbut akan lebih ramah untuk lingkungan dan tidak mengontaminasi lingkungan disekitarnya. Obat anti rayap ini bisa dengan mudah ditemukan salah satu merknya Bioicide Insecticide.

Keunggulan Biocide Insecticide sebagai Anti Rayap Pagar Bambu

  • BioCide Insecticide diformulasikan khusus untuk membunuh serangga yang merusak bambu seperti rayap, teter, kumbang bubuk, tawon, ulat, atau serangga sejenis
  • Tahan lama sehingga efek pembasmian yang dilakukan bisa sekaligus membuat bambu tahan terhadap teter untuk waktu yang lama
  • Tidak merusak beragam jenis bambu dan tidak mempersulit proses pengolahan bambu selanjutnya
  • Harga cukup terjangkau
  • Mudah diaplikasikan pada bambu, bambu atau serat alam lainnya
Anti Rayap Untuk Pagar Bambu
Biocide Insecticide efektif digunakan sebagai anti rayap guna pagar bambu

Biocide Insecticide tidak hanya bisa digunakan untuk membasmi rayap saja. Tetapi bisa untuk membasmi serangga lain seperti rayap, teter, dan serangga perusak bambu lainnya. Penggunaan Biocide Insecticide ini cukup mudah, yaitu dengan dicampur menggunakan air. Mengapa menggunakan air? Karena air merupakan bahan yang tidak berbahaya dan mudah menyerap pori-pori bambu.

Penggunaan air juga cukup hemat dibanding menggunakan campuran solvent yang harganya jauh lebih mahal. Menggunakan solvent juga tidak aman dan tidak ramah untuk lingkungan ataupun kesehatan. Sehingga air cukup digunakan sebagai pengganti pelarut obat Biocide Insectide ini.

Biocide Insecticide ini berbahan aktif Cypermethrine 100EC. Dengan sistem racun kontak lambung, obat ini efektif membunuh serangga seperti teter, kumbang bubuk, rayap dan jenis serangga lainnya. Obat Biocide Insecticide ini bisa digunakan untuk kebutuhan woodworking, pemeliharaan lingkungan maupun untuk pertanian.

Aplikasinya bisa menggunakan semua metode yang biasa digunakan untuk mengawetkan bambu untuk pagar agar tidak terkena serangan rayap seperti metode kuas, metode rendam, metode vakum atau metode apapun bisa digunakan untuk aplikasi obat anti rayap ini.

Penggunaan obat ini cukup aman dan ramah untuk lingkungan. Pasalnya, obat ini tidak akan reaktif jika terkena kulit manusia, tetapi obat ini akan langsung bereaksi jika mengenai rayap atau serangga lainnya. Sangat menarik, bukan? Dengan demikian, BioCide Insecticide bukan hanya bisa digunakan oleh pelaku indusri profeional, namun juga bisa digunakan oleh kalangan biasa. Namun tentu saja, penggunaan alat-alat safety atau keamanan tetap kami sarankan supaya mencegah hal yang tidak diinginkan.

Jadi Anda tidak perlu khawatir efek samping yang ditimbulkan obat ini untuk kulit Anda. Akan tetapi penggunaannya tetap harus diperhatikan sebagaimana disebut di atas. Gunakanlah sarung tangan, kaca mata pelindung, celemek, sepatu, dan masker untuk melindungi Anda dari cairan obat anti rayap ini.

Pencegahan pada bambu agar tidak diserang rayap akan lebih baik dari pada Anda harus mengobati bambu yang sudah diserang rayap. Karena rayap yang sudah bersarang pada bambu, akan meninggalkan telur-telur yang siap menetas jika tidak diobati sampai telurnya.

Nah cara agar bambu awet dengan menggunakan Biocide Insecticide ini cukup ampuh . Biocide Insecticide akan lebih aman dan ramah lingkungan jika Anda menggunakan campuran air sebagai pelarutnya. Obat anti rayap yang cukup efektif dan relatif murah ini tidak perlu Anda ragukan lagi hasilnya. Setelah obat anti rayap ini diaplikasikan pada bambu, jangan lupa untuk mengaplikasikan kembali obat ini setelah 2 tahun agar bambu tetap terjaga dari serangan rayap.

Pesan BioCide Insecticide Sekarang juga

Segera pesan sekarang juga BioCide Insecticide. BioCide Insecticide saat ini bisa dipesan dengan 3 cara yang sama mudahnya. Pemesanan pertama adalah pemesanan di berbagai online shop. Ya, kami sengaja hadir di online shop karena banyak pelanggan yang telah terbiasa belanja di toko daring seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, dan masih banyak lagi. Prosedur pemesanannya tentu saja sesuai dengan aturan tiap toko daring tersebut. Selain membeli di official store kami, Anda juga bisa lho membeli di agen kami yang lokasinya dekat dengan Anda supaya menghemat ongkos kirim. Tapi pastikan agen tersebut terpercaya. Anda bisa bertanya dulu pada CS kami via kontak yang tertera di website ini untuk masalah tersebut.

Pembelian kedua bisa dilakukan di antiserangga.com secara langsung. Anda akan dipandu oleh CS kami yang profesional, ramah, dan berpengalaman. Proses pembelian secara umum mirip dengan toko daring pada umumnya. Jadi, Anda tak perlu khawatir.

Bagaimana dengan membeli langsung? Tentu saja Anda juga bisa membeli obat anti rayap untuk pagar bambu ini secara langsung. Caranya sangat mudah, yaitu dengan mengunjungi kami di Bio Service Point atau di agen kami secara langsung. Pembelian di Bio Service Point saat ini bisa dilakukan di Yogyakarta, Jepara, dan juga Cirebon. Sedangkan pembelian di agen kami, bisa dilakukan dengan bertanya dulu pada CS kami mengenai lokasi agen yang paling dekat dengan tempat Anda.

Kiranya, itulah yang bisa kami bagikan mengenai pagar bambu dan anti rayap terbaik untuk elemen bangunan tersebut. Bisa disimpulkan, bahwa secara umum bambu adalah material yang sangat potensial. Bahan ini pun sangat cocok dipakai untuk membuat pagar. Pagar bambu menawarkan keindahan yang khusus, kekuatan, dan juga keindahan yang eksotik. Namun, penggunaan pagar ini bukan tanpa kekurangan. Pagar dari material ini secara umum lebih rentan diserang hama khususnya rayap. Makanya, dalam pembuatan ataupun perawatan pagar dari bahan ini, gunakanlah selalu BioCide Insecticide.

Semoga bermanfaat!

Anti Rayap Untuk Pagar Bambu
alterntif text
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

WhatsApp sekarang juga!