Anti Rayap Untuk Pagar Bambu

0
1129
Anti Rayap Untuk Pagar Bambu
pagar bambu rentan terkena rayap

Bambu menjadi salah satu bahan baku untuk bangunan yang paling tua diantara bahan lainnya. Keberadaannya memiliki manfaat yang serbaguna untuk diaplikasikan di bidang konstruksi bangunan terutama di negara berkembang. Karena bambu tumbuh melimpah di negara kita Indonesia, maka bambu sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari bagi manusia. Pertumbuhan bambu terhitung cepat sehingga masa panennya bisa melimpah.

Bambu ini merupakan material yang cukup kuat tetapi ringan jika digunakan sebagai konstruksi bangunan. Bambu dapat digunakan tanpa diolah sehingga mempermudah penggunaannya. Konstruksi dengan menggunakan bambu tahan terhadap gncangan gempa, mudah untuk dibentuk, dan jika terjadi kerusakan bambu dapat dengan mudah diperbaiki.

Bambu lebih baik sumber dayanya di banding dengan bambu yang berkurang dengan adanya penebangan di hutan alam terutama didaerah yang tropis. Dengan adanya penebangan hutan ini, maka perhatian dunia telah difokuskan untuk menggnti materil yang dpat diperbarui dengan ramah lingkungan dan secara luas dapat dimanfaatkan kegunaannya.

Karena bambu dapat dengan mudah ditanam, maka bambu tidak membutuhkan pemeliharaan secara khusus untuk budidaya bambu. Investasi bambu juga tidak harus besar, karena setelah bambu dipanen hasilnya dapat diperoleh tanpa perlu menanam kembali. Sembarang orang tanpa keahlian pun dapat membudi dayakan bambu ini menggunakan peralatan yang sederhana tanpa bekal ilmu yang tinggi. Pertumbuhan bambu merupakan ketahanan yang luar biasa. Pada saat rumpun bambu dibakar pun bambu masih bisa tumbuh kembali, berbeda dengan bambu yang memerlukan keahilan khusus dibidangnya.

Anti Rayap Untuk Pagar Bambu
pagar bambu semakin awet dengan anti rayap efektif

Kekuatan bambu bisa disejajarkan dengan baja itu berarti bambu memiliki kekuatan yang cukup tinggi. Namun selain kelebihan dari bambu yang sudah kita ketahui, Anda perlu mengetahui kelemahan bambu agar Anda bisa mengantisipasi untuk perawatannya. Walaupun bambu memiliki kekuatan dari segi daya tahan, namun bambu mempunyai daya tahan yang lemah terhadap serangan serangga.

Serangan serangga yang menyebabkan bambu menjadi mudah rapuh dan tidak awet. Biasanya jika sudah terkena serangan serangga, bambu hanya bisa bertahan tidak lebih dari 5 tahun. Jika sudah seperti itu maka bambu perlu diperbaiki dengan mencari solusi terbaik sebagai perawatannya.

Kadar air yang cukup banyak didalam bambu menjadikan bambu cocok sebagai tempat mencari makan dan berkembang biak serangga dengan baik. Untuk hidupnya, serangga lebih memilih pada bagian bambu yang kering. Serangga atau rayap yang hidup didalam bambu akan menggerogoti sel bambu sehingga menjadikan bambu keropos.

Padahal bambu cukup berperan sebagai bahan konstruksi yang memiliki nilai ekonomi dan keindahan natural yang baik. Saat ini bambu biasa digunakan sebagai pagar rumah agar terlihat lebih menonjolkan nilai estetika dari rumah tersebut. Dari segi harga, penggunaan pagar bambu ini lebih hemat dibandingkan dengan pagar dari bambu ataupun besi.

Jenis serangga yang sering menggerogoti bambu adalah jenis rayap yang mencari makan didalam sel bambu. Rayap mengalami metamorfosis sempurna mulai dari telur dampai menjadi rayap dewasa. Larva rayap tidak bertungkai dan berwarna jernih. Saat bergerak, larva menjadi mengkerut dan kepompongnya terlihat seperti rayap  dewasa. Serangan rayap ini menyebabkan bambu berlubang, cepat pecah dan mengeluarkan bubuk seperti tepung.

Perkembangbiakan rayap terjadi pada siang hari dan berlangsung lebih lama dari pada masa populasi serangga jenis lainnya. Induk rayap hidup berlangsung selama 3-5 bulan. Dan setiap rayap dapat menghasilkan telur hingga 300-400 butir. Tentu dengan banyaknya telur yang dihasilkan akan membuat pagar bambu Anda semakin mudah keropos dimakan oleh rayap. Untuk solusi agar pagar bambu tidak dimakan oleh rayap, Anda bisa menghilangkan dahulu rayap pada bambu dengan menggunakan bat pembasmi rayap untuk bambu.

Obat pembasmi rayap pada bambu Anda bisa memilih bahan yang cukup aman namun dapat efektif membasmi rayap pada bambu. Obat yang cukup aman biasanya menggunakan bahan baku dan campuran dari air sehingga tidak menyebabkan iritasi pada kulit yang terkena bahan tersebut. Juga jika menggunakan air sebagai pelarutnya, bahan tersbut akan lebih ramah untuk lingkungan dan tidak mengontaminasi lingkungan disekitarnya. Obat anti rayap ini bisa dengan mudah ditemukan salah satu merknya Bioicide Insecticide.

Keunggulan Biocide Insecticide

  • Diformulasikan khusus untuk membunuh serangga yang merusak bambu seperti rayap, teter, rayap, atau serangga sejenis
  • Tahan lama sehingga efek pembasmian yang dilakukan bisa sekaligus membuat bambu tahan terhadap teter untuk waktu yang lama
  • Tidak merusak jenis bambu dan tidak mempersulit proses pengolahan bambu selanjutnya
  • Harga cukup terjangkau
  • Mudah diaplikasikan pada bambu, bambu atau serat alam lainnya
Anti Rayap Untuk Pagar Bambu
biocide insecticide efektif digunakan sebagai anti rayap guna pagar bambu

Biocide Insecticide tidak hanya digunakan untuk membasmi rayap saja. Tetapi bisa untuk membasmi serangga lain seperti rayap, teter, dan serangga perusak bambu lainnya. Penggunaan Biocide Insecticide ini cukup udah, yaitu dengan dicampur menggunakan air. Mengapa menggunakan air? Karena air merupakan bahan yang tidak berbahaya dan mudah menyerap pori-pori bambu.

Penggunaan air juga cukup hemat dibanding menggunakan campuran solvent yang harganya jauh lebih mahal. Menggunakan solvent juga tidak aman dan tidak ramah untuk lingkungan ataupun kesehatan. Sehingga air cukup digunakan sebagai pengganti pelarut obat Biocide Insectide ini.

Biocide Insecticide ini berbahan aktif Cypermethrine 100EC. Dengan sistem racun kontak lambung, obat ini efektif membunuh serangga seperti teter, kumbang bubuk, rayap dan jenis serangga lainnya. Obat Biocide Insecticide ini bisa digunakan untuk kebutuhan woodworking, pemeliharaan lingkungan maupun untuk pertanian.

Aplikasinya juga bisa menggunakan semua metode yang biasa digunakan untuk mengawetkan bambu agar tidak terkena serangan rayap seperti metode kuas, metode rendam, metode vakum atau metode apapun bisa digunakan untuk aplikasi obat anti rayap ini.

Penggunaan obat ini cukup aman dan ramah untuk lingkungan. Karena obat ini tidak akan reaktif jika terkena kulit manusia, tetapi obat ini akan langsung bereaksi jika mengenai rayap atau serangga lainnya.

Jadi Anda tidak perlu khawatir efek samping yang ditimbulkan obat ini untuk kulit Anda. Akan tetapi penggunaannya tetap harus diperhatikan agar tetap aman dan tidak memperburuk keadaan. Pergunakan sarung tangan, kaca mata pelindung, celemek, sepatu, dan masker untuk melindungi Anda dari cairan obat anti rayap ini.

Pencegahan pada bambu agar tidak diserang rayap akan lebih baik dari pada Anda harus mengobati bambu yang sudah diserang rayap. Karena rayap yang sudah bersarang pada bambu, akan meninggalkan telur-telur yang siap menetas jika tidak diobati sampai telurnya.

Nah menggunakan Biocide Insecticide ini cukup ampuh mengobati rayap pada bambu Anda. Biocide Insecticide akan lebih aman dan ramah lingkungan jika Anda menggunakan campuran air sebagai pelarutnya. Obat anti rayap yang cukup efektif dan relatif murah ini tidak perlu Anda ragukan lagi hasilnya. Setelah obat anti ryap ini diaplikasikan pada bambu, jangan lupa untuk mengaplikasikan kembali obat ini setelah 2 tahun agar bambu tetap terjaga dari serangan rayap.

 

SHARE

Leave a Reply