Mengenal Bahaya Pestisida dan Tips untuk Mengantisipasinya

0
138
dampak pestisida

Waspada! Ada bahaya pestisida mengintai di sekitar Anda. Pestisida yang mengandung bahan yang sulit diurai di alam bisa menyebabkan rusaknya ekosistem sampai gangguan organ dalam manusia.

Seiring perkembangan zaman, manusia telah menghasilkan aneka produk yang berguna bagi mereka sendiri. Kita mulai mengenal listrik dari sebelumnya hanya menggunakan api, serta mengenal teknologi 4G dari yang sebelumnya hanya menggunakan surat untuk berkirim pesan.

Namun tak semua hal yang dihasilkan manusia bermanfaat sepenuhnya. Kerap, selain manfaat yang kita dapatkan, ada juga kerugian yang harus ditanggung. Salah satunya adalah produk seperti pestisida. Di satu sisi, kita membutuhkan pestisida untuk meningkatkan hasil pertanian. Namun di sisi lain, anti hama alias pestisida juga bisa menyebabkan banyak kerugian. Dan di artikel ini, antiserangga.com akan membahas mengenai bahaya pestisida sekaligus juga kebermanfaatannya.

Fungsi Pestisida

Secara umum, bisa dikatakan bahwa pestisida bisa digunakan untuk mengendalikan hama. Namun di luar fungsi utamanya tersebut, ada berbagai fungsi turunan yang krusial dalam kehidupan kita. Dan hal itulah yang membuat pestisida sampai hari ini tetap digunakan meski memiliki efek buruk.

Berikut ini beberapa poin manfaat atau guna yang bisa kita dapatkan dari produk ini.

  1. Meningkatkan hasil panen untuk industri pertanian. Peningkatan hasil panen jelas dibutuhkan untuk mencegah berkurangnya pasokan bahan pangan dan kelaparan di masyarakat.
  2. Mencegah kerusakan pada bangunan. Hal ini adalah manfaat untuk pestisida yang dipakai sebagai pencegahan hama pada bangunan dari rumah hingga pertokoan.
  3. Mencegah kerusakan arsip
  4. Mencegah kerusakan pada industri furnitur dan juga kerajinan serat alam
  5. Mencegah kerusakan pada gudang penyimpanan
  6. Dan lain sebagainya yang tak bisa disebutkan satu per satu.

Mengenal Bahaya Pestisida bagi Kesehatan dan Lingkungan

Seperti dijelaskan di atas, meski memiliki banyak manfaat, akan tetapi produk ini juga bisa mendatangkan kerugian. Tentu saja kerugian-kerugian atau dampak buruk dari produk ini perlu kita ketahui sehingga bisa dilakukan langkah antisipasif untuk meminimalisir dampak buruk tersebut.

Bagi Kesehatan

Dampak buruk pestisida pertama bisa dilihat berdasarkan efeknya pada kesehatan. Sebetulnya pestisida memang produk kimia mengandung racun. Sehingga dampak buruknya bagi kesehatan manusia bukanlah hal yang mengejutkan. Akan tetapi, idealnya pestisida yang baik memiliki toksisitas rendah pada manusia meski efektif membasmi hama target. Jangan sampai pestisida yang digunakan memiliki sifat sangat membahayakan pada manusia. Sebab efek yang bisa didapatkan tak main-main. Bahaya pestisida bagi kesehatan bisa berupa gangguan organ dalam, memicu kanker, iritasi mata, iritasi kulit, pusing, mual, pingsan, hingga kematian.

Bagi Lingkungan

Salah satu akibat pemakaian DDT

Bagi lingkungan pestisida bisa menyebabkan:

  1. Kerusakan tanah. Tanah menjadi beracun sehingga sulit ditumbuhi oleh tanaman yang merupakan produsen ekosistem.
  2. Meracuni ekosistem air, misalnya air sungai dan air danau
  3. Menyebabkan kematian pada organisme tertentu
  4. Penggunaan yang berlebihan bisa menyebabkan pembasmian masif organisme target. Meski organisme target tersebut memang merugikan, namun pemusnahan secara massal akan mengacaukan rantai ekosistem di alam. Sehingga keseimbangan ekosistem akan sangat terganggu.

Lalu Apa yang Mesti Kita Lakukan?

Lantas apa yang harus kita lakukan dengan berbagai bahaya pestisida yang disebutkan tersebut? Pada banyak kasus, kita memang dihadapkan akan perlunya penggunaan pestisida. Bukan hanya untuk pertanian, namun juga untuk industri kerajinan dan furniture.

Pada industri mebel dan kerajinan, misalnya, produk pestisida dibutuhkan untuk melindungi kayu dan serat alam dari ancaman hama. Misalnya saja rayap, jamur, dan bakteri pembusuk. Pestisida khusus ini diresapkan pada bahan kayu dan serat alam agar keduanya resisten.

Sama seperti pada pertanian, dilarangnya pemakaian pestisida bisa menyebabkan persoalan besar pada industri ini. Kayu untuk mebel, misalnya, akan mudah keropos karena hama. Dan bila sudah demikian, maka kayu harus dicari lagi. Kayu harus didapatkan dengan cara menebang pohon. Bukankah ini juga salah satu bentuk pengrusakan alam juga?

Hemat kami, untuk menanggulangi bahaya pestisida, caranya bukanlah tidak menggumakan pestisida sama sekali. Ada dua hal sederhana yang bisa kita lakukan dan tidak membutuhkan suatu usaha yang sulit dilakukan. Keduanya adalah:

Menggunakan Pestisida yang Tidak Dilarang Pemerintah dan Efeknya Lebih Rendah
Pertama, hindarilah semua produk pestisida yang dilarang oleh pemerintah. Anda tentu saja harus tahu terlebih dahulu bahan-bahan atau produk yang dilarang. Perhatikan bahan aktif pada produk insektisida atau fungisida yang hendak Anda beli (jangan hanya lihat merk-nya). Setelah itu, cocokkan dengan daftar bahan yang dilarang dan putuskan mana produk yang sebaiknya digunakan dan mana yang tidak digunakan.

Menggunakan Pestisida Semestinya

Kedua, gunakanlah pestisida dengan semestinya. Jangan berlebihan! Sebaik apapun insektisida dan fungisida yang Anda gunakan, apabila cara Anda menggunakannya tidak baik, maka efeknya pun tidak aman. Contoh, sudah diterangkan pada kemasan produk insektisida terkait bahwa dalam penggunaannya, konsetrasinya harus sekian dan aplikatornya harus menggunakan alat pengaman. Namun rupanya, di lapangan banyak orang yang mengabaikan hal ini. Pestisida tersebut dipakai dalam konsentrasi terlalu banyak dan aplikatornya pun tidak menggunakan perlengkapan keamanan standar. Bila sudah demikian, kerugian hanya tinggal tunggu waktu saja. Dan hal ini jelas-jelas bukan persoalan dari insektisida dan fungisidanya, melainkan dari pihak konsumennya sendiri.

Pestisida Saran Kami: BioCide Insecticide

BIOCIDE INSECTICIDE

Kami merekomendasikan BioCide Insecticide yang bisa Anda gunakan sebagai pestisida yang lebih aman digunakan. Insektisida ini menggunakan cypermethrin 100 EC. Salah satu keunggulan insektisida ini, di luar sifatnya yang efektif digunakan, adalah mudah diuraikan. Cypermethrin merupakan zat yang relatif mudah didegradasi di alam sehingga efeknya pada lingkungan bisa diminimalisir. Anda bisa membeli produk ini dengan menghubungi Customer Service kami yang kontaknya tersedia di website ini.

Kesimpulan

Pestisida, tak bisa dipungkiri adalah bahan yang memiliki manfaat besar. Selain bisa digunakan di bidang pertanian, bahan ini juga bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas industri mebel dan kerajinan. Namun demikian, di balik manfaatnya itu, terdapat bahaya pestisida yang mengancam. Berbagai persoalan bisa ditimbulkan oleh bahan ini mulai dari kerusakan ekosistem sampai gangguan organ dalam. Bagi kami, hal ini tentu sangat mengkhawatirkan dan seharusnya menjadi persoalan yang dibahas bersama. Tapi tentu saja tidak berarti kita tidak memakai pestisida sama sekali. Dua hal sederhana bisa kita lakukan. Pertama, tidak menggunakan pestisida yang dilarang dan efeknya terlalu berbahaya, dan kedua, menggunakan produk tersebut sesuai ketentuannya. Dua hal sederhana ini sayangnya sering disepelekan orang padahal bisa berefek bagus bagi kesehatan diri kita sendiri dan alam di sekitar kita.

Sekiranya, demikianlah informasi kali ini mengenai bahaya pestisida dan cara untuk menanggulanginya. Semoga informasi ini bermanfaat ya. Nantikan berbagai informasi menarik lainnya di antiserangga.com.

SHARE

Leave a Reply