Mengenal Berbagai Penyakit pada Kayu Jati yang Harus Diwaspadai

0
81
penyakit pada kayu jati

Orang boleh mengatakan bahwa jati adalah kayu yang sangat awet dan tahan rayap. Namun di lapangan, ada juga kasus di mana kayu jati mengalami kerusakan. Sumbernya berbagai macam, salah satunya adalah penyakit pada kayu jati yang sudah menjangkiti sejak kayu tersebut belum dipanen.

Namanya Tectona grandis. Dalam bahasa Inggris kayu ini dinamakan sebagai teak wood. Di Indonesia, ia terkenal dengan nama jati. Jati adalah salah satu kayu komersil yang paling populer di negeri ini. Bahkan bisa jadi kayu ini menempati urutan pertama dalam popularitas kayu komersil di Indonesia. Pemerintah Indonesia sendiri memiliki perhatian khusus pada kayu jati melebihi pemerintahan negara lainnya.

Popularitas kayu jati bukan tanpa alasan. Kayu ini memiliki banyak keunggulan yang membuatnya disukai kalangan masyarakat konsumen sekaligus pengrajin. Salah satu keunggulan kayu ini terletak pada sifatnya yang tidak mudah dimakan hama. Tapi apakah jati lantas bisa dianggap sebagai kayu yang tak pernah diserang hama? Jelas tidak.

Selain resistensi terhadap hama yang tak pernah bisa 100%, kondisi satu jati dengan yang lain pun berlainan. Sehingga, kita bisa saja menemukan satu pohon jati yang sangat baik resistensi hamanya, sedangkan di sisi lain ada juga yang kurang resistensinya terhadap hama. Di bawah ini adalah beberapa contoh penyakit pada kayu jati yang mengindikasikan bahwa tanaman tersebut pun bisa dirusak oleh hama.

Contoh Penyakit pada Kayu Jati

Hama Kutu Putih

Pernahkah Anda mendengar mengenai kutu putih atau kutu sisi? Hama ini memiliki nama ilmiah Pseudococcus hispidus dan Pseudococcus (crotonis) tayabanus yang penyebarannya dibantu oleh semut. Keduanya ditemukan menginfeksi pohon jati.

Kutu putih akan menghisap cairan pada pohon jati yang dijadikan inangnya. Biasanya, serangan ini terjadi saat musim kemarau. Bila kita perhatikan, hama ini memiliki lilin dan benang-benang berwarna putih. Sedangkan di bagian belakang terdapat benang tawas yang lebih panjang. Adapun telur-telurnya tersimpan menumpuk oleh tawas.

Kutu putih bisa menyebabkan kerusakan pada pohon jati yang serius, apalagi bila pohon tersebut masih muda. Beberapa indikasi kerusakannya antara lain daun yang mengeriting dan pertumbuhan pucuk yang tidak normal.

Pada musim hujan, penyakit pada kayu jati ini biasanya akan menghilang. Sayangnya, bila serangan pada musim kemarau cukup intens dan dibiarkan saja, maka kerusakan permanen akan tetap terjadi.

Hama ulat jati (Hyblaea puera & Pyrausta machaeralis)

Penyakit pada kayu jati lain yang sering ditemukan adalah adanya ulat Hyblaea puera dan Pyrausta machaerallis. Keduanya biasa menyerang pada awal musim penghujan. Ketika menyerang, ulat ini akan menimbulkan gejala berupa daun-daun yang berlubang. Bila jumlahnya sedikit, memang tak mengapa. Namun bila jumlahnya banyak, jelas pohon jati bisa terhambat pertumbuhannya. Jadi pengendalian harus dilakukan menggunakan produk insektisida tersendiri.

penyakit pada kayu jati

Hama Rayap

Hama rayap merupakan salah satu jenis hama yang bisa menyerang berbagai jenis pohon berkayu. Hama ini bisa dicegah dengan prinsip minimalisir kontak rayap dengan pohon jati. Serangannya sendiri biasanya terjadi pada saat musim hujan yang tidak teratur atau saat puncak musim kemarau (kering). Selain itu, bisa juga dilakukan pemberian insektisida pada area penanaman pohon atau lubang tanam ketika bila memang area terkait dikenal endemik rayap.

Masih banyak jenis hama dan penyakit pada kayu jati lainnya yang tak bisa disebutkan satu per satu. Yang terpenting bagi kita selanjutnya adalah mencegah penyakit tersebut menyebabkan kerusakan pada pohon jati.

BioCide Insecticide

Adanya penyakit pada kayu jati bisa menyebabkan kerusakan lanjutan sebagaimana dijelaskan di atas. Selain bisa menyerang jati dalam bentuk pohon, tahukah Anda bahwa seringkali kehadiran hama tersebut bisa merusak ketika kayu jati dipanen? Misalnya saja hama-hama serangga yang sering meletakkan telurnya pada kayu jati yang sudah ditebang menjadi kayu log atau dipotong menjadi kayu gergarjian. Kayu-kayu seperti itu memiliki kerentanan tinggi dari serangan hama. Oleh sebab itulah diperlukan treatment yang tepat dengan obat anti hama yang juga tepat. Dalam hal ini, Anda bisa mengandalkan produk kami, BioCide Insecticide.

BioCide Inseticide adalah insektisida kayu yang bisa digunakan sebagai pengawet yang efektif. Insektisida ini akan meresap ke dalam substrat kayu dan menjadikan substrat kayu tersebut tahan terhadap berbagai jenis hama. BioCide Insecticide juga dilengkapi dengan berbagai fitur menarik lainnya seperti:

  1. Menggunakan pelarut air sehingga pemakaiannya lebih hemat sekaligus lebih aman
  2. Bisa digunakan untuk membasmi banyak jenis serangga, jadi beda dengan insektisida tertentu yang hanya bisa dipakai untuk satu atau dua jenis serangga hama saja.
  3. Mudah digunakan
  4. Efek lama
  5. Kinerja yang efektif dan efisien
  6. Konsentrasi tinggi sehingga penggunaannya menjadi jauh lebih hemat
  7. Harga yang lebih terjangkau
  8. Mudah didegradasi ketika sudah di alam sehingga lebih ramah lingkungan

Pesan Sekarang BioCide Insecticide

Yuk, segera pesan BioCide Insecticide sekarang juga untuk mencegah kerusakan kayu lanjutan. Anda bisa mengantisipasi dampak buruk penyakit pada kayu jati dengan segera memesan lewat langkah-langkah berikut ini.

  1. Hubungi terlebih dahulu Customer Service kami. Anda bisa menanyakan informasi lebih lanjut atau segera melakukan pemesanan.
  2. Apabila Anda berencana langsung melakukan pemesanan, berikan saja data langsung berupa nama Anda sebagai pemesan, produk yang dipesan, jumlah produk yang dipesan, dan juga alamat pengiriman.
  3. CS akan menjelaskan estimasi biaya dan lama pengiriman pada Anda. Kami juga akan mendiskusikan masalah kurir pengirimannya agar aman dan tepat waktu.
  4. Bila semua sudah disepakati, CS akan memberikan invoice kepada Anda dan juga keterangan nomor rekening tujuan pembayaran.
  5. Lakukan pembayaran berdasarkan keterangan yang diberikan oleh CS kami.
  6. Kirimkan bukti pembayaran pada kami.
  7. Tunggu CS memberikan nomor resi setelah produk Anda diserahkan ke kurir pengiriman. Anda tinggal memantau produk tersebut hingga sampai di alamat tujuan.

Kesimpulan

Meskipun dikenal sebagai kayu yang sangat awet, namun jati juga bisa mengalami kerusakan akibat serangan hama. Salah satunya terjadi ketika kayu tersebut belum dipanen. Penyortiran kayu yang kurang baik dan berbagai hal lainnya dapat membuat kayu jati rusak bahkan sebelum diolah lebih lanjut. Sampai saat ini sendiri telah dikenal berbagai penyakit pada kayu jati yang harus diwaspadai.

Mencermati hal itu, idealnya sebelum jati digunakan lebih lanjut, proses pengawetan diterapkan. Apalagi untuk kayu yang memiliki resiko tinggi. Pengawetan dilakukan dengan meresapkan insektisida yang akan mematikan hama-hama yang tertinggal dalam kayu jati.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, kami menyediakan BioCide Insecticide untuk Anda. Dapatkan berbagai manfaat luar biasa bersama BioCide Insecticide! Insektisida ini akan meningkatkan proteksi berbagai jenis kayu terhadap serangan serangga hama.

SHARE

Leave a Reply