Mengenal Kayu Sungkai: Karakteristik, Asal, Keunggulan dan Kelemahan

Untuk dapat memanfaatkan kayu sungkai dengan baik, tentu perlu mengenalnya dengan baik pula. Dari karakteristik, asal, hingga keunggulan dan kelemahannya. Mengingat pemanfaatan jenis kayu ini memang sudah cukup sering untuk kebutuhan pembangunan maupun dekorasi rumah.

Bagi anda yang ingin menggunakan kayu sungkai, simak informasi selengkapnya mengenai jenis kayu ini dalam artikel ini.

Mengenal Kayu Sungkai

kayu sungkai

Salah satu bahan yang paling sering dipakai untuk melengkapi bagian rumah adalah kayu. Kayu menjadi bahan andalan untuk mendukung konstruksi termasuk desain suatu hunian karena termasuk bahan yang fleksibel untuk dibentuk.

Baca Juga : Mengenal Kumbang Longhorn yang Sering Menyerang Kayu

Berbagai desain dan ukiran juga bisa dibentuk dari material ini. Banyak pula jenis-jenis kayu yang bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan pembangunan rumah. Salah satu jenis kayu yang sering dan cocok digunakan untuk kebutuhan ini adalah jenis kayu sungkai.

Kenapa harus memilih jenis kayu ini? Karena secara karakter, kayu dari pohon sungkai ini memang sangat sesuai untuk digunakan pada berbagai desain hunian minimalis.

Baca Juga : Mengenal Tanda Kemunculan Serangga pada Furniture Kayu

Desain minimalis sampai saat ini semakin banyak diminati untuk digunakan. Sungkai dipilih karena corak dari kayu ini juga sangat sederhana. Jenis kayu ini sering dipakai oleh kelas menengah, kendati demikian kualitas kayu dari pohon sungkai memang tidak bisa diremehkan.

Jika anda mempunyai budget yang cukup terbatas namun ingin mendapat hasil menarik, penggunaan sungkai bisa jadi pilihan menarik. Khususnya untuk bahan baku bagi berbagai perabotan rumah.

Dari Mana Asal Kayu Sungkai?

Papan kayu sungkai. Sumber: bukalapak

Baca Juga : Mengenal Jenis-jenis Material Pintu dan Mekanik yang Digunakan

Sungkai yang memiliki nama latin Peronema Canescens Jack adalah kayu yang berasal dari pohon sungkai. Pohon ini biasa tumbuh dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Seperti Sumatera Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sampai Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Persebaran kayu ini memang cukup luas di berbagai pulau di Indonesia, sehingga bisa dengan mudah diperoleh.

Pada dasarnya, kayu ini juga cukup mudah tumbuh dan berkembang di berbagai wilayah Indonesia. Mengingat negara ini memang dipenuhi dengan wilayah hutan yang menjadi penghasil kayu.

Baca Juga : Tips Mudah dan Aman Merawat Furnitur Kayu Agar Terlihat Seperti Baru

Seperti Apa Karakteristiknya?

Kayu sungkai dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 20 hingga 30 meter dengan pertumbuhan cabang yang mencapai 10 meter.

Bagian batang dari pohon ini berbentuk lekukan kecil lurus dengan diameter mencapai 60 cm. Rantingnya memiliki bulu halus dengan alur dangkal dan tidak berbanir.

Tekstur kayunya kasar, kesat, dan warnanya tidak merata. Pada bagian luar, warna kulitnya terkadang sawo muda atau kadang juga abu-abu. Sungkai biasa menghasilkan kayu dengan warna kuning muda dan krem.

Baca Juga : Serangga Pemakan Kayu yang Merugikan Selain Rayap

Secara umum, pohon sungkai tumbuh pada daerah dengan tanah dengan kandungan air yang tinggi. Contohnya seperti pada wilayah pinggiran sungai. Selain itu, tanaman ini juga banyak tumbuh pada area hutan sekunder yang mempunyai jenis tanah beragam.

Wilayah yang cocok untuk pertumbuhan pohon ini adalah wilayah dengan ketinggian hingga 600 mdpl pada daerah beriklim tropis yang kondisi tanahnya cukup basah.

Terdapat banyak furniture rumah tangga yang dapat diproduksi dari kayu sungkai. Contohnya yaitu meja, kursi, lemari, dan mebek lainnya.

Selain itu, bahan ini juga termasuk jenis kayu yang bobotnya ringan namun tetap kuat. Oleh karena itu, kayu ini juga banyak digunakan untuk rangka atap atau pondasi bangunan.

Motif yang ada pada kayu sungkai banyak dimanfaatkan untuk menjadi pelapis bangunan agar tampak alami. Meskipun karakternya kasar, serat dari kayu ini mampu menghasilkan motif kayu sederhana yang cocok digunakan bagi rumah minimalis.

Kayu ini termasuk dalam kelas kuat II, serta termasuk kayu dalam kelas awet II. Tentunya, kayu ini juga harus sepadan dengan harganya. Oleh karena itu, permintaan akan ketersediaan kayu ini memang cukup tinggi hingga bisa menjadi prospek bisnis yang menarik untuk dijalankan.

Punya Berbagai Keunggulan

Furniture meja kayu sungkai. Sumber: bramblefurniture

  1. Mempunyai serat dan corak yang terpahat jelas, sehingga cocok dipakai untuk bahan baku perabotan dengan tampilan alami.
  2. Proses produksi mebel dari kayu sungkai terbilang cukup mudah, sehingga banyak disukai para pengrajin untuk mengolahnya.
  3. Harganya terjangkau.
  4. Bobotnya ringan.
  5. Lebih cepat dan mudah untuk diolah.

Tetap Punya Kelemahan

  1. Kualitasnya dibawah kayu jati, ulin, dan sejenisnya yang berada pada kelas kayu yang sama.
  2. Kayu ini tidak cocok dipakai untuk bahan baku perabotan outdoor atau luar ruangan misalnya kursi atau meja untuk teras.
  3. Termasuk jenis kayu yang rentan terhadap serangan serangga, terutama rayap.
  4. Harus dilapisi dengan bahan pelindung untuk memperpanjang usia pemakaiannya.
  5. Mempunyai permukaan kayu yang kasar sehingga dapat mengganggu kenyamanan saat digunakan.
  6. Saat diolah menjadi furniture rumah seperti meja dan kursi, bahan ini akan menghasilkan decitan bunyi yang cukup mengganggu. 

Secara umum, penggunaan kayu sungkai harus dilapisi dengan penggunaan bahan atau cairan pelapis khusus. Sehingga perabotan rumah yang dihasilkan bisa lebih aman dan optimal untuk digunakan.

Rekomendasi Untuk Anda

    Pilihan Menarik Lainnya

      Leave a Comment

      Your email address will not be published.