alpaca adalah hewan berbulu lebat yang diambil bulunya untuk dimanfaatkan sebagai jaket

Serat Alpaka untuk Bahan Baku Tekstil Berkualitas

Serat alpaka yang berasal dari kulit hewan adalah bahan baku kebutuhan tekstil yang masih banyak digunakan dan disukai. Pakaian tebal berbahan dasar bulu hewan seperti jaket yang berasal dari serat alpaka untuk mereka yang tinggal di negara 4 musim bukanlah hal aneh.

Mengingat bulu hewan alpaka memiliki kehangatan yang dapat membantu menjaga suhu tubuh tetap hangat  saat musim dingin. Hal tersebut sangat dibutuhkan masyarakat yang tinggal di negara 4 musim ataupun di wilayah tropis dengan suhu cukup dingin.

Alpaka dan Pemanfaatannya

Ada berbagai jenis serat/kulit hewan yang dapat diolah dan dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia. Salah satu adalah alpaka, yang cukup sering dijadikan bahan baku pada industri tekstil.

Di daerah beriklim sedang hingga daerah dengan iklim dingin, pemanfaatan hewan berbulu tebal untuk bahan baku kebutuhan tekstil bukanlah hal yang baru. Untuk memenuhi kebutuhan terkait ketersediaan pakaian tebal, perawatan dan pemeliharaan hewan-hewan berbulu tebal juga dilakukan dengan cuku baik dan berkelanjutan.

Tidak semua hewan berbulu dapat dimanfaatkan bulunya untuk kebutuhan ini. Beberapa jenis hewan yang dimanfaatkan serat atau bulunya untuk kebutuhan ini di antaranya yaitu domba, ulat sutera, dan juga alpaka.

Berbeda dengan domba dan sutera yang bisa ditemukan di banyak negara, alpaka hanya ditemukan di beberapa wilayah. Alpaka hanya bisa hidup atau ditemukan di daerah Amerika Selatan yang dingin. Alpaka memiliki karakterisitk bulu yang tebal, yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pembuatan pakaian penghangat.

Begini Karakteristik Serat Alpaka

Alpaka atau alpaka adalah hewan menyusui yang mirip dengan unta. Alpaka termasuk hewan yang postur tubuhnya lebih kecil dibandingkan dengan llama dan bulunya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan industri tekstil.

perbedaan llama dan alpaka

Bulu alpaka memiliki karakter yang menarik dan cocok digunakan untuk bahan baku produk tekstil, karena:

  1. Halus dan lembut, namun tetap kuat
  2. Tahan air
  3. Tidak memiliki duri
  4. Tidak ada kandungan anolin, sehingga tidak dapat menimbulkan alergi pada kulit penggunanya
  5. Bulu alpaka lebih hangat

Karakter bulu alpaka yang halus dan lembut namun tetap kuat juga menjadi daya tarik tersendiri yang unik. Terlebih dengan adanya kandungan anolin yang membuat bulu alpaka sebagai bulu antialergi, sehingga tidak heran jika bulu ini juga semakin banyak digemari.

Bulu alpaka populer untuk dimanfaatkan di sekitar Amerika Serikat, Argentina bagian utara. Alpaka banyak digembalakan dan dikembangkan di beberapa wilayah, seperti Peru Selatan, Cili Utara, Pegunungan Andes di sekitar Ekuador dan juga di sekitar Bolivia Utara. Alpaka banyak digembalakan pada ketinggian sekitar 3500–5000 meter di atas permukaan laut.

Alpaka adalah hewan yang mirip dengan biri-biri. Selain diambil bulunya, juga sering dijadikan sebagai hewan peliharaan masyarakat untuk kepentingan pembibitan.

Bermanfaat untuk Bahan Tekstil

Alpaka adalah hewan yang termasuk dalam keluarga unta dan memiliki bentuk menyerupai llama. Serat atau bulunya sering dimanfaatkan untuk kebutuhan tekstil. Nah, serat dari hewan alpaka ternyata ada 2 jenis.

  1. Huacaya

Bagian serat dari alpaka yang dapat menghasilkan serat berupa spons yang lembut. Bagian huacaya juga memiliki kerutan alami yang membuatnya lebih elastis dan cocok digunakan untuk kebutuhan rajut.

  1. Suri

Selanjutnya, ada suri yang merupakan bagian serat yang tidak memiliki kerutan. Serat ini menjadi bahan baku benang untuk bahan tenunan.

Dari kedua jenis serat alpaka yang ada, secara umum bagian seratnya memiliki manfaat dalam pemenuhan kebutuhan bahan tekstil, yaitu:

  • Dapat diolah menjadi bahan pakaian, terutama jaket dan jas kelas atas.
  • Benang yang dihasilkan dari seratnya kerap digunakan untuk bahan merajut dan juga sebagai kain tenun.

Serat atau Bulu Hewan Lainnya untuk Kebutuhan Tekstil

Selain dari alpaka, ada serat atau bulu hewan lainnya yang juga dimanfaatkan untuk kebutuhan pemenuhan bahan baku tekstil.

Serat wol juga sangat populer

Sifat Serat Wool yang lembut dan sangat cocok untuk pakaian hangat

Wol adalah serat diperoleh dari kulit domba. Bahan wol relatif kasar teksturnya dan berkerut serta memiliki sisik pada permukaannya. Tiap jenis domba punya karakter serat yang bervariasi.

Semakin halus, semakin lembut, dan semakin hangat serat wol, maka semakin banyak sisik di permukaannya. Sementara jenis serat yang lebih kasar, tebal, dan tidak terlalu hangat justru memiliki lebih sedikit sisik pada permukannya.

Jika diperhatikan secara karakter, wol termasuk serat yang elastis dengan tampilan yang mudah berkerut. Serat ini lebih mudah untuk menyerap kelembaban namun memiliki suhu lebih tinggi jika dibandingkan dengan kapas.

Wol juga memiliki tingkat pelepasan panas, penyebaran api, dan pembakaran pada level lebih rendah. Material wol juga cukup tahan terhadap aliran listrik statis.

Serat wol juga memiliki berbagai manfaat, yaitu:

  1. Dapat diolah sebagai bahan baku pembuatan pakaian, seperti jas, baju hangat, sweater, jaket, celana, dan topi.
  2. Bisa digunakan untuk bahan baku pembuatan karpet, selimut, dan produk sejenis.
  3. Selain dapat dimanfaatkan sebagai produk yang akan digunakan untuk kebutuhan manusia, serat wol juga bisa digunakan untuk membuat karpet kuda dan pelana.

Serat sutera yang eksklusif

ulat sutera sumber serat sutera

Serat sutera berasal dari air liur ulat sutera saat masih menjadi kepompong. Serat sutera termasuk bahan yang dijual dengan harga cukup tinggi. Dibandingkan dengan jenis serat lainnya, sutera memiliki harga jual lebih tinggi.

Serat sutera terasa lebih nyaman dan lebih dingin serta mampu menyerap keringat dengan baik saat diolah menjadi pakaian. Tapi, serat sutera juga dapat mengalami perubahan warna menjadi kekuningan jika terlalu sering terkena paparan matahari secara langsung.

Bahan ini memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Berkilau, teksturnya halus, dan tidak licin
  • Bobotnya ringan namun kuat, tapi dapat lebih rentan dan kehilangan hingga 20% kekuatannya dalam kondisi basah
  • Termasuk material yang memiliki tingkat elastisitas sedang hingga buruk.
  • Bahan ini dapat dirusak oleh serangga, terutama jika begitu saja dalam kondisi kotor

Serat sutera memiliki manfaat yang besar terutama dalam industri tekstil, pengolahannya dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan kemeja, gaun, dasi, blus, pakaian dalam wanita, piyama dan pakaian dengan kualitas terbaik lainnya.

Rekomendasi Untuk Anda

    Pilihan Menarik Lainnya

      Leave a Comment

      Your email address will not be published.