Atap Bambu: Warisan Lama dengan Desain Mengagumkan

Jangan salah! Selain bisa digunakan sebagai rangka, bambu juga bisa digunakan secara langsung sebagai atap. Atap bambu bukan hanya mampu membuat tampilan rumah lebih unik, tapi juga akan membuat lingkungan lebih asri. Yuk, simak lebih lanjut mengenai atap dari bahan ini.

atap-bambuBosan dengan tampilan atap genteng, asbes, dan bahan artificial lainnya yang itu-itu saja? Bila Anda mendambakan tampilan rumah yang lain daripada yang lain dan menonjolkan sisi naturalnya, maka atap dari bahan bambu bisa jadi jawaban yang tepat.

Tapi sebelum kita membahas mengenai atap bambu, yuk, kita simak sekilas mengenai material bambu itu terlebih dahulu.

Bambu

Bambu sama sekali bukan bahan asing di masyarakat kita. Bersama dengan kayu, bambu telah digunakan sejak sekian lama untuk membuat furniture sampai bangunan. Beberapa daerah di Indonesia bahkan memiliki rumah tradisional yang keseluruhan bangunannya terbuat dari bambu.

Sayangnya, industri pemanfaatan bambu di negara kita jauh tertinggal dibanding kayu. Bahkan, industri mebel bambu masih kalah dibanding industri mebel berbasis rotan. Salah satu alasan yang membuat banyak orang enggan mengolah bambu adalah sifatnya yang lebih mudah rusak. Kalaupun ada bambu yang awet, harganya sangat mahal dan di luar jangkauan kebanyakan pengrajin mebel menengah dan ke bawah.

Padahal, dengan treatment yang tepat, kita bisa lho memanfaatkan bambu-bambu murah yang dianggap tidak awet. Salah satunya dengan menggunakannya sebagai material atap bambu. Atap dari bahan ini nantinya bisa digunakan untuk rumah-rumah pribadi, gedung bangunan pemerintah yang berbasis desain tradisional, sampai untuk kebutuhan usaha, misalnya:

1. Restauran
2. Kafe
3. Gazebo pada villa, hotel, dan lain sebagainya

alterntif text

Penggunaan bambu sangat jarang dan bahkan hampir tidak pernah dilakukan. Namun bukan berarti atap dari bahan ini tidak memiliki nilai lebih. Atap dari bambu selain mampu memberikan tampilan unik dan menarik, juga lebih kuat dibanding atap dari bahan alami lainnya. Harga bambu juga masih terjangkau sehingga tidak akan membuat biaya pembuatan rumah membengkak tinggi.

Yang lebih menarik, penggunaan aplikasi atap bambu ini juga menyajikan teknologi yang menakjubkan dari zamannya. Terbuat dari bilah bambu yang terbelah memanjang, atap disusun selang-seling dengan salah satu bagian yang menghadap ke atas dan ke bawah. Sehingga secara otomatis akan tercipta saluran pembuangan air dari bambu itu sendiri.

Dalam pembuatannya pun, mula-mula atap ini tidak memanfaatkan paku, skrup, dan bahan sejenisnya. Sehingga dasar dari desain atap ini sebenarnya sudah sangat kokoh dan bisa diandalkan untuk mewujudkan bangunan yang kuat.

Yang lebih menjanjikan, kekurangan atap dari bambu sedikit banyak juga sudah bisa diatasi teknologi di zaman ini. Misalnya saja soal sifat bambu yang tidak tahan terhadap perubahan cuaca. Kini, dengan teknologi pengecatan untuk outdoor, kekurangan ini bisa diminalisir. Tapi tentu saja Anda harus cermat dalam memilih cat yang tepat. Gunakanlah cat yang memang untuk eksterior seperti seri cat BioColours. Kelebihan cat tersebut adalah sifat film-nya yang fleksibel sehingga tak mudah rusak terpapar panas matahari.

Tips Merawat Atap Bambu

Atap bambu akan mudah rusak apabila tidak dirawat dengan baik. Oleh seba itu, lakukanlah perawatan sebagaimana poin-poin di bawah ini.

1. Lakukan pembersihan secara berkala ya. Apalagi bila di dekat rumah Anda terdapat banyak pepohonan yang daun-daunnya rontok. Bahan alam seperti bambu secara umum lebih rentan pada pembusukan dibanding bahan yang lain.
2. Jangan sampai lapisan finishing mengelupas dan rusak. Sebelum lapisan finishing mengalami kerusakan, Anda sudah harus melakukan refinishing. Kapan selang dilakukannya refinishing atau pengecatan ulang? Jawabannya tergantung pada produk cat yang digunakan. Ada produk cat yang harus dicat ulang 3 bulan sekali tapi ada juga yang 1 tahun sekali. Pastikan juga menggunakan finishing outdoor untuk cat atap bambu Anda.
3. Untuk menghindari kelembaban, sebaiknya pohon yang tumbuh di atas atap ditebang saja.
4. Rawat dan jaga ruangan serta taman Anda. Sebab kondisi ruangan dan taman pasti akan secara langsung berimbas pada kondisi atap bangunan.
5. Bila perlu, gunakan produk perawatan kayu dan bambu seperti Biopolish.

Langkah-langkah perawatan seperti ini bukan hanya akan membuat atap bambu Anda lebih awet. Tetapi, juga akan membuat atap terlihat lebih indah. Keindahan atap sendiri akan berimbas pada suasana dalam ruangan serta facade bangunan. Hal seperti ini sangat krusial bagi Anda yang menggunakan atap bambu pada bangunan usahanya. Misalnya pada restauran, kafe, dan lain sebagainya. Apabila kondisi atap terlihat buruk, tentu pelanggan akan enggan untuk mampir di restoran Anda, bukan?

Selain itu, perawatan pada atap dari bambu ini juga akan meningkatkan keamanan dalam bangunan. Ingat, tanpa dilakukannya perawatan, atap akan mudah rusak lantaran serangan jamur, rayap, semut, sampai teter. Perawatan yang memadai dan dilakukan secara berkala tentu akan mengatasi masalah-masalah tersebut.

Pengawetan Atap Bambu?

Kekurangan atap ini berasal dari fakta bahwa bambu adalah bahan organik sehingga mudah diserang hama. Solusinya bisa dilakukan pengawetan terhadap bambu sebelum dipakai untuk material atap.

Pada treatment pengawetan atap bambu, digunakan obat pengawet yang bisa memproteksi bambu dari serangan hama seperti teter, jamur, hingga lumut. Obat pengawet diresapkan sehingga memberikan proteksi yang baik. Sehingga secara otomatis, bambu menjadi “beracun” bagi hama penyerangnya.

Sangat sederhana bukan? Namun treatment pengawetan bambu tidak bisa dilakukan secara asal. Mari simak artikel berikutnya mengenai cara-cara pengawetan atap bambu yang benar untuk hasil maksimal.

Apakah Pengawetan untuk Atap Bambu Aman Dilakukan?

Di atas, kami mengatakan bahwa salah satu cara yang bisa dilakukan agar bambu lebih awet adalah dengan:

1. Melakukan perawatan yang baik dan secara berkala
2. Menerapkan bahan finishing atau cat outdoor (lebih baik lagi cat heavy duty)
3. Menerapkan treatment pengawetan

Treatment pengawetan dilakukan dengan meresapkan bahan pengawet pada substrat bambu. Bahan pengawet yang digunakan sendiri biasanya adalah obat antiserangga (insektisida) dan atau obat antijamur (fungisida).

Pertanyaannya, apakah menggunakan obat pengawet pada atap rumah dan bangunan secara umum adalah hal yang aman dilakukan?
Konsen perkara keamanan ini wajar sekali dipertanyakan. Untuk mengantisipasinya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

1. Wajib menerapkan bahan finishing. Bahan finishing berfungsi sebagai barrier atau pemisah lingkungan luar dengan substrat bambu. Bahan pengawet pada bambu tidak akan terekspos ke luar apabila dgunakan cat yang kualitasnya bagus.
2. Refinisng secara berkala.
3. Pemilihan bahan pengawet yang paling aman digunakan. Hindari menggunakan bahan pengawet yang tingkat toksisitasnya sangat tinggi.

BioCide untuk Mengawetkan Lantai, Dinding, sampai Mebel Bambu

Produk BioCide Insectcide adalah produk pengawet yang bisa digunakan untuk mengawetkan berbagai produk kayu dan bambu. Produk ini bisa diterapkan pada berbagai produk berbasis bambu lainnya seperti lantai, dinding dari bambu, sampai mebel bambu. Digunakannya BioCide Insecticide akan:

1. Membuat produk bambu bebas teter
2. Membuat produk bambu bebas rayap

Bambu juga akan terhindar dari masalah hama lainnya seperti adanya bugs, tawon penggali, sampai semut yang bersarang di dalam substrat tersebut. Produk ini memiliki sangat banyak keuntungan mulai dari sifatnya yang tahan lama sampai harganya yang terjangkau. Pemanfaatan produk ini juga lebih hemat sebab konsentrasi larutannya sangat tinggi dan menggunakan pelarut air. Jadi Anda tak perlu membeli pelarut solvent yang mahal.

Cara Membeli BioCide Insecticide

Ayo, beli BioCide sekarang juga. BioCide saat ini bisa dibeli dengan cara yang sangat mudah. Sebab, selain bisa membeli secara langsung di Bio Service Point, Anda juga bisa melakukan pembelian online.

Ya. Anda tak perlu lagi membuang-buang waktu dan tenaga. Caranya, hubungi saja CS kami via kontak yang disediakan di situs ini. CS kami akan memandu Anda dalam membeli produk ini. Gambaran besar tahapannya adalah sebagai berikut.

1. Diskusi dengan CS. Kebanyakan pelanggan yang baru pertama kali membeli produk kami pasti ingin berdiskusi dulu dengan CS. Silahkan menanyakan informasi yang dirasa diperlukan, dan CS kami pasti akan menjawabnya dengan informatif, ramah, dan juga profesional.
2. Kirimkan data pengiriman. Data pengiriman berupa nama Anda, alamat pengiriman, sampai jumlah BioCide yang dipesan. Data akan digunakan CS untuk memberikan informasi biaya yang harus dikirim sampai lamanya proses kirim.
3. Lakukan pembayaran menurut penjelasan yang diberikan oleh Customer Service kami. Kirimkan bukti pembayaran pada kami.
4. Tunggu pesanan Anda diproses. CS akan memberikan nomor resi pengiriman pada Anda.
5. Tunggu pesanan sampai. Selama proses ini kami juga akan membantu apabila kurir pengiriman tidak bekerja dengan baik.

Simpulan

Di era yang makin modern ini, banyak material atap yang terbuat dari alumunium, seng, sampai asbes. Penggunaan bahan alami apalagi produk plant based (berbasis tumbuhan) mulai jarang digunakan. Padahal, atap dari bahan alam bisa memberikan nuansa dan keunggulan tersendiri. Misalnya saja atap bambu. Atap dari potongan bambu ini sudah sejak lama digunakan oleh masyarakat Indonesia. Selain mampu membuat kondisi ruangan lebih asri, teknologi atap ini pun juga canggih pada masanya. Hanya memang dalam penerapannya, dibutuhkan perbakan di sana-sini. Salah satu alasannya karena bambu merupakan bahan yang kurang awet dibanding bahan lainnya.

Semoga bermanfaat ya. Nantikan terus berbagai informasi menarik lainnya di antiserangga.com.

Atap Bambu: Warisan Lama dengan Desain Mengagumkan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply